SYUKUR

March 18, 2008 at 10:59 am | Posted in Doa & Inspirasi: Puisi - wiseword | 1 Comment
Tags:

Apa yang harus aku ratapi…
Ketika lahir, hidup dan matiku ada di seutas tali takdir
Dan tersimpan dalam peti rahasia.

Apa yang musti kutangisi…
Saat badai duka datang menerjang dan merampas segalanya!
Tapi tersisa satu jiwa dan setitik asa.
Siapa yang akan kucaci maki
Saat luapan amarahku membara berpacu dengan waktu
Tapi aku tak punya kambing hitam.

Aku manusia….
Punya rasa dan asa
Punya derita dan bahagia
Punya nafsu dan logika
Karena aku tercipta untuk itu.

Terima kasih Tuhan….
Engkau sutradara Maha Hebat
Syukurku akan kutebarkan penuh pesona
Dalam festival kehidupan yang penuh warna
Bersama sejuta tawa dan derai bahagia…..

Aniroh, Jakarta, 24 Desember 2007

1 Comment »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. Bagussss banget puisinya, keluargaku termasuk keluarga yang “risiko tinggi” dgn kanker. Betapa sedihnya ketika dua kakakku positif kanker nasofaring dan payudara. Tapi kami akhirnya bisa menerima…..bahwa ini juga nikmat yang harus kami syukuri…..


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.

%d bloggers like this: