Penyuluhan Kanker

September 11, 2008 at 5:42 pm | Posted in Berita CISC | 6 Comments

Asyiknya berkesempatan memberi penyuluhan kanker ibu-ibu PKK

 

Seperti biasa kami bergantian tugas dalam memberikan penyuluhan kanker pada kelompok masyarakat yang mengundang. Kemaren, tanggal 10 September kami diundang pada pertemuan rutin Ibu-Ibu PKK di Kelurahan Cipayung, Jakarta Timur. Kebetulan, Ibu Lurahnya adalah pasien kanker yang sering curhat melalui telp padaku dan mbak Yuniko. Jadi kita belum pernah saling bertemu muka.

 

Hari itu adalah giliranku dan Dyta yang bertugas memberikan penyuluhan. Malam sebelum pertemuan, Ibu Lurah menelepon menanyakan apakah ada Dokter (onkologi) yang akan hadir. Kujawab, “wah, maaf yang akan membawakan adalah mantan pasien yang sudah mendapat sertifikat sebagai penyuluh kanker oleh Perhimpunan Onkologi Indonesia (POI). Kami telah beberapa kali mengikuti Train of Trainers (TOT) Penyuluh Kanker yang diselenggarakan POI.”

 

Jam 10 pagi kami datang. Ternyata acara rutin PKK sudah dimulai. Tepat juga, ternyata tidak molor. Lebih dari 30 orang ibu-ibu hadir di acara itu. Selesai memperkenalkan diri, kami mulai memberikan penyuluhan tentang kanker, terutama kanker pada wanita yaitu kanker payudara dan serviks. Juga tentang pencegahan, faktor resiko kanker dan deteksi dini serta tidak kalah pentingnya adalah pola hidup sehat. Ternyata Ibu-Ibu sangat antusias. Banyak sekali pertanyaan-pertanyaan sekitar kanker yang bisa kami jawab dengan jelas dan memuaskan. “Ternyata tidak mengecewakan walau yang hadir hanya mantan pasien” kata bu Lurah. Yha, ini semua adalah hasil dari TOT, seminar-seminar kanker yang kami ikuti, pengalaman kami sebagai pasien kanker dan sebagai bagian dari CISC yang sering berhubungan dengan pasien kanker. Juga dari telah banyaknya penyuluhan kanker ke masyarakat yang kami berikan. Dari antusiasme Ibu-Ibu, dapat diambil kesimpulan bahwa ternyata masyarakat sangat haus informasi tentang kesehatan (kanker).

Usai penyuluhan, kami diajak bu Lurah untuk mengunjungi warganya yang mengidap kanker payudara tapi masih dalam kondisi menutup diri dan tidak hadir dalam pertemuan tersebut. Untuk meyakinkan bahwa kami pasien juga minta dibuktikan, terpaksalah Dyta membuka bajunya beserta atributnya… Barulah Ibu itu kaget dan tersenyum karena ternyata ibu-ibu yang cantik-cantik dan energik ini SUJI (susu siji) juga….hahaha  …. Kami tertawa bersama.

 

Walaupun haus karena puasa kami berdua sangat bahagia karena ada dua hal penting yang kami lakukan hari itu. Memberi penyuluhan dan memberi support. Yha, kedua hal itulah yang selalu ingin dilakukan oleh CISC.

Nah, Ibu-Ibu Lurah yang lain atau Anda-anda yang memerlukan kami CISC untuk memperkenalkan kanker di lingkungan Anda, kami siap membantu Anda memberikan penyuluhan kanker secara cuma-cuma. GRATIS lho.

 

Terima kasih pada POI dan dokter-dokter onkologi yang telah membekali kami pengetahuan tentang kanker yang sangat perlu untuk disebarkan pada masyarakat. Mudah-mudahan kanker akan semakin dikenal dan masyarakat akan lebih peduli pentingnya POLA HIDUP SEHAT dan deteksi dini kanker sehingga di masa mendatang kasus kanker stadium lanjut akan berkurang. 

 

Bravo CISC !!!

Salam hangat Sri & Dyta

6 Comments »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. Mbak Sri dan Mbak Dytha,

    Semoga penyuluhan yang diberikan mampu membuat ibu-ibu yang hadir untuk lebih peduli tentang kanker, sebisa mungkin mencegahnya dengan pola hidup sehat serta memasukkan deteksi dini kanker sebagai bagian pemeliharaan kesehatan.

    Pola makan sehat sebagai salah satu bagian penting pola hidup sangatlah tergantung pada peran ibu-ibu. Mengupayakan makanan sehat bagi seluruh keluarga yang kaya serat yang bersih, bergizi seimbang dan yang bebas pengawet, pewarna, penyedap dan pemanis buatan harus dilakukan mulai sekarang. Jangan menanti hingga kanker timbul.

    Mbak Dytha, buka-bukaannya pasti bermanfaat. Hehehe.

    Salam CISC, Yuniko

  2. Halo,Membaca cerita tentang mbak Dytha yang terpaksa ‘openhouse’ di depan teman bu Lurah, bikin saya teringat kelakuan saya yang mungkin rada ‘menyimpang’, paska operasi Ca payudara kiri saya 3 tahun yll. Setelah saya menjalani mastektomi, banyak orang-orang di sekitar yang terang-terangan atau tersamar, atau rada sungkan-sungkan, bertanya sama saya “dipotong habis, gitu?” atau “sekarang bentuknya gimana?” atau “jadi rata dong?”…saya makluuum banget dengan munculnya pertanyaan2 itu. Naah, daripada mereka penasaran, saya jadi nekad menawarkan diri (tepatnya menawarkan dada) : “Mo liat?”….”aku tunjukin yaa”…”Nii, liat aja sendiri…”. Dengan catatan, tawaran itu khusus untuk keluarga dan sahabat2 yang paling dekat (perempuan semua lho…gila apa laki!). Sekarang, kalo ingat kelakuan saya saat itu, saya jadi heran sendiri. Karena aslinya saya sangat pemalu, buka-bukaan di depan kakak2 perempuan atau sahabat saja saya nggak berani. Astaga! Rupanya kanker mampu membuat saya jadi seorang ‘eksibionis’:D. Kalau saya coba telaah, sikap saya itu mungkin karena adanya dorongan di bawah sadar untuk memberikan warning pada orang2 yang paling saya sayangi, supaya selalu waspada, menjaga pola hidup sehat, agar nggak kena kanker seperti saya. Mungkin…Salam, ida

  3. tentang tingkah mbak dhyta, memang suka bikin geli kami teman2nya kalau dia bercerita. pernah karena datang terlambat di acara rskd, buru-2 mau belok dia salah ambil jalur, waktu distop pak polisi dengan tenangnya dia bilang “maaf pak saya buru-2 mau kontrol nih saya baru habis ops payudara, kalau ga percaya nih lihat…! (sambil dia tarik sesuatu dari dalam dadanya…) alamak pak polisi sampai kaget setengah mati… silahkan ibu jalan lain kali jangan diulang lagi ya. dan banyak lagi tingkah teman-2 yang saling sharing dlm pertemuan SG CISC yang semua mengundang tertawa dan itu yang membuat kami serasa mempunyai ikatan yang begitu dekat antara satu sama yang lain, sehingga menganggap CISC sebagai rumah yang kedua yang selalu ingin disinggahi.

  4. Ini juga bentuk praktek terapi tertawa di CISC yha. Menertawakan diri kami sendiri juga merupakan terapi yang sangat sangat bermanfaat. Hehe.

  5. assalamualaikum.info nya boleh banget…..bu untuk menjadi penyuluh yg ditraining sm Poi itu info ke mana ya bu…makasih….astri. 081251203709

    • mbak Astri, rencana dulu setiap tahun kita akan adakan, tapi dengan satu dan lain hal belum bisa terlaksana.
      kemarin kami sudah rencanakan bulan Nopember, tapi kesibukan para pengajarnya jadi sepertinya mundur lagi. tapi jangan kawatir mb Astri, nanti kukabari kalau ada TOT lagi ya.
      salam CISC-sri


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.

%d bloggers like this: