CANCER CLUB IN INDONESIA
CISC – Cancer Information & Support Center
THE LEADING CANCER SUPPORT GROUP IN INDONESIA – SINCE 2003
VISI: Menjadi lembaga unggulan dalam memberikan dukungan serta layanan informasi pada masyarakat kanker dan awam menuju ‘Indonesia Peduli Kanker‘ .
MISI
1. Memberikan dukungan moral, emosional dan sosial bagi penderita maupun keluarga.
2. Meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat tentang kanker dan pentingnya deteksi dini.
3. Memfasilitasi hubungan harmonis antar berbagai pihak yang terlibat dalam penanganan kanker.
4. Menyediakan informasi yang tepat dan terkini tentang kanker.
5. Membentuk dan memperkuat jaringan internal dan eksternal untuk mendukung kegiatan lembaga
contact : cancerclubcisc@gmail.com
sms: 081388802009
Komunitas Kanker di Indonesia yang berpusat di Jakarta
Dengan cabang di Menado, Balikpapan, Semarang dan Bandung
AddMe – Search Engine Optimization
295 Comments »
RSS feed for comments on this post.
Leave a comment
Blog at WordPress.com. | Theme: Pool by Borja Fernandez.
Entries and comments feeds.
Jadwal Kegiatan CISC saat ini :
Setiap Rabu minggu pertama: SG di RSCM jam 15.00-17.00
Setiap Rabu minggu ketiga: SG di RSCM jam 10.00-12.00
Setiap Jum’at minggu kedua: SG Meeting di Imam Bonjol 51
jam 17.00-19.00
Setiap J’umat minggu terakhir: SG Meeting di RS.Mitra Keluarga KLP Gading
jam 16.00-18.30
Comment by Supraptini — June 28, 2007 #
SG(Support Group) CISC di RS MITRA Keluarga Kelapa Gading, Auditorium lantai 5 diadakan JUM’AT, 29 MEI 2009. Tema KANKER RAHIM narasumber: dr. Widiyanto, SpOG. GRATIS.
Comment by benny CISC — May 21, 2009 #
Saya ingin aktif ikut dalam support meeting karena saya seorang cancer survivor.
Comment by Yunny Christine — October 18, 2007 #
saya penderita leukemia, sudah empat tahun.
saya cape…
trims.
Comment by oce — June 9, 2009 #
Hai….sahabat cisc semua
saya seorang ibu usia 53 th.pengidap servics cancer ingin bergabung di cisc untuk pengetahuan bagi penyembuhan kanker yg saya derita.saya sdh berada di stad.2b sudah diradiasi 2 x tapi msh tetap ditemukan sel kanker ganas.saya tidak bisa dioperasi.kalau msh stad.2a msh bisa doperasi.saya ingin pendapat dari orang yg survive dari kanker leher rahim seperti saya.alternatif apa dan dimana?.senang ada klub ini bisa berbagi disini.thx
Comment by sheila s. — August 7, 2009 #
harus berjuang..jangan ,menyerah seperti adekk saya yang sekarang juga terserang leukemia
Comment by muti — August 12, 2009 #
Buah Sirsak, Pembunuh Kanker (Terjemahan Bebas)Share
Wednesday, October 21, 2009 at 1:37pm | Edit Note | Delete
Soursop, buah dari pohon Graviola adalah pembunuh alami sel kanker yang ajaib dengan 10.000 kali lebih kuat dari pada terapi kemo.
Tapi kenapa kita tidak tahu?
Karena salah satu perusahaan Dunia merahasiakan penemuan riset mengenai hal ini se-rapat2nya, mereka ingin agar dana riset yang dikeluarkan sangat besar, selama bertahun-tahun, dapat kembali lebih dulu plus keuntungan berlimpah dengan cara membuat pohon Graviola Sintetis sebagai bahan baku obat dan obatnya djual kepasar Dunia.
Memprihatinkan, beberapa orang meninggal sia2, mengenaskan, karena keganasan kanker, sedangkan perusahaan raksasa, pembuat obat dengan omzet milyaran dollar menutup rapat2 rahasia keajaiban pohon Graviola ini.
Pohonnya rendah, di Brazil dinamai “Graviola”, di Spanyol “Guanabana” bahasa Inggrisnya “Soursop”. Di Indonesia, ya buah Sirsak. Buahnya agak besar, kulitnya berduri lunak, daging buah berwarna putih, rasanya manis2 kecut/asam, dimakan dengan cara membuka kulitnya atau dibuat jus.
Khasiat dari buah sirsak ini memberikan effek anti tumor/kanker yang sangat kuat, dan terbukti secara medis menyembuhkan segala jenis kanker. Selain menyembuhkan kanker, buah sirsak juga berfungsi sebagai anti bakteri,anti jamur(fungi), effektive melawan berbagai jenis parasit/cacing, menurunkan tekanan darah tinggi, depresi, stress, dan menormalkan kembali sistim syaraf yang kurang baik.
Salah satu contoh betapa pentingnya keberadaan Health Sciences Institute bagi orang2 Amerika adalah Institute ini membuka tabir rahasia buah ajaib ini. Fakta yang mencengangkan adalah: Jauh dipedalaman hutan Amazon, tumbuh “pohon ajaib”, yang akan merubah cara berpikir anda, dokter anda, dan dunia mengenai proses penyembuhan kanker dan harapan untuk bertahan hidup. Tidak ada yang bisa menjanjikan lebih dari hal ini, untuk masa2 yang akan datang.
Riset membuktikan “pohon ajaib” dan buahnya ini bisa :
ü Menyerang sel kanker dengan aman dan effektive secara alami, TANPA rasa mual, berat badan turun, rambut rontok, seperti yang terjadi pada terapi kemo.
ü Melindungi sistim kekebalan tubuh dan mencegah dari infeksi yang mematikan.
ü Pasien merasakan lebih kuat, lebih sehat selama proses perawatan / penyembuhan.
ü Energi meningkat dan penampilan phisik membaik.
Sumber berita sangat mengejutkan ini berasal dari salah satu pabrik obat terbesar di Amerika. Buah Graviola di-test di lebih dari 20 Laboratorium, sejak tahun 1970-an sampai beberapa tahun berikutnya. Hasil Test dari ekstrak (sari) buah ini adalah :
ü Secara effektive memilih target dan membunuh sel jahat dari 12 type kanker yang berbeda, diantaranya kanker : Usus Besar, Payu Dara, Prostat, Paru2, dan Pankreas.
ü Daya kerjanya 10.000 kali lebih kuat dalam memperlambat pertumbuhan sel kanker dibandingkan dengan Adriamycin dan Terapi Kemo yang biasa digunakan!
ü Tidak seperti terapi kemo, sari buah ini secara selective hanya memburu dan membunuh sel2 jahat dan TIDAK membahayakan/ membunuh sel2 sehat!
Riset telah dilakukan secara ekstensive pada pohon “ajaib” ini,selama bertahun-tahun tapi kenapa kita tidak tahu apa2 mengenai hal ini? Jawabnya adalah : Begitu mudah kesehatan kita, kehidupan kita, dikendalikan oleh yang memiliki uang dan kekuasaan!
Salah satu perusahaan obat terbesar di Amerika dengan omzet milyaran dollar melakukan riset luar biasa pada pohon Graviola yang tumbuh dihutan Amazon ini. Ternyata beberapa bagian dari pohon ini : kulit kayu, akar, daun, daging buah dan bijinya, selama berabad-abad menjadi obat bagi suku Indian di Amerika Selatan untuk menyembuhkan : sakit jantung, asma, masalah liver (hati) dan rematik. Dengan bukti2 ilmiah yang minim, perusahaan mengucurkan Dana dan Sumber Daya Manusia yang sangat besar guna melakukan riset dan aneka test. Hasilnya sangat mencengangkan. Graviola secara ilmiah terbukti sebagai mesin pembunuh sel kanker!
Tapi… kisah Graviola hampir berakhir disini.Kenapa?
Dibawah Undang2 Federal, sumber bahan alami untuk obat DILARANG / TIDAK BISA dipatentkan.
Perusahaan menghadapi masalah besar, berusaha sekuat tenaga dengan biaya sangat besar untuk membuat sinthesa/kloning dari Graviola ini agar bisa dipatentkan sehingga dana yang dikeluarkan untuk Riset dan Aneka Test bisa kembali, dan bahkan meraup keuntungan besar. Tapi usaha ini tidak berhasil. Graviola tidak bisa di-kloning. Perusaha an gigit jari setelah mengeluarkan dana milyaran dollar untuk Riset dan Aneka Test.
Ketika mimpi untuk mendapatkan keuntungan besar ber-angsur2 memudar, kegiatan riset dan test juga berhenti. Lebih parah lagi, perusahaan menutup proyek ini dan memutuskan untuk TIDAK mempublikasikan hasil riset ini.
Beruntunglah, ada salah seorang Ilmuwan dari Team Riset t id ak tega melihat kekejaman ini terjadi.Dengan mengorbankan karirnya, dia menghubungi sebuah perusahaan yang biasa mengumpulkan bahan2 alami dari hutan Amazon untuk pembuatan obat.
Ketika para pakar riset dari Health Sciences Institute mendengar berita keajaiban Graviola, mereka mulai melakukan riset. Hasilnya sangat mengejutkan. Graviola terbukti sebagai pohon pembunuh sel kanker yang effektive.
The National Cancer Institute mulai melakukan riset ilmiah yang pertama pada tahun 1976. Hasilnya membuktikan bahwa daun dan batang kayu Graviola mampu menyerang dan menghancurkan sel2 jahat kanker. Sayangnya hasil ini hanya untuk keperluan intern dan t id ak dipublikasikan.
Sejak 1976, Graviola telah terbukti sebagai pembunuh sel kanker yang luar biasa pada uji coba yang dilakukan oleh 20 Laboratorium Independence yang berbeda.
Suatu studi yang dipublikasikan oleh the Journal of Natural Products menyatakan bahwa studi yang dilakukan oleh Catholic University di Korea Selatan, menyebutkan bahwa salah satu unsur kimia yang terkandung di dalam Graviola,mampu memilih, membedakan dan membunuh sel kanker Usus Besar dengan 10.000 kali lebih kuat dibandingkan dengan Adriamycin dan Terapi Kemo!
Penemuan yang paling mencolok dari study Catholic University ini adalah: Graviola bisa menyeleksi memillih dan membunuh hanya sel jahat kanker, sedangkan sel yang sehat tidak tersentuh/terganggu . Graviola t id ak seperti terapi kemo yang tidak bisa membedakan sel kanker dan sel sehat, maka sel2 reproduksi (seperti lambung dan rambut) dibunuh habis oleh Terapi Kemo, sehingga timbul effek negative: rasa mual dan rambut rontok.
Sebuah studi di Purdue University membuktikan bahwa daun Graviola mampu membunuh sel kanker secara effektive, terutama sel kanker: Prostat, Pankreas, dan Paru2.
Setelah selama kurang lebih 7 tahun tidak ada berita mengenai Graviola, akhirnya berita keajaiban ini pecah juga, melalui informasi dari Lembaga2 tsb.diatas.
Pasokan terbatas ekstrak Graviola yang di budi dayakan dan dipanen oleh orang2 pribumi Brazil , kini bisa diperoleh di Amerika.
Kisah lengkap tentang Graviola, dimana memperolehnya, dan bagaimana cara memanfaatkannya, dapat dijumpai dalam Beyond Chemotherapy: New Cancer Killers, Safe as Mother’s milk, sebagai free special bonus terbitan Health Sciences Institute.
Comment by Bondan Widjanarko — November 8, 2009 #
Dear Yunny,
Thanks. Welcome to CISC. Kalau ada acara di luar jam kerja, akan kami kabari.
Comment by cancerclubcisc — October 18, 2007 #
Salam kenal…
Blog yang bagus. Sepertinya misi kita sama nih, Bu. Mungkin ke depan kita bisa bekerja sama, saling berbagi informasi, dan bahu-membahu mensupport penderita kanker. Kapan ada mengadakan acara di Surabaya?
Comment by Titah Rahayu — November 5, 2007 #
Hallo CISC,
Saya adalah survivor Lymphoma (Kanker kelenjar getah bening) dan bergabung pertama kali di CISC (April 2007)di RS Mitra Kelapa Gading. Ternyata dengan bergabung maanfaatnya sangat besar. Saya lebih optimis menjalani hidup, hati selalu gembira, dapat tambahan pengetahuan dari para dokter dan bisa memberikan support untuk pasien2 yang terkena kanker. Sukses selalu untuk CISC..
Comment by Agnes Emmy — November 26, 2007 #
Dear pengurus CISC
Salam hangat aku sudah pernah nimbrung acara CISC di RS Mitra Kelapa gading thank lho untuk hospitalitynya bahkan aku sempat dapat buku karangan Mbak Yuniko. selamat ya mbak isi bukunya sangat inspiratif. Ngomong2 singkatan CISC itu juga nama blog untuk club lain lho, CHELSIE INDONESIA SUPPORTING CLUB. jadi sedikit bingung aja kalau mau browsing. Salam untuk semua survivor kanker yang ada di Indonesia, tetap senyum karena pagi ini kita melihat matahari terbit. Untuk Mbak Prapti kalau pegal2nya belum hilang cari tukang urut aja. manjur lho…
Comment by Martini — December 6, 2007 #
Saya sangat tertarik bergabung di CISC karena saya baru saja kehilangan Ayah saya yang meninggal pada tgl 8 November, 2007 karena Kanker Rongga Perut. Saya berharap kontribusi saya nanti bisa membantu siapa saja yang harus berhadapan dengan Kanker baik secara langsung maupun tidak langsung. Bagaimana cara saya bergabung ? Terima Kasih.
Comment by Lucy Santoso — December 25, 2007 #
Yth Pengurus CISC,
Salam kenal,,Saya ingin bekerja sama, berbagi informasi dan berbuat yang terbaik mencegah dan menyembuhkan para penderita kanker di Indonesia..
Salam sehat dan sejahtera,
Pramafitri Adi Patria, dr
pramafitri@yahoo.com
Ph +62 812 28 92678
Comment by Adi Patria — January 9, 2008 #
Salam sejahtera bagi Anda semua. Mama saya meninggal tanggal 01 April 2003 setelah kurang lebih dua setengah tahun berjuang hidup melawan kanker payudara. Saya bergabung untuk mengenal para survivor yang tak pernah kenal lelah dan patah semangat untuk menyembuhkan penyakitnya. Saya juga seorang mahasiswi fakultas Psikologi salah satu perguruan tinggi swasta di Jakarta yang sedang skripsi dengan topik berkaitan dengan penyakit kanker. Saya sedang mencari responden untuk diwawancarai (tentu saja identitas diri responden akan dirahasiakan dan hasil skripsi tidak akan dipublikasikan untuk keperluan komersial). Bagi Anda yang memiliki info tentang: wanita pasien kanker rahim yang berusia antara 20-40 tahun, sudah menikah namun belum dikaruniai anak; saya sangat berterima kasih apabila Anda bersedia meluangkan waktu untuk menghubungi saya di 021-93553045 atau 08170123987, dapat juga via email ke smallbebek@yahoo.com. Selain info tentang responden, saya juga bersedia menerima sharing dari para survivor atau keluarganya. Terima kasih. Tuhan memberkati.
Comment by Michaela Maria — January 10, 2008 #
Hi…
Saya adalah pengurus lembaga yang juga peduli dengan kanker, nama lembaga “LPKI-Lembaga Peduli Kanker Indonesia” di Surabaya. Salut buat CISC coz selama ini kami disini lebih banyak melakukan penyuluhan tentunya dengan harapan masyarakat makin sadar dengan bahaya kanker. kapan CISC ke Surabaya? ingin sekali kami juga bisa melakuakn pendampingan dengan mensupport teman-teman yang terkena kanker.Sukses deh!!
salam kenal,lisa(Sain_sein@yahoo.com)
Comment by arlisa — January 11, 2008 #
Salam kenal Lisa, dimana saya bisa menghubungi Lisa
Comment by Melia — June 5, 2009 #
Salam kenal,saya pasien kanker payudara di Jakarta,sepertinya misi kita sama.Saya punya blog kankerpayudara.wordpress.com mohon bisa dilink di blog ini, agar sesama pasien kanker payudara bisa bertukar pengetahuan dan informasi. Terimakasih sebelumnya.
Comment by kankerpayudara — January 14, 2008 #
Saya seorang penderita kanker LIMFOMA yang sdh saya idap sejak 3 thn yg lalu,gejala awalnya mata saya sebelah kiri mengecil dan seperti juling,penglihatanpun double n sangat silau bila terkena sinar matahari,telinga sebelah kiripun sering berdengung,lalu saya periksa di RS Mata AINI d setiabudi,dokter bilang mungkin saya ada gejala kanker lalu saya di rujuk k RSCM dilakukan biopsi dengan mengambil sampel di kelenjar hidung sebelah kiri,dan positif saya mengidap kanker Limfoma dan di suruh kemoterapi,tapi karena ketiadaan biaya saya tidak menjalaninya,dan sekarang suara saya seperti hilang,makan minum susah,nggak bs bersiul,dahakpun nggak keluar,saya binggung apa yg harus saya lakukan,saya sangat membutuhkan bantuan,saya ingin bergabung dengan CISC gimana caranya?
phone : 081366392252
Email :zacklyadli@yahoo.com
Comment by zaki — February 6, 2008 #
Salam kenal,saya pasien kanker payudara di Jakarta,sepertinya misi kita sama.Saya punya blog mohon bisa dilink di blog ini, agar sesama pasien kanker payudara bisa bertukar pengetahuan dan informasi. Terimakasih sebelumnya.
Comment by kankerpayudara — February 9, 2008 #
Salam kenal,saya pasien kanker payudara di Jakarta,sepertinya misi kita sama.Saya punya blog kankerpayudara.wordpress.com mohon bisa dilink di blog ini, agar sesama pasien kanker payudara bisa bertukar pengetahuan dan informasi. Terimakasih sebelumnya.
Comment by kankerpayudara — February 9, 2008 #
Comment by kankerpayudara — February 9, 2008 #
ibuku kena kanker paru dan otak, terdeteksi setelah 6 bulan, skrng sudah stadium 4, waiting for miracle karena dengan biopsi n kemoterapi dll dia tak kan kuat,besok aku mau join cisc mudah2an daper ilmu dan teman, aku sendirian mengurus ibu.
salam kenal
shinta
hp 0816 – 1965207
Comment by shinta — February 21, 2008 #
Dear shinta,
Bagaimana keadaan ibu sekarang??
Saya sekarang merasakan apa yang kamu rasakan, pagi ini ayahku terkena kanker paru yang sudah metastase ke liver
Terapi apa saja yang sudah ibu dapatkan ?? dan bagaimana hasil dari
setiap terapi??
Terima kasih
Hp 08122375730
Comment by dr.Debora — June 7, 2009 #
CISC….menuju INDONESIA PEDULI KANKER!!! Mulia banget misi & visinya. Menebarkan harapan yang luar biasa untuk penderita kanker!!! Aku sangat tersentuh ketika anakku diberi sosis oleh teman sekolahnya dan dia mengatakan “Bunda, temanku makan sosis dan sharing sama aku, tapi aku bilang SOSIS ITU PAKE PEWARNA, PENYEDAP & PERASA, Bundaku kena kanker karena itu…..” Harapanku makin besar….bahwa CISC adalah suatu wadah yang mampu memberikan EDUCATION kepada semua orang, tidak hanya dikalangan medis dan pasien kanker, tetapi bisa merayap ke sekolah-sekolah,kelompok-kelompok ibu-ibu dan semua organisasi yang ada di negeri ini untuk mewujudkan INDONESIA PEDULI KANKER! Mencegah lebih baik daripada mengobati. Atau setidaknya jika kita tidak dapat mencegah, kita berusaha untuk meminimalisir risiko. Thx CISC
Comment by unyil — March 22, 2008 #
Ass.
Salam sejahtera bagi kita semua.
Saya ingin bertanya adakah Rumah Sakit terbaik untuk melakukan operasi kanker payudara di kota Medan. Saya butuh informasi tersebut secepatnya dikarenakan Ibu tercinta saya yang telah 3 bulan mengidap penyakit tersebut, dan saya tidak ingin penyakit tersebut terus hidup di tubuh Ibu saya.
Atas bantuan dan perhatiannya, saya ucapkan terimakasih banyak sebelumnya.
Wassalam.
Comment by adri — March 29, 2008 #
Dear Adri, gmn kondisi ibu km skrg? bgmn hasil pengobatannya? saya harap sudah jauh lbh baik dr kmrn…
Comment by Eva — September 6, 2009 #
Operasi kanker payudara harus dilakukan oleh dokter spesialis bedah onkologi. Setahu saya, ada beberapa orang dokter bedah onkologi yang berada di Medan. Rumah sakit yang dipilih tentunya adalah rumah sakit di mana dokter onkologi tersebut juga bertugas. Ditambah dengan fasilitas pengobatan dan pelayanan sesuai dengan yang diinginkan. Ada baiknya diskusikan dengan dokter onkologi Ibu Anda. Syalam
CISC
Comment by cancerclubcisc — March 30, 2008 #
Wah, gw jadi kepikiran nih…kita musti melengkapi database kita. (Gw bantuin dikiiiit aja ya ha-ha-ha) Penting lho mbakyu daftar nama-nama Rumah Sakit n dokter-dokter (terutama ongkologi) Syukur-syukur seluruh Indonesia. Kalo berkenan juga negara-negara tetangga. Sapa tau ada yang pengen ke luar negeri sekalian jalan-jalan he-he-he….
Comment by ani — March 30, 2008 #
Mba-mba di cancerclub, saya lihat itu Zaki kok gak ada yang menanggapi ya!!! Kasian lho kena LIMFOMA!!!Apa kategori orang tidak mampu emang mesti dicuekin dimana-mana?? Atau mungkin pengurus CISC udah follow up langsung ke emailnya zaki atau ke hp nya kali ya…(semoga, amin)
Comment by Aulia — March 30, 2008 #
Mbak Aulia, thanks telah mengingatkan. Tanggapan telah langsung di email ke Zaki. Tks perhatiannya juga. Salam CISC
Comment by cancerclubcisc — March 30, 2008 #
hidup memeang sebuah perjalanan, setiap orang mempumyai rute yang berbeda-beda. Satuhal yang paling penting adalah kesabaran dalam melaluinya. jangan pandang apa yang ada di sampinmg kita, tapi fokuslah terhadap apa yang ada di depan kita-kebahagiaan.
Saya tertatik untuk menjadi relawan.Bagaimana prosedurnya?
Comment by Anwar — March 31, 2008 #
Wow, welcome to CISC Anwar….terima kasih untuk kesediaannya menjadi relawan. silahkan hubungi Mba Yuniko melalui nomor di atas…..ada formulir yang mesti diisi, tapi yang paling penting adalah PUNYA RASA PEDULI YANG TINGGI he-he-he…peduli bahwa banyak teman kita yang susaaaaah banget gara-gara kanker,peduli bahwa kanker itu jahanaaaam banget, peduli bahwa obat-obat kanker mahalllll banget, peduli bahwa buat nyari kartu GAKIN susaaaaah banget, peduli bahwa ngantri radioterapi panjanggggggggg banget…peduli bahwa KAMI BUTUH TEMAN BERBAGI…
Comment by CISCer — April 1, 2008 #
ibuq baru saja didiagnosa kanker payudara stadium 3,2 minggu lalu habis dioperasi sekarang dia menjalani kemoterapi.
saya cuma ingin tahu bgm cara hidup yag baru pasca poerasi mulai pola mkan atau yang lainnya itu ada pantangan gak sih?
Comment by yusniar — April 25, 2008 #
Dear Yusniar,
Selama menjalani kemoterapi, tetap upayakan agar makan dengan nutrisi seimbang. Pola makan harus sehat, cukup protein dan kandungan nutrisi lain. Kurangi lemak dan upayakan makanan bersih dan bebas pengawet, penyedap, perasa. Banyak makanan berserat: yaitu sayuran dan buah-buahan. Banyak minum cairan bisa berupa juice dll. Tidak ada pantangan yang khusus.
Semoga ibunda Yusniar menjalani kemo dengan lancar dan sehat.
Salam CISC
Comment by cancerclubcisc — April 28, 2008 #
dear CISC,
salam kenal dari penyintas kanker. salut dengan kegiatan klub ini. boleh ya, saya link dalam blog saya (http://ayomari.blogspot.com)
Comment by sima — April 30, 2008 #
dear,
tindakan medik apa yg harus dilakukan untuk deteksi dini kanker? ibu saya ada benjolan di bawah tulang pipi yg mengganggu pernafasan. dan kira2 biaya-nya berapa untuk tindakan medik tersebut.
terima kasih.
Comment by ipanx — May 6, 2008 #
coba ke rspad senen disitu ibu anda bisa dibiopsi utk mengetahui
stadium kankernya,biaya biopsi kira2 duaratus lima puluh ribu.di
rspad tdk mahal.kalo radiasinya mmg mahal sekitar delapan belas
juta tp bs minta keringanan.ok,semoga teratasi ya
Comment by sheila — June 8, 2009 #
Ibu Mimi yang saya hormati.
Ijinkan saya untuk memperkenalkan diri terlebih dahulu. Nama saa Ulfa N Budiasih. Saya adalah mahasiswi fakultas psikologi UI. Saat ini saya sedang melakukan penelitian untuk skripsi saya. Mengenai wanita dewasa madya(40-65tahun) yang mengalami limpedema(pembesaran)lengan akibat pengobatan kanker payudara(operasi,kemoterapi maupun radioterapi).
Saya mengalami kesulitan dalam memperoleh subyek penelitian
kriteria subyek penelitian pada penelitian saya adalah
1.wanita
2.usia 40-65 tahun
3.pernah menjalani pengobatan kanker payudara
4. mengalami limpedema lengan
jika Ibu-ibu berminat untuk menjadi responden dalam pengisian kuesioner pada penelitian saya ini dapat menghubungi saya di oe_u_baik@yahoo.com atau sms ke 0812 9587 221 atau 021 99060928
data yang terkumpul akan terjaga kerahasiaannya dan hanya digunakan untuk kepentingan penelitian semata.
Saya mohon maaf jika ada kata-kata yang kurang berkenan dihati Ibu. Atas perhatian yang Ibu berikan saya mengucapkan terimakasih
Hormat saya,
Ulfa N Budiasih
Comment by ulfa — May 15, 2008 #
mau tanya, daftar rumah sakit dan alamat dr.ankologi di medan dimana ya?
Comment by noname — May 15, 2008 #
Tentang dokter onkologi di Medan, coba log on iso-poi.org. Karena itu adalah situs Perhimpunan Onkologi Indonesia. Mudah-mudahan disana sudah ada alamat n nama dr. onkologi yang ada di Medan. Tks. Salam CISC
Comment by cancerclubcisc — May 16, 2008 #
Hi,,,
Saya boleh tau alamat dari perkumpulan ini gak ??? Saya pengen ikut gabung. Gimana caranya ya??? Saya seorang mahasiswa,karyawan swasta dan juga seorang penderita kanker (Leukimia) yang ingin ikut share dan membantu (kalau bisa) sesama pasien kanker (khususnya leukimia)… Thanks.
Comment by andhigahidayatullah — May 17, 2008 #
Silakan hadir di pertemuan kami setiap 2 minggu sekali. Jumat ke dua di Jl. Imam Bonjol 51, Menteng. Sedangkan Jumat ke empat di RS Mitra Keluarga Kelapa Gading Jakarta. Jam 16.30 – 18.30 Kami tunggu kehadirannya…
Salam CISC
Comment by cancerclubcisc — May 17, 2008 #
Sahabat CISC, silakan berbagi pengalaman dan cerita seputar kanker di blog ini. Pasti bermanfaat bagi sahabat CISC lain yang membaca. Thanks sebelumnya.
Salam CISC
Comment by cancerclubcisc — May 17, 2008 #
Halo…Saya baru saja melakukan USG dan sepertinya ada kista di payudara kiri sebesar 1 cm. Kista di payudara itu apa ya? Apakah ada kemungkinan untuk menjadi kanker? Bagaimana treatment untuk kista tsb? Saya tidak memiliki saudara dengan riwayat kanker, usia saya 29 thn, menikah 2 thn belum punya anak. Apakah saya harus dioperasi? Atau bisakah kista tsb hilang setelah menstruasi bulan depan? Terimakasih atas informasinya. Salam!
Comment by riris — May 26, 2008 #
Maaf, kelupaan. Beberapa bulan yang lalu saya tes fertilitas dan beberapa kali disuntik dan minum obat. Menurut saya itu semua mengandung hormon. Apakah kista berhubungan dengan hormon tsb? Rencananya saya dan suami akan meneruskan kembali usaha untuk bisa hamil setelah berhenti selama 2 bulan ini, tapi apakah itu berbahaya terhadap kista di payudara saya? Trims banyak!
Comment by riris — May 26, 2008 #
dear pengurus CISC,
saya baru mengambil hasil biopsi ayah saya dengan hasil sebagai berikut:
Makroskopik:jaringan kecil 1/4cc putih
mikroskopik: jaringan nasofaring dilapisi oleh epitel gepeng berlapis normal.dalam lamina propria tampak sel-sel tumor yang tersusun difus.
inti bulat, besar dengan anak inti jelas.
kesimpulan: limfoma malignum, difusa, sel besar.
setau saya, ini KGB, mau tau stadiumnya or tingkat keparahan or harapan hidup, dll..pls infonya..sy blm ke dokter untuk konsul apalgi menceritakan ke ayah saya..
Comment by dina — June 2, 2008 #
pagi mbak Dina…
mudah-mudahan Bapak dalam kondisi sehat ya. untuk mengetahui stadium n tingkat keparahan dan harapan hidup pasien, sebaiknya mb Dina segera ketemu Dr yang merawat, dokter akan memberikan jawaban yang lebih akurat berdasarkan hasil biopsi tersebut dan saran2 u protokol terapinya. salam dari kami
Comment by cancerclubcisc — June 4, 2008 #
hello semua…. sy Naning,29 tahun survivor kanker burkit limphoma nota bene kanker paling agresif n langka, udah 4 tahun setelah terdiagnosis dan kemo. siapa bilang kemo bikin mandul. jangan takut untuk kemo, justru semakin lama tenggelam dalam kesedihan dan ketakutan ketika terdiagnosis kanker, maka akan semakin pendek umur dan harapan hidupnya. dan kebalikannya, semakin cepat tertangani, maka akan semakin besar harapan hidupnya. just sharing. ketika harus memutuskan untuk pengobatan, maka harus fokus dengan pengobatan itu. akan banyak masukan dan godaan yang mgkn sifatnya ingin membantu, menolong, meringankan penderitaan yg mungkin dengan alternatif ini itu, tapi yang membuat saya bisa sembuh dan bertahan sampai kemo selesai adalah iman keyakinan dan kasih. dr C. Suharti, SpPD,KHOM,Phd adalah dokter yang menangani saya, mengatakan satu hal ketika saya harus memutuskan untuk berhenti kuliah yang saat itu tinggal skripsi, dan harus fokus ke kemoterapi, Naning….lebih baik kamu mundur satu langkah tetapi kamu akan maju lima langkah. kamu akan sembuh.
Dan akhirnya memulai kemoterapi setiap dua minggu sekali, praktis hampir 6 bulan berada di RS.
Puji Tuhan, terlamapui semua. saya Imani dan saya Amini bahwa saya sembuh. saat itu satu prinsip saya, saya berserah pada Tuhan, saya menjalani pengobatan medis melalui kemoterapi dan berdoa, selebihnya biarkan Tuhan yang bekerja dan menentukan hidup kita, karena ketika menghadapi hal itu, saya hanyalah manusia lemah rapuh dan tak berdaya. setahun setelah kemo saya menikah, dan sekarang saya dikaruniai 2 anak yang ganteng dan cantik, lucu dan pintar, sehat pula…
kakak saya bergelut dengan kanker limphoma hodgkin selama 7 tahun, sudah pergi meninggalkan sejuta kenangan 19 februari 2008, ketika kankernya meluas seluruh tubuh. pengobatan yang terlambat, dia kemoterapi setelah 1 tahun terdiagnosa oleh karena tenggelam dalam ketakutan, takut mandul salah satunya. walaupun sempat membaik, ketika seluruh protokol kemoterapi sudah dia jalani, radiotherapy hampir tak berhenti, harapan hidup itu ada…..
ketika kanker kelenjar getah beningnya dinyatakan bersih, dan akhirnya muncul perluasan sel kanker di paru-parunya, di hati-nya, tulangnya. bahkan akhirnya darahnya pun mengencer tanpa kendali. tapi dia adalah pasien yang sangat taat, disiplin dan mempunyai semangat hidup yang luar biasa. hal yang saya harus contoh!. ketika semua sudah menyerah, hanya kembali pada satu hal, IMAN UNTUK KEDAMAIAN, seperti yang terucap oleh dia sesaat sebelum menghembuskan nafasnya yang terakhir… AKU PENGEN DAMAI……..
dan sekarang mas agung sudah damai di surga.
Selamat jalan kakakku…….kan selalu terpatri dalam hati, ketika kita saling menyemangati saat menjalani kemoterapi, saat bersama-sama tergolek lemah di RS, selalu kau katakan, tiada orang bisa mengerti kita, apa yang kita rasakan kecuali kalau orang itu sama-sama pernah merasakan. dia katakan juga, bercerita pada orang yang sehat dan tidak menderita kanker adalah percuma, karena mereka tidak benar-benar mengerti apa yng kita hadapi dan rasakan, yang akan kita dapatkan adalah rasa kasihan. doakan aku, agar aku dapat mendampingi anak-anakku sampai mereka dewasa nanti. amin.
Comment by Naning — June 6, 2008 #
apa kabar naning? tetap semangat dan saling menyemangati …
Comment by annamarie — July 15, 2009 #
Naning, pengalaman yang luar biasa. Setuju banget dan salut atas perjuangan, pengorbanan, keyakinan dan pengharapan pada Tuhan untuk sembuh. Semoga pengalaman ini memotivasi sahabat-sahabat penderita kanker yang lain.
Salam CISC – Yuniko
Comment by cancerclubcisc — June 6, 2008 #
Salam sejahtera,
Sepupu saya yg baru berumur 49 thn, baru saja terdiagnosa leukemia (lokasi Jakarta-Dharmais). Sepupu saya sangat down dgn kenyataan tersebut.
Saya berharap bisa melakukan kontak dgn penderita leukemia dan atau rekan2 leukemia survivors lainnya, guna bertukar pendapat dan informasi yang dapat berguna utk peluang kesembuhan sepupu saya.
Mohon kiranya rekan2 mau berbagi pengalaman dan informasi dengan saya dalam hal ini. Silahkan email ke saya di mikerumawas@yahoo.com
Semoga Tuhan menguatkan rekan-rekan sekalian.
Salam,
Michael Rumawas
Comment by Michael — June 7, 2008 #
Hello semua
Salam sejahtera..Saya Alia, saat ini saya menetap di Singapura..berdasarkan pengalaman saya menemani Paman dan Kakak sepupu (Bp Baramuli dan Aryanthi Baramuli) saya sangat terpanggil untuk menyediakan jasa di bidang medical travel, tujuan saya antara lain adalah membantu pasien-pasien dari indonesia untuk mendapatkan narasumber, baik memilih dokter maupun rumah sakit yg terbaik untuk menangani penyakit yg diderita sang pasien, begitu juga tempat tinggal, transportasi dan ticketing selama pasien menjalani treatment di Singapura..oh ya saya sempat menghadiri perhelatan cisc di yayasan dharmais(survivors gathering) Pa kbr Mbak Sri?..Mbak Ketua Panitia..waduh selamat ya,sukses banget acaranya, gaungnya sampai ke Singapura loh..tetapi buat tambahan sedikit, kok kemarin cuma ada rekan-rekan pers tapi media elektronik ndak di undang, paling tidak biar masyarakat luas lebih bisa mengenal lebih jauh CISC..ok deh please keep in touch…Regards & Take care.
Alia Suhaime
Telp : +65 9120 1477
Email:alia@alteaa.com.sg
Web :www.singaporemedication.com
http://www.patientservice.asia
Alteaa Travelnet Services
No 1 North Bridge Road
High Street Centre
#22-07 Singapore 179094
http://www.alteaa.com.sg
Comment by Alia Suhaime — June 11, 2008 #
Hai,salam kenal.
Saya seorang penderita kanker payudara,sudah operaso dan kemoterapi,di Bandung saya tidak menemukan komunitas kanker,akhirnya saat ini saya mendirikan kelompok kanker,saat ini sudah ada penasehatnya dokter onkologi dan dokter kandungan,sudah terbentuk organisasi,tapi kami masih baru,masih butuh suport dalam segala hal,nama kelompok kami BANDUNG CANCER SOCIETY,pertemuan kami adakan 2 bulan sebulan,kegiatan lain mengunjungi penderita kanker dan memberi dukungan moril,tolong bila ada saran kirim email saya Siafann@yahoo,com,makasih.
Comment by yanti setiawadi — June 13, 2008 #
hai, salam kenal juga Yanti, Selamat ya dengan adanya kelompok BCS, dah kukasihtahu teman-teman survivor di Bandung untuk bergabung dengan Anda. Sukses ya
Comment by cancerclubcisc — June 14, 2008 #
Hai Alia pa kabar juga ? aku n teman-teman baik-baik saja. tks ya atas supportnya. nanti kalau ada kesempatan bikin acara survivor gathering lagi, kita undang rekan2 dari media elect (.. apa mereka mau datang … ?? ) ok c u & take care. ohya ada juga anggota cisc di spore, Baby nanti kukirim datanya ya. salam sri
Comment by cancerclubcisc — June 14, 2008 #
saya sendiri, sudah didiagnose kanker nasofaring stadium 4b berdasarkan biopsi, ct scan dan endoskopi. sudah direkomendasikan untuk kemoterapi dan kemoradiasi. saya memilih pengobatan herbal karena resiko kemo yang dapat melemahkan fisik saya yang sudah rentan. pengalaman rekan2 saya menunjukkan kemo tidak menjamin kesembuhan, demikian pula herbal. tapi pengalaman teman kantor saya juga menunjukkan kesembuhan mereka dengan terapi herbal. kalaupun sembuh pasti lebih baik dengan resiko kecil. kalo memang dipanggil Tuhan ya udah, yang penting hidup berkualitas dan bermanfaat daripada menghabiskan hari2 dengan kemo yang membelenggu saya di RS, tak bisa ngapa-in.sekarang saya masih aktif di kantor, kerja layaknya orang normal…dan optimis karena ada bukti kesembuhan di dekat saya…YES
Comment by eka adimuryanto — June 16, 2008 #
Dear Eka,
Salut atas keyakinan untuk memilih terapi yang paling pas. Usia ditentukan oleh Tuhan. Kita hanya perlu berharap tak henti dan berupaya untuk mencari jalan kesembuhan.
Saya ikut mendoakan agar terapi herbal berhasil, Eka tetap aktif, hidup berkualitas, bermanfaat dan berarti. (hehe itu slogan CISC juga lho sebagai komunitas kanker yang tidak mau patah semangat).
Kapan-kapan kalau ada pertemuan CISC, datang dong.
Salam CISC – Yuniko
Comment by cancerclubcisc — June 16, 2008 #
salam kenal,
saya ingin ikut dengan acara yang diadakan oleh cisc. Bagaimana caranya?
Comment by Riny Mardiyanti — June 19, 2008 #
Thx u Mba Riny….atas keinginannya untuk bergabung di CISC. Silahkan hubungi mba Yuniko di 0816822868 atau Mba Sri 081388802009 atau Mba Ester 08158749700, biasanya setiap ada kegiatan kita dapet undangannya lewat sms
Comment by ani-ciscer — June 19, 2008 #
Mbak-mbak di CISC yang cukup rutin sms aku untuk info pertemuan, mohon maaf yang sedalam-dalamnya sebelumnya aku belum sempet dateng lagi. Aku masih sibuk nyari responden untuk skripsi. Sampai sekarang baru ketemu 1 orang pasien kanker rahim usia 30 tahun. Dari beberapa kenalan, aku dapet info katanya pasien kanker rahim yang berusia antara 25-25 tahun cukup sulit dicari. Apa benar begitu ya? Karena aku sendiri mengalami, lumayan sulit untuk ketemu dengan pasien yang berusia 25-35 tahun. Bagi siapa saja yang punya info, tolong beritahu aku ya. Terima kasih banyak sebelumnya. Sukses terus untuk kegiatan CISC dan untuk para survivors…doa + semangat hidup + usaha pengobatan yang tak kenal lelah = kesembuhan yang sesuai dengan rencana-Nya. Tuhan memberkati.
Comment by Michaela Maria — June 24, 2008 #
Salam hormat kepada semua pengurus CSIS
bagaimana caranya kalau saya ingin mempelajari atau bergabung dalam aktivitas CSIS dalam melakukan pendampingan, support atau penyuluhan terhadap survivor maupun masyarakat umum?
terimakasih
Comment by Arief R — July 6, 2008 #
bulan Nopember 2007 lalu bapak saya menjalani operasi kanker rectum stadiun 3. sebulan kemudian menjalani kemoterapi sebanyak 6 kali kemudian diteruskan dg pemberian Xeloda. Sampai sekarang bapak saya masih ditangani oleh dokter bedahnya termasuk kemoterapinya juga. Apakah ini terbaik atau kami harus mencari dokter onkologi?
Comment by aning — July 7, 2008 #
Syukurlah ayah sudah ditangani dengan operasi kemudian kemoterapi dan xeloda. Kalau masih memiliki keingintahuan lain tentang terapi, silakan melakukan second opinion ke dokter ahlinya. Dugaan saya, ayah sudah ditangani oleh dokter bedah digestif. Bisa juga konsul dengan ahli onkologi medis. Dengan expertise tim dari latar belakang keahlian yang berbeda-beda, tentunya kita berharap terapi terbaiklah yang akan diberikan.
Comment by cisc / ss — July 7, 2008 #
Mbak Aning, setiap RS/dokter mempunyai aturan/protokol penanganan kanker yang berbeda, ada RS yang dari urutan terapi sejak operasi – kemo ditangani oleh satu Dokter bedah onkologi, ada juga yang ditangani oleh Team yaitu operasi oleh dr bedah onko sedangkan kemo oleh dr medical onko, semua syah-syah saja. seandainya mbak Aning masih ragu, tidak ada salahnya untuk 2nd opinion konsultasi dg dr onko/med.onko yang lain. semoga Bapak selalu dalam Lindungan Tuhan YMK. Amin.
salam hangat dari kami – CISC/ss
Comment by cisc / ss — July 7, 2008 #
Buat Michaela Maria, kami juga mengucapkan terima kasih. Memang sulit untuk menemukan kanker rahim apalagi yang usia muda. disamping mereka sangat tertutup juga kebanyakan kanker rahim ditemukan dalam stadium lanjut, kalau dapat yang berusia 3o-an sangat beruntung. Itulah pentingnya untuk melakukan test pap/papsmear bagi setiap wanita dewasa atau yang telah melakukan hubungan sex minimum setahun sekali. dengan demikian mudah-mudahan jika ditemukan adanya kanker bisa diketahui lebih dini. good luck.
salam hangat dari CISC. ss
Comment by cisc / ss — July 7, 2008 #
Untuk Mas Arief,kami terbuka jika anda ingin bergabung dalam kegiatan CISC, silahkan…. terimakasih.
Tapi untuk mengikuti aktivitas dalam pendampingan, support ataupun penyuluhan diharuskan mengikuti tahap-tahap pelatihan terlebih dahulu. Biasanya kami diberikan pelatihan oleh Perhimpunan Onkologi Indonesia atau mengikuti pelatihan yang diadakan oleh Yayasan Kanker Indonesia, bagi pemula selalu harus didampingi dan harus mempelajari panduan-panduan supporting group bagi pasien kanker.
silahkan bergabung dan sampai jumpa.
salam dari CISC
Comment by cisc / ss — July 7, 2008 #
Saya ingin memberi komen untuk Naning (Lihat tgl 06 Juni 2008).
Naning adalah teman, saudara sekaligus adik seperjuangan waktu kita sama2 melawan lymphoma ” Burkitt” di RS. Telogorejo Semarang.
Luar Biasa buat kamu Ning, dan Tuhan memberikan segala sesuatu indah pada waktunya. Dulu kita sedih dan tertawa bersama, saling menguatkan. Siapa kira dengan Kemoterapi yang sedemikian berat, dan bahkan obat2 yang katanya ada resiko bisa membuat mandul, ternyata sekarang Naning di beri putra putri yang lucu…
Ok, sampai ketemu di Jakarta ya Ning, di TOT tgl 18 Juli. Hayoo, setelah pulang dari Jakarta, jangan lupa bangun CISC di Semarang. Aku sudah matur dengan Bu dr. C. Suharti lho.
Comment by Agnes Emmy — July 9, 2008 #
Dear kakak-kakakku ytc….
Mrs Yuniko dkk……….
Terima kasih udah mau mampir ke gubug ungaran… enjoy nggak????
well…saya hepi banget bisa bergabung bersama cisc, bersama kalian yang oke… maturnuwun,terimakasih,tengkyu,arigato!….
doain ya saya n survivor’s lain di smg bisa rintis cisc semarang. keep in touch yach…. God Bless!
Comment by Naning — July 30, 2008 #
Dear Naning,
Kunjungan ke Semarang kemaren di rangkaian simposium POI Jateng menjadi sangat mengesankan karena hospitality yang luar biasa dari Naning. Tahu baso Ungaran nya + sego pecel bu Surip yang yummy. Thanks a lot dari kami semua. Segera di wujudkan yha support group kanker di Smg. Teman2 survivor kanker semarang kemarin menunjukkan minat yang serius untuk bergabung.
Yuniko
Comment by cancerclubcisc — July 31, 2008 #
Dear smua..
Salam kenal.. nama sy Subhan, istri saya di vonis kanker payudara dari bln maret 2007, sampai bulan jan 08 sy mlakukan pengobata alternatif, tp ga berhasil, kami pergi ke Penang-malaysia dengan rekomendasi biaya yang bisa lebih murah drpd di Indonesia. saat ini istri sy sdh di chemo yang ke 8, namun jumat kmarin yg hrs nya chemo ke-9. dkter tdk mmberikan obat chemo. hanya herceptin saja. (tdnya pakai docetaxcel+herceptin+granacyd). alasannya kuku istri sy sdh pndarahan dan mo copot smua jadi tkut infeksi. sy sndiri di Indonesia jd ga tau keadaan yg sebenarnya. hanya logika sy mnjadikan saya ragu apakah dokter lebih mementingkan infeksi daripada kanker?! yang saya tau jika ibu mengandung tiba2 kandungan di katakan berbahaya bagi nyawa ibunya maka wajib digugurkan kandungan, mengapa hanya infeksi (walaupun saya tau perihnya copot kuku gmana) bisa mengalahkan kebutuhan chemo u membunuh kanker.klo sakit kan bisa di kasih penghilang rs sakit. apakah artinya kondisi istri saya begitu buruk? apakah sebaiknya saya bawa pulang saja?!? maaf banyak nanya, bingung skali.. mohon do’anya kami di beri kekuatan iman…
regards
subhan
Comment by subhan — August 5, 2008 #
Dear Pak Subhan,
Doa saya untuk Ibu dan keluarga… semoga semua terapi bisa berjalan lancar dengan kondisi Ibu yang prima.
Pak Subhan, pada saat menjalani kemoterapi sebisa mungkin infeksi harus dihindarkan karena bisa berakibat kurang baik. Akibat obat-obatan kemo, daya tahan tubuh akan menurun sehingga jika ada infeksi tambahan akan memperburuk kondisi. Dokter yang menangani akan menilai apakah kemoterapi ditunda, tetap dilaksanakan atau pilihan lain.
Semoga Ibu dan keluarga sabar menjalaninya, tetap optimis, berdoa dan berusaha agar kondisi tetap fit sehingga kemoterapi dapat dilaksanakan sesuai jadual.
Salam CISC, Yuniko
Comment by cancerclubcisc — August 7, 2008 #
betul kt ibu. td istri sy dah jumpa lg dokter, istri sy tdk kuat u di beri docetaxel. rencana akan diganti menjadi, hanya pihak sponsor yg membiayai blm tentu stuju, (istri sy dpt program gratis) yg saya pikirkan skarang biaya chemo nya. istri sy stad 4 metastase ke hati, limpa, paru2, getah bening. tdnya kami hnya kluar biaya sdikit, klo hrs kluar program itu mnjd mslh br lg buat sy, adakah jalan u meringankan biaya kami? (tp mudah2an pihak sponsor stju u ganti obat) mohon do’anya,
salam
subhan
Comment by subhan — August 8, 2008 #
Hallo,
Saya mendapat kesan bahwa para pasien yang bergabung dalam milis ini mendapatkan pengobatan secara konvensional, yaitu ilmu kedokteran dalam main stream yang ada sekarang, dan pengobatan dilakukan dalam bentuk operasi, chemotheraphy dan radiasi.
Saya sarankan untuk coba membuka wawasan terhadap cara pengobatan yang juga scientific dan dilakukan oleh dokter. Yang sanagt perlu diketahui adalah bahwa cara pengobatan kini sudah dianggap tidak manusiawi dan tingkat kesembuhan yang sangat rendah, kurang dari 2% saja. Ini angka statistik resmi. Chemotheraphy dan radiasi sendiri merupakan cara yang berbahaya dan dapat menimbulkan cancer baru, sehingga secara logis tidak pernah dapat menyembuhkan. Cara ini selain sangat mahal, juga ternyata sangat menyakitkan dan dibanyak kasus lebih mempercepat kematian.
Kami sendiri mengikuti Gerson Therapy, yang sangat ampuh digunakan untuk mengobati cancer. Saya bukan pengidap cancer, namun therapy ini digunakan untuk penyakit lainnya dan juga hanya untuk menjaga hidup sehat. Kami memiliki club seperti anda ini, dan Anggota milis kami juga ada beberapa pasien cancer yang sedang dalam penyembuhan. Therapy ini dapat dilakukan sendiri setelah mendapat penjelasan.
Ada informasi lain atas beberapa metoda penyembuhan cancer lainnya yang cukup baik juga dan hal ini perlu untuk diketahui.
Untuk yang ingin mendapatkan informasi ini dapat contact di GTandHealth@yahoogroups.com
Saya mendorong kegiatan support group seperti ini, dan mudah2an bermanfaat. Namun selain pemberian dorongan semangat, psychology dan semacamnya, perlu diinformasikan hal2 teknis medis yang dapat membantu pasien didalam menyembuhkan dirinya.
Semoga bermanfaat.
salam.
Comment by Omri — August 11, 2008 #
Saya mau tanya, apa dibenarkan seorang dokter bedah bukan dari bedah onkologi memutuskan untuk membedah pasien dengan tumor di payudara? Kenapa dokter tersebut juga tidak merekomendasikan ke dokter yang berwenang? Apakah keputusan dokter itu tepat?
Comment by deassy — August 13, 2008 #
Dear Deassy,
Sebaiknya tumor di payudara di bedah oleh dokter spesialis bedah onkologi. Mungkin ada alasan-alasan medis lain ataupun non-medis sehingga bedah dilakukan oleh dokter bedah tersebut. Sebaiknya ditanyakan ke dokter yang bersangkutan sehingga menjadi lebih jelas alasannya.
Kalaupun operasi sudah dilakukan, ada baiknya juga konsulkan dengan dokter bedah onkologi. Semoga semuanya baik-baik saja.
Yuniko
Comment by cancerclubcisc — August 14, 2008 #
Sdr Deassy,
hanya ikut komentar. Untuk menjawab langsung pertanyaan anda, dari yang saya ketahui dokter bedah bukan onkologi dapat dan berhak untuk membedah tumor payudara. Dokter umum juga dapat dan berhak membedah. Tidak ada pembatasan yang tegas dalam hal ini. Tinggal lagi sangat tergantung pasien apakah dia mau dibedah oleh salah satu dokter ini. Sebagai ilustrasi, dokter umum didaerah terpencil melakukan seluruh jenis operasi yang dibutuhkan pasien disana. Dia berhak melakukannya, walaupun belum tentu mampu.
Comment by Omri — August 16, 2008 #
Minta pendapatnya dong
Hal ini berhubungan dgn penyakit bapak saya, kronologisnya sbb:
Bulan February
– Mengalami batuk2 yang cukup sering
– Mudah mengalami kelelahan
– Kesulitan bernafas
Analisa dokter:
– Ada air diparu2 sebelah kiri
Penanganan:
– Sedot airnya
Hasil:
– Analisa air dari paru adanya indikasi kanker
– Batuk berkurang, mudah bernafas, akan tetapi selang 2 minggu air kembali memenuhi paru2
Bulan April
– Kembali mengalami kesulitan nafas
Analisa dokter:
– Scanning lengkap termasuk broncoscopi
– Operasi kecil untuk mengeluarkan air di paru2, kemudian di lem
Hasil:
– Organ didalam alhamdulillah normal dan berfungsi baik
– Operasi berjalan baik dan dilakukan pengeleman di selaput paru
Bulan Mei – Juni
– Terdapat benjolan pada daerah sekitar operasi
– Keluhan rasa sakit pada benjolan tersebut
Analisa Dokter
– Dilakukan radiotherapy terhadap benjolan
– Benjolan diindikasikan sebagai sumber sekunder, primernya tidak ketahuan
Hasil
– Benjolan mengecil, tetapi terdapat penebalan pada bagian lain
Bulan Juli – Agustus
– Ketika radioterapi kmbali adanya gejala batuk
– Penebalan pada bagian perut agak sakit
Analisa Dokter:
– Scanning
– Adaair di paru2 sebelah kanan??? (rembes kali ya)
– Kemoterapi
Hasil
– Hasil scanning untuk organ lagi2 alhamdulillah normal
– Kemo….no way….primernya aja gak ketemu…
Kondisi terakhir
– Penyakitnya agak membingungkan bagi pihak dokter, jadi banyak trial-erornya…(kayak bahan penelitian aja ya), terakhir sarannya kemo
– Secara fisik memang mengalami penurunan, akibat mentalnya juga ikut2an turun,karena bapak saya selama ini termasuk rajin menjaga kesehatan, tidak merokok, jarang sakit.
– mohon tanggapannya
trims
Comment by baron — August 21, 2008 #
Sdr Baron, kebetulan saudara saya ada yang memiliki keluhan yang sama. Saya bukan dokter dan hanya ingin share secara logika saja tentang penyakit ayah anda.
Air yang ada diparu paru terjadi karena system pernapasan tidak bisa mengeluarkan air yang masuk bersama udara. Ini biasa terjadi pada kondisi pneumonia. Kemungkinan kedua, memang ada massa cancer dicell paru paru. Kemungkinan kedua ini mestinya langsung dapat diketahui bila dilakukan PET Scan [apakah sudah dilakukan?]. PET Scan dapat secara jelas menentukan lokasi cancer. Bila memang tidak ada, ini adalah gejala pneumonia. Penyebab tidak langsung sebenarnya bukan hanya kondisi paru2 tetapi juga jantung. Bila kekuatan jantung menurun [jumlah detak permenit] karena otot jantung melemah, maka akan terjadi residu air didalam paru2. Gejala batuk yang sering terjadi adalah merupakan symptom bahwa paru2 kekurangan oxygen.
Pengalaman saya sangat jelek untuk rumah sakit dan dokter yang ada di Jakarta dalam kasus2 seperti ini. Komentar anda bahwa mereka trial and error kurang tepat. pada dasarnya saya katakan mereka tidak tahu dengan baik cara penanganannya, termasuk para professor yang katanya terbaik untuk bidang ini di Jakarta.
Saya tidak memberi saran anda untuk bagaimana karena saya tidak sejalan denganc ar pengobatan ortodox ini. Mudah2an bisa lebih mengerti kondisi yang anda hadapi.
Comment by Omri — August 22, 2008 #
Salam kenal semua..
nama saya mita. 3 tahun yang lalu, ibu saya meninggal karena kanker usus. Waktu itu saya belum tahu banyak tentang kanker,klub kanker, dll.
Saya kemudian menjadi semakin tertarik dengan penyakit ini, karena terdorong pengalaman..saya jadi ingin memerangi penyakit ini.
Sekarang saya kuliah di fakultas psikologi, dan sedang melakukan penelitian mengenai optimisme pada penderita kanker. Saya mempelajari sejauh mana dampak optimisme dapat membantu melawan kanker.
Karena itu saya butuh bantuan teman2 semua.
saya butuh info, data, bahkan kesediaan untuk wawancara.
Jika ada yang bersedia membantu please contac saya di star_zenital@yahoo.com atau 085624877075.
trims sebelumnya.
mari kita perangi kanker bersama-sama
Comment by Mita — September 1, 2008 #
Mbak Mita, silakan datang ke pertemuan support group kanker di Bandung. Nanti kami posting kan acara pertemuan mendatang di blog ini.
Semoga sukses selalu.
Yuniko
Comment by cancerclubcisc — September 2, 2008 #
Salam kenal semuanya,
Ibu saya penderita kanker payudara dan sudah dioperasi/diangkat tahun 1995. Jadi ibu saya hanya mempunyai satu payudara. Setiap tahun ibu saya rajin check up. Pada tahun 2006 hasil lab-nya mengharuskan ibu saya menjalani kemoterapi karena adanya sel-sel kanker di tempat yang sama. Akhirnya ibu saya menjalani kemoterapi setiap 3 minggu sekali sebanyak 12 kali. Saat ini ibu saya menjalani kemoterapi lagi sebanyak 6 kali. Baru dijalani 4 kali, dan fisik ibu saya menurun drastis. Dan sempat dirawat di rumah sakit selama 2 minggu, karena kondisinya kritis. Saya jadi tidak tega. Apakah kemoterapi ini harus tetap diteruskan atau dihentikan ? Hari Senin tgl 1 September 2008 ibu dicek lagi, dan hasil lab-nya bagus. Tapi apakah ada korelasi hasil lab bagus berarti juga kondisi ibu saya baik ? Karena saya melihat kondisi ibu saya tidak baik. Dan hari Jumat tgl 5 September 2008 dijadwalkan untuk kemoterapi ke-5. Mohon tanggapannya dan sarannya.
Trims.
Comment by Menik — September 2, 2008 #
Mbak Menik, Apakah dokter yang menangani tetap menyarankan untuk melanjutkan kemoterapi? Coba diskusikan lagi dengan dokternya. Kalau secara medis dianggap layak, sebaiknya stamina tetap dijaga agar kondisi umum tetap baik. Dan jaga agar kondisi psikis ibu tetap prima misalnya dengan memperhatikan, memahami keinginannya dan mendampinginya. Usahakan kondisi lingkungannya nyaman baginya dalam menjalani kemoterapi
Asupan nutrisi juga harus benar-benar baik, banyak minum cairan, istirahat cukup.
Selalu jaga komunikasi dengan dokter dan perawat yang menangani sehingga jika ada masalah bisa tertangani seawal mungkin.
Apakah Ibu ada di Jakarta? Kalau boleh dan memungkinkan kami ingin menjenguk Ibu. Doa kami selalu…
Yuniko – cisc
Comment by cancerclubcisc — September 2, 2008 #
Ayah saya penderita kanker rectum, sekarang BAB melalui colostomy. Ayah saya membutuhkan sumbat colostomy yg terbuat dr karet. Ada yang bisa bantu saya dimana membelinya ?
Comment by aning — September 5, 2008 #
Dear semuanya,
Salam kenal dari saya. saya ingin sharing dan minta pendapatnya tentang penyakit yg saya derita. saya didiagnosa terkena Tumor Paraganglioma di yang berada di tenggorokkan (Nasopharing), saya sdh menjalani Biopsi dgn diambil jaringannya dgn cara disedot memakai suntikan dari luar dan dlm tenggorokkan, CT Scan dan MRI. Saya dianjurkan oleh dokter untuk Penyinaran dan bukan operasi karena letaknya sangat rawan. Oleh karena itu saya bersedia dan siap untuk di lakukan penyinaran. Lalu saya dirujukan ke dokter yang lain (khusus bagian penyinaran), Setelah saya siap dan telah menjalani berbagai test, pada hari mau menjalani penyinaran tersebut ternyata saya di panggil oleh dokter yang menangani bagian penyinaran dan memberitahukan kepada saya bahwa beliau kurang yakin akan hasil biopsi yang sudah saya lakukan.dan beliau tidak sependapat dengan Dokter yang menangani saya sblmnya. Akhirnya saya batal melakukan penyinaran dan beliau meminta saya untuk di biopsi dengan cara di bedah. Lalu saya kembali ke Dokter saya yang pertama yang menangani saya dan berkeluh kesah dan hasilnya juga membingungkan menurut beliau tidak perlu biopsi dgn di bedah. hasilbiopsi yg sudah dilakukan sudah akurat. Akhirnya saya memutuskan untuk tidak berobat secara medis… Sebenarnya sampai sekarang yang masih membingungkan saya adalah biopsi yang akurat itu yang bagaimana untuk Tumor paraganglioma di Nasopharing. Mohon bantuan dan sarannya. Terima kasih.
Salam sejahtera,
Elisabeth
Comment by Elisabeth — September 5, 2008 #
Dear Aning,
Apakah sudah coba kontak Yayasan Kanker Indonesia di 021-3152603/3920568? atau hub ketua INOA (perhimpunan pemakai kolostomi) ibu Kemala di 08129208651.
Semoga mendapat informasi cukup dari sana. Salam CISC
Comment by cancerclubcisc — September 5, 2008 #
dear omri
thanks atas infonya….
Bapak saya telah meninggal dunia tanggal 25 Agustus jam 9 malam
regards
Baron
Comment by baron — September 9, 2008 #
Dear Baron,
saya turut berdukacita dan berdoa agar keluarga dapat cepat terhibur dan menjalani kehidupan normal kembali. Merawat anggota keluarga yang sakit cancer selalu menguras energi dan mental dengan berlebihan. Anda sendiri harus berusaha recover dari kondisi ini.
Apa yang terjadi dengan ayahanda saya harapkan dapat memberi hikmah tentang bagaimana buruknya kondisi pengobatan dan awareness masyarakat dan juga praktisi kesehatan mengenai cancer.
Sekali lagi saya turut berduka dan mendoakan anda.
Omri
Comment by Omri — September 10, 2008 #
Dear Pengurus dan Sahabat CISC,
Saya sedang meneliti kanker nasofaring pasca radioterapi 6 bulan sampai 24 bulan. Bilamana ada informasi mengenai pasien dengan kasus ini dimohon kesediaannya untuk menghubungi saya di 08118200727. Saya tunggu ya.
Terima kasih banyak.
Salam,
drg C Rini S,SpBM
Comment by C Rini S — August 20, 2009 #
drg Rini,
saya telah SMS kontak number temen kami. Mdh2an bisa membantu.
Salam CISC
Comment by cancerclubcisc — August 20, 2009 #
Dear Elizabeth,
Teman kami di CISC menderita kanker nasopharing sejak beberapa tahun yang lalu. Dan waktu pertama kali sudah didiagnosa stadium lanjut. Silakan berbagi cerita dan info dengan Pak Meddy di 08159978641.
Salam CISC
Comment by cancerclubcisc — September 10, 2008 #
Dear All,
Terima kasih atas infonya, saya akan coba menghubungi Pak Meddy.
Salam Elisabeth
Comment by elisabeth — September 12, 2008 #
dear cisc, saya baru saja selesai menjalani rangkaian therapy (BCT, radiasi, kemotherapy ) untuk kanker payudara saya. Saya ingin bergabung dan berbagi pengalaman ( dan perasaan ) dengan rekan2 di cisc. Bolehkah ? Kapan ada acara lagi ?
Regards
Hanie
Comment by hanie — September 13, 2008 #
Hallo Ibu Hanie,
Salam kenal. Bagaimana kabarnya?
Saya Eva, saya adalah mahasiswi fakultas psikologi. Saat ini saya sedang menyusun tesis mengenai breast cancer survivor. Bolehkah sekiranya saya meminta waktu ibu untuk wawancara mengenai pengalaman ibu menghadapi kanker.
Saya sendiri bisa dihubungi di segarapadma@yahoo.com atau di 021 83839122. dan mungkin ibu dapat memberitahukan no contact ibu yang dapat saya hubungi. Thx
Comment by Eva — September 6, 2009 #
Dear Hanie,
Senang sekali jika Hanie bisa bergabung. Acara CISC berikutnya adalah hari Jumat tgl. 26 September 2008 jam 16.00 di RS Mitra Keluarga Kelapa Gading. Lt. 5 Ruang Serba Guna.
Datang yha.
Salam CISC
Comment by cancerclubcisc — September 13, 2008 #
Alhamdulillah, CISC sudah ada di Bandung. Walau belum ada kantor sekretariatnya.
Perkenalkan saya Rita Prasetyowati, pasien CA Mammae sejak th 1997 dan sudah melakukan Mastektomi di tahun yang sama. Terhitung setelah operasi, selama 5 tahun secara periodik melakukan kontrol ke dokter bedah yang mengoperasi saya dan tiap tahunnya saya cek ke RS Dharmais.
Bulan Oktober 2006, kantor dimana saya bekerja melakukan check up rutin karyawannya. Karena saya mempunyai riwayat CA , maka Px darah direkomendasikan oleh dokter kantor ditambahkan dengan Px rutin lab untuk CA Mammae. Kebetulan waktu GCU mendekati waktu saya kontrol ke RS Dharmais. Sehingga hasil Lab dapat saya pergunakan untuk laporan ke dokter disana.
Betapa kagetnya saya juga tim medis poliklinik karyawan saat melihat hasil CEA yang cukup tinggi : lebih dari 40. Karena tidak yakin saya minta ijin untuk Px ke Lab lain untuk perbandingan. Dan alhamdulillah diijinkan perusahaan. Hasil ternyata tidak jauh beda. Saya periksa CT Scan, Rontgent. Kesimpulan dokter dimungkinkan ada meta ke selaput paru. Karena tampak ada benjolan yang menutup tulang iga kanan dari hasil rontgent.
Hasil langsung saya bawa ke RS Dharmais dan saat ketemu dengan dokter, disarankan untuk test ulang seluruhnya di RS tsb.
Hasil tdk jauh dgn hasil di Bdg dan dibaca oleh dokter. Dianjurkan untuk chemotherapy dan operasi lagi. Saya minta waktu untuk berpikir dan akhirnya saya putuskan untuk tidak melakukan operasi / chemotherapy.
Saya mencoba pengobatan Herbal ke seorang dokter di Jakarta.
Rutin minum obat Herbal selama 4 bulan dan vegetariant, ditambah minum juice buah dan sayur sehari 4 x, alhamdulillah sampai saat ini saya bisa beraktivitas normal. Namun pesan dokter jauhi stress.
Ada 1 buku menarik yang menjadi acuan dokter yang ditunjukkan kepada saya : Natural Strategies for Cancer Patients karangan Blaylock (maaf kalau salah tulis nama). Buku ini adalah hasil dari lebih duapuluh tahun riset nutrisi ditujukan untuk memperbaiki hasil pengobatan kanker secara konvensional dan dari pengobatan kanker dengan nutrisi saja.
Dibahas pentingnya memilih suplemen nutrisi yang berkualitas, pembunuh kanker khusus terkandung dalam buah dan sayuran, dan bagaimana nutrien saling bereaksi untuk memperkuat atau mengurangi kemampuan kanker mengendalikan makanan dan suplemen.
Sampai saat ini saya masih pantang daging merah. Dan memang sebaiknya untuk orang sehatpun pada usia 30 tahun keatas sudah mengurangi konsumsi daging merah ini. Ayam sebaiknya ayam kampung atau pejantan yang bebas dari suntik hormon. Ikan tidak masalah.
Mungkin untuk perdana ceritanya cukup dulu yach…banyak sebenarnya yang ingin saya bagi kepada semua pembaca disini.
Yang terpenting dalam menghadapi tiap penyakit, kita tetap kembali ke Yang Khaliq. Yakin dan posiitif thinking kepada Pencipta kita akan membuat hati kita ikhlas dalam menerima setiap kondisi. Dengan kita ikhlas, sabar dan tawaqal maka InsyaAlllah menjalani hidup ini dengan ringan.
Terima kasih untuk teman teman CISC Jakarta yang sudah berkunjung ke rumahku.
Kapan kapan aku ajak ke kebun, tidak jauh dari rumahku. Kita bisa berbagi cerita disana dengan suasana santai udara sejuk.
Salam CISC
Comment by rita prasetyowati — September 17, 2008 #
Comment by rita prasetyowati — September 17, 2008 #
Rita,
Ibu saya menderita kanker usus. Bisa saya minta alamat praktek dokter herbal di jakarta tersebut.
Terimakasih
Comment by Inggid — May 16, 2009 #
Salam kenal mba rita
kalo boleh saya pengen tau alamat pengobatan herbalnya dimana?
kebetulan saya punya anak penderita leukemia,dikemo 2,5 thn,dan baru selesai bulan lalu.Alhamdulilah sudah tidak ada sel2 ganasnya.Tapi saya pengen kasih untuk maintanancenya dia setelah lepas obat kemonya.Kalo mba ga keberatan kirim aja ke email saya.Mksh mba
Comment by sofie — June 23, 2009 #
Mbak Rita,
saya minta alamat praktek dokter herbalnya dong. Karena saya jg penderita ca payudara tahun 2006. Periksa lagi th 2009 sudah ada meta ke paru-paru.
Thx
Comment by ati — June 28, 2009 #
Mbak Ati,
Ini pesan dari Mbak Rita. Dokter yang menangani Mbak Rita namanya Dr. Anton Budiono. Praktek di RS AL Mintoharjo, Benhil – Jak Pus.
Salam CISC
Comment by cancerclubcisc — June 29, 2009 #
halo Rita senang ya bisa ketemu, Insyaallah minggu ini kami ke bdg, hadir kan dipertemuan BCS ?
jangan kecil hati, CISC berkembang bukan krn adanya kantor sekretariat tapi karena adanya sekretariat2 didalam hati msg2 anggotanya, tks atas kesediaannya bergabung untuk melayani saudara2 kita di Bdg.
memang benar, kunci keberhasilan terapi kanker adalah menjalani POLA HIDUP SEHAT, POLA HIDUP SEHAT & POLA HIDUP SEHAT !!! Sehat dalam berfikir, makan, kegiatan phisik dan ditambah lagi kegiatan spiritual berserah & memohon kepada Sang Khaliq, tapi bukan berarti juga kita tinggalkan semua terapi konvensional(operasi/radiasi/khemoterapi), mengingat kasus-kasus kanker berbeda-beda antara pasien satu dengan yang lain.
saya salut dengan Rita, pak Hendranata(pasien paru std 4) beliau berdua berhasil survive lebih dari 5 tahun bahkan Rita sampai 12 tahun. setelah menjalani terapi medis beliau2 menerapkan pola makan sehat, setiap hari menkonsumsi jus sayur. nanti ada kesempatan pak Hendra juga akan sharing melalui blog ini apa resep jus sayur yang sangat bermanfaat untuk tubuh kita dan nikmat rasanya.
mari kita mengubah hidup kita dengan belajar lagi melaksanakan POLA HIDUP SEHAT. HIDUP BARU BERSAMA KANKER.
salam hangat CISC
Comment by cancerclubcisc — September 18, 2008 #
Selamat pagi teman teman CISC,
Soal resep juice memang Pak Hendrata pakarnya…
Setelah aku cicipi…wuah…uuueeennnaakkk tenan… P. Hendrata kalau tiap pagi sample juicenya dikirim ke kantor Rita terus terang tidak menolak lho, kan dekat dari rumah Bapak…He he he he…mau enake dewe…Kan CISC tidak hanya berbagi tentang penyakit…yang harus dikonsumsi juga harus dibagi ke rekan rekan toh….Setuju kan…. (jawab serempak…Setuju!!!!prok prok prok prok…)
Eh maaf ya teman teman…diriku ini memang selalu humoris…dan ini penting bagi pasien Cancer….
Aku sudah baca buku karangan Mbak Yuniko…wah asyik banget tuh..Kisah, Refleksi dan HArapan Penderita Cancer. Mau tahu judul bukunya ? I Have Cancer It Doesn’t Have Me. Inspirasi yang membangkitkan Daya Hidup karangan R. Yuniko Deviana Cancer Information & Support Center (CISC) penerbit : OBOR. Nah di buku tersebut dianjurkan untuk bersikap HUMORIS.
Kalau pertemuan Minggu nanti dari Jakarta hari sabtu aja…langsung ke rumahku nginap..ntar Minggu ngabring sama sama…
Ditunggu konfirmasinya ya…
Tq. n salam CISC – Rita
Comment by rita prasetyowati — September 18, 2008 #
Mbak Rita, yang udah confirm ke Bandung ke acara BCS minggu ini adalah Mbak Sri. Met ngumpul-ngumpul yha.
Salam CISC – Yuniko
Comment by cancerclubcisc — September 18, 2008 #
Hallo…
makasih ya saya sudah diijinkan untuk datang pertemuan di bandung..
saya mau tanya, kapan ya pertemuan di bandung berikutnya? tempatnya di mana?
saya cari di blog ini tapi belum ada.
Oya, saya mau berbagi cerita sedikit.
kemarin saya bertemu dengan beberapa orang dari bcs, saya mau tanya apakah bcs dan cisc adalah club kanker yang sama?karena kemarin katanya agak sulit jika saya mencari responden untuk penelitian saya di bcs…
bagaimana dengan di cisc?
ijinkan saya kembali memperkenalkan diri saya :
Nama saya Mita Octavacariani. Saya adalah mahasiswi fakultas psikologi Maranatha. Saat ini saya sedang melakukan penelitian untuk skripsi saya. Mengenai optimisme pada penderita kanker.
Saya mengalami kesulitan dalam memperoleh subyek penelitian
jika rekan2 berminat untuk menjadi responden dalam pengisian kuesioner pada penelitian saya ini dapat menghubungi saya di star_zenital@yahoo.com atau sms ke 0856 248 77075 atau 022 92477827
data yang terkumpul akan terjaga kerahasiaannya dan hanya digunakan untuk kepentingan penelitian semata.
Jika diijinkan juga saya ingin sekali bisa hadir di pertemuan CISC Bandung agar dapat melakukan wawancara.
Saya mohon maaf jika ada kata-kata yang kurang berkenan. Atas perhatiannya saya mengucapkan terimakasih
Hormat saya,
Mita
Comment by Mita — September 19, 2008 #
Mita,
BCS tidak sama dengan CISC. Namun keduanya sama-sama Komunitas kanker yang terdiri dari penderita, keluarga dan yang peduli.
Kalau tentang menjadi responden, kami rasa memang tergantung individu yang bersangkutan. Di CISC Jakarta kami sangat biasa dan sering membantu mahasiswa2 psikologi, komunikasi sosial, arsitektur dll untuk bahan pembuatan thesis.
Selamat berjuang. Jangan patah semangat.
Salam CISC
Comment by cancerclubcisc — September 19, 2008 #
Dear all,
terima kasih untuk dukungannya…
kalau begitu ditunggu kbarnya mengenai pertemuan cisc di bandung.
salam hangat…
Comment by Mita — September 21, 2008 #
Dear mbak rita P.
Aq mau dong dimana bisa dapat buku NATURAL STRATEGIES FOR CANCER PATIENT
Comment by heru — September 26, 2008 #
Halo, saya belum mahir berkomputer, tapi saya ingin gabung di club ini, ingin menulis disini, bagaimanakah caranya? Thanks. Santi.
Comment by Santi — October 15, 2008 #
Santi,
Silakan menulis.
Salam CISC
Comment by cancerclubcisc — October 17, 2008 #
Saya mengalami kanker nasopharing untuk di kedua hidung Desember thn 2006,setelah itu pernah kemoterapi dan pengobatan alternatif,sebelah kiri sembuh bisa bernapas tapi yang kanan belum sembuh dan sekarang timbul benjolan dibawa telinga sebelah kanan.jamu tetap saya konsumsi + sirih merah.saya bingung apa yang harus dilakukan dioperasi apakah bisa…?dan kemo atau ada cara lain….tolonglah saya.terima kasih
Comment by Clara Rayon — October 17, 2008 #
Clara,
Sebaiknya segera konsulkan ke dokter yang pernah menangani agar bisa ditentukan harus diobati dengan cara yang paling baik. Setelah dilakukan pemeriksaan, dokter dapat menentukan apakah bisa dioperasi, kemoterapi atau radioterapi.
Clara, kalau perlu bincang-bincang dengan sesama penderita ca nasopharing, silakan tinggalkan no kontak Clara.
Salam CISC
Comment by cancerclubcisc — October 18, 2008 #
Terima kasih atas informasinya,saya ingin tahu apakah ada pengaturan mengenai pola makan dan apa saja yang bisa dimakan,dan buah apa saja.
dan ini no kontak saya 085855165203
Comment by Clara Rayon — October 18, 2008 #
Halo teman-teman CISC,
Saya ibu rumahtangga umur 50-an. Sepertinya yang menulis disini mayoritas masih muda, tapi banyak juga yang menanyakan mengenai ortunya yang menderita CA. Saya penderita kanker paru stadium3. Pada mulanya sangat sulit untuk tidak depresi. Tapi sejalan dengan waktu, dengan mendapat dukungan dari keluarga, teman2, setelah sekitar 3 bulan setelah divonis kanker, saya mulai bisa ‘menerima’ penyakit ini. Tentu saja sesekali merasa ‘down’ lagi, tapi memang begitulah keadaannya. Banyak yang memberi semangat untuk tetap positif, tetap ‘berpengharapan’ dan sebagainya……..tapi sepertinya tidak mudah dilakukan. Keadaan emosi suka naik turun, sebentar yakin, positif, ceria, tapi adakalanya juga bisa tiba2 sedih, merasa tidak yakin dll. Untuk yang punya ortu penderita kanker, cobalah untuk menjadi ‘teman’, dalam arti,terimalah keluhannya, berusahalah mengerti, jangan memaksanya untuk bersikap positif. Dengan mau mendengarkan dan berusaha mengerti penderitaannya, diharapkan penderita merasa dimengerti, diperhatikan dan disayang, yang dampaknya biasanya penderita akan merasa lebih baik dan timbul semangat kembali. Dukungan dari keluarga terutama sangat berdampak positif, itulah yang saya rasakan selama ini. Bila saya tidak mau makan, mereka dengan sabar dan telaten membujuk untuk makan, bahkan sering mereka menawarkan menyuapi makan………….juga terkadang ada yang membawakan buku2 untuk dibaca, entah itu novel atau buku2 spiritual,yang tidak bisa datang menjenguk/belum sempat, menyempatkan untuk sms atau telfon menanyakan apakah saya sudah makan, bisa tidur dsb. Tetapi tentunya harus diingat bahwa penderita kanker sering merasa lelah, jadi mungkin perlu membatasi waktu berkunjung, membatasi telefon, ini penting agar penderita dapat beristirahat cukup. Sekian dulu sharing saya, semoga bermanfaat.
Comment by Santi — October 20, 2008 #
ibu santi, apa boleh saya minta no kontak ibu?
trims
ake abc tv
Comment by ake prihantari — June 8, 2009 #
Untuk Clara,
pengobatan alternatif sangat beragam, ada yang sembuh dengan terapi ‘patuk ular’, rajin minum kunyit putih, dengan ramuan mahkota dewa,dengan ramuan cina,ada juga yang gabungan, misalnya kunyit putih ditambah herbal lain. Kemudian gabungan dari minum herbal ditambah terapi REIKI atau dengan MEDITASI bahkan digabung rajin berdoa, bagi yang beragama Islam, berzikir, shalat tahajjud, bahkan dengan jalan bersedekah. Menurut saya, Allah menyembuhkan orang sakit dengan berbagai cara, istilah humornya : Suka-suka Dia. Manusia diwajibkan berupaya mencari penyembuhan sesuai yang dia mampu. Kalau tidak mampu secara medis, ya alternatif, yang penting doa, usaha, dan yakin…….kata banyak orang. Terkadang hanya dengan berdoa saja suatu penyakit dapat sembuh………….itulah rahasia Illahi. Saya sendiri telah menjalani khemo 6x, dan sekarang sedang berupaya mencari pengobatan alternatif. Selama khemo sampai sekarang, saya selalu minum jus wortel + apel + brokoli mentah + sedikit tomat. Kata orang walau di khemo, muka saya terlihat seperti orang yang tidak sakit. Meskipun belum dinyatakan sembuh, saya tetap minum jus tersebut, ditambah doa malam setiap hari, rajin mohon ampunan Allah (Islam : Istighfar), berusaha menjauhi stress dengan jalan lebih mau sabar, tidak marah2, tidak berpikir negatif terhadap orang lain, berusaha memaafkan orang lain bila ada yang menyakiti, bahkan mendoakan mereka baik2………..( ini perlu latihan terus), dan tidak lupa bersyukur kepada Allah atas segala nikmat yang telah diberikannya kepada saya.
Clara, saya tidak bertujuan menggurui, maafkan bila tidak berkenan. Salam, Santi.
Comment by Santi — October 20, 2008 #
terima kasih atas saran dan masukan dari ibu santi.untuk jus wortel + apel + tomat itu yg saya minum dan u/ brokoli kata teman” kalau sudah kanker tidak boleh dikonsumsi….apakah ini betul atau tidak ….?
Comment by Clara Rayon — October 20, 2008 #
Mbak Santi,
Wah…wah mbak Santi salah duga. Di CISC banyak juga yang sudah lebih 50, tapi kalau nulis… bahasanya kayak anak muda yha karena memang semangat hidupnya semangat anak muda. Hehehe… Met bergabung yha Mbak.
Salam CISC
Comment by cancerclubcisc — October 20, 2008 #
Clara,
Saya tidak tahu persisnya, apakah brokoli tidak boleh dikonsumsi penderita kanker, tetapi saya banyak membaca di majalah kesehatan, justru brokoli itu antioksidan, saya hanya menambahkan sedikit pada jus saya, kira2 3×4 cm brokoli.Kalau anda ragu, mungkin bisa mencari di internet mengenai brokoli dan boleh tidaknya dikonsumsi penderita kanker. Untuk teman2 yang lain, mungkin ada yang mengkonsumsi brokoli? semoga bermanfaat.
Comment by Santi — October 20, 2008 #
Teman-teman CISC,
Salam kenal dari saya, meski belum jadi anggota, tapi saya senang bisa berkomunikasi dengan sesama penderita. Oh ternyata banyak yang oversek ya? (over seket atau over 50) he he. Saya juga ingin bergaya anak mude, tapi kan liat2 situasi dulu, nah sekarang sudah tau begitu ya saya juga mau bergaya mude ah………..selain menghibur diri sendiri juga lebih santai, jadi saya tidak dianggap ibu-ibu yang sok muda ya?? Ok, pokoknya saya senang dengan adanya CISC ini, sangat melegakan, sebab di rumah saya suka merasa sepi, mau pergi2 belum kuat, suami ke kantor, anak bekerja………….sepi kan? Dulu waktu pertama saya divonis kanker, saudara2, teman, tetangga berdatangan, setiap hari saya mendapat tamu, tapi begitu saya selesai khemo dan kondisi saya dilihat lebih sehat……..mulai deh mereka jarang datang lagi he he…….begitulah, mungkin mereka kekhawatiran mereka sudah berkurang he he, tapi disitu saya menyadari bahwa, tidak menjenguk bukan berarti mereka tidak peduli atau sayang, hanya saja mereka juga punya kesibukan masing2, dan dulu sewaktu mereka menjenguk pasti dengan sengaja meluangkan waktu bahkan mungkin memaksa diri untuk datang…….saking sayang dan khawatirnya. Sekian dulu ya, mau mandi nih sudah sore……………sampai jumpa.
Comment by Santi — October 20, 2008 #
Kapan-kapan datang di pertemuan support group CISC yha mbak Santi. Biar bisa bertemu dengan teman-teman. Ditunggu lho.
Salam CISC
Comment by cancerclubcisc — October 20, 2008 #
Halo teman-teman CISC,
Apa kabar semuanya, kok tidak ada yang nulis lagi? Saya mempunyai pertanyaan : Kalau pola makan diganti dengan vegetarian, apa sajakah cemilannya ( makanan selingan )? Saya bingung, selama ini biasanya saya membuat singkong rebus, ubi kukus…….hanya sekitar 2 itu saja. Apakah salad? atau buah2an? Maksud saya jika kita beralih ke vegetarian sekaligus menghindari kue2 manis, kripik, aneka gorengan. Adakah yang bisa membantu saya memberi tips mengenai makanan selingan ini?
Comment by Santi — October 24, 2008 #
Hai Mbak Santi,
Yang rebus rebusan: singkong, ubi, kacang, jagung. Juga variasinya seperti lepet jagung, talam ubi dll dengan sedikit santan dan gula aren.
Salad buah, asinan sayuran + buah, wah uenaaak banget. Belum lagi banyak macam bubur yang tak kalah lezatnya termasuk b\kembang tahu.
Wah jadi laper niih. Salam sehat CISC yha mbak Santi.
Comment by cancerclubcisc — October 25, 2008 #
Bapak dan Ibu di CISC yang saya hormati.
Ijinkan saya untuk memperkenalkan diri terlebih dahulu. Nama saya ahmad firmansya. Saya adalah mahasiswa fakultas psikologi Untar. Saat ini saya sedang melakukan penelitian untuk skripsi saya. Mengenai Resiliensi pada Laki-laki dewasa muda(20-40tahun) yang menderita penyakit kanker getah bening (Limfoma).
Saya mengalami kesulitan dalam memperoleh subyek penelitian.
kriteria subyek penelitian pada penelitian saya adalah
1.Laki-laki
2.usia 20-40 tahun
3.pernah menjalani pengobatan kanker getah bening (Limfoma)
4.Berkeluarga dan bekerja
jika bapak-bapak berminat untuk menjadi responden dalam pengisian kuesioner dan wawancara pada penelitian saya ini dapat menghubungi saya di Ahmad_firmansya0406@yahoo.com atau sms ke 0815 8016759 atau 021 98627612
data yang terkumpul akan terjaga kerahasiaannya dan hanya digunakan untuk kepentingan penelitian semata.
Saya mohon maaf jika ada kata-kata yang kurang berkenan dihati Bapak dan Ibu. Atas perhatian yang Bapak dan Ibu berikan saya mengucapkan terimakasih
Hormat saya,
Ahmad Firmansya
Comment by ahmad — October 25, 2008 #
sdr Ahmad Yth.
Tks anda telah menghubungi kami, sangat sulit memang mencari pasien yang usianya seperti anda maksud, kebetulan teman-teman pasien limfoma yang bergabung dan yang kami kenal di CISC ataupun di MPLI (Masyarakat Peduli Limfoma Indonesia) rata-rata usia diatas 50 tahun, karena limfoma biasanya memang pada pasien usia 50th keatas. namun demikian ada beberapa pasien usia muda bahkan ada juga pada anak, mungkin anda bisa mencari info di http://www.limfoma-indonesia.org
salam CISC
Comment by cancerclubcisc — October 25, 2008 #
Kepada Bapak dan Ibu CISC Yth.
Tks kepada CISC yang telah menjawab comment saya. saya ingin bertanya lagi, jika saya mengganti usianya menjadi di atas 50th apakah saya bisa mendapatkan responden buat penelitian skripsi saya? dan jika diijinkan juga apakah saya bisa mengikuti pertemuan yang diadakan CISC? kapankah waktu pertemuannya?
Saya mohon maaf jika ada kata-kata yang kurang berkenan dihati Bapak dan Ibu. Sekali lagi Atas perhatian yang Bapak dan Ibu CISC berikan saya mengucapkan terimakasih
Hormat saya,
Ahmad Firmansya
Comment by ahmad — October 26, 2008 #
Dear Cancerclub,
anak perempuan saya usia 8 th, sejak bayi pd payudara kanannya kalau diraba/ditekan terasa ada benjolan.kata dokter,kemungkinan itu kalenjer & akan hilang dgn sendirinya. namun sampai usia 8 th benjolan itu msh ada.
apakah mungkin benjolan tsb kemungkinan akan menjadi kanker/tumor ?
apa yg hrs sy lakukan utk memastikan nya ?
sebelumnya Trims utk respon & jawabanya
Comment by salwa — October 27, 2008 #
Dear Salwa,
Belum pernah kami tahu kanker payudara di usia semuda itu. Mudah-mudahan segera hilang sehingga orang tua tidak lagi cemas. Coba tanyakan dokter anak yang menangani apakah ada obat untuk mengurangi atau menghilangkan benjolan.
Jaga pola makan sehat untuk keluarga Ibu/Bapak yha. Sehingga kemungkinan timbulnya kanker menjadi semakin rendah.
Salam CISC
Comment by cancerclubcisc — October 27, 2008 #
Bapak dan Ibu CISC Yth.
Saat ini saya sedang mengandung 6 bulan, menanti kelahiran anak ketiga. Kira2 3 tahun lalu setelah melahirkan anak saya yg kedua, saya menemukan adanya benjolan sebesar kacang hijau didalam labia kanan saya, teraba hanya pada saat saya jongkok, seperti kenyal dan bergerak2 saat saya coba raba.
Saya sudah papsmear ke dharmais dan hasilnya tidak ada yg perlu dikhawatirkan. Akhirnya saya diamkan saja. Sampai pada kehamilan saya yg ketiga ini, saya baru menyadari, ternyata benjolan itu sekarang makin membesar, lebih besar dari kelereng, dan kadang terasa agak ngilu diseputar areanya, dan saya lihat lewat cermin labia kanan saya terlihat sepeti bengkak/lebih besar dari sebelah kirinya. Saya tanyakan pada dokter kandungan yg memeriksa saya, menurut beliau benjolan itu karena peranakan saya turun / turun berok, bahkan saya dianjurkan untuk konsultasi ke dokter bedah.
Saya ingin tanyakan, apakah benjolan ini termasuk tumor atau kanker. Mohon bantuan saran dan informasinya, saya ingin ada kejelasan mengenai apa yg sebenarnya saya derita ini dan pengobatan apa yg harus saya jalani, apakah berbahaya bagi saya dan janin saya, apakah ada resiko sehubungan dengan kehamilan saya ini, apakah saya akan bisa melahirkan normal ? Mohon jawaban.
Terima kasih.
Windia
windiaesterlita@yahoo.com
Comment by windia — November 3, 2008 #
Yth. P. Heru
Kalau buku aslinya harus beli ke Singapore, kalau terjemahannya bisa aku email. Ada alamat emailnya ?
Kalau mau copy dari asli ya datang aja ke Perpustakaan Bio Farma , di Jalan Pasteur No. 28 Bandung. Telp. 022 2033755 ext 264
Semoga berhasil dan bermanfaat. Tetap Hidup Sehat dan SEMANGAT.
Maaf P. Heru ya..aku jawabnya lama. Baru sempat buka komputer.
Salam CISC, Rita
Comment by rita prasetyowati — November 3, 2008 #
Dear Mbak Santi.
Untk vegetariant, cemilannya ya buah2an terutama Apel, strawberry, pear dan buah2an lainnya juga boleh. Asal tidak yang memabokkan seperti Duren, Nangka. Boleh konsumsi 2 buah itu sekedar untuk kangen saja. (Tapi jangan tiap tiap ingin , alasannya kangen sama buah Duren atau Nangka ya..itu mah artinya sudah lain..bukan kangen tapi doyan..He he he..canda mbak Santi.)
Atau bisa ada selingan yang menyehatkan : Bubur Kacang Hijau campur beras merah.Pakainya gula aren ya…Itu juga cemilan menyehatkan buat keluarga kan..
Aneka juice sayur dan buah2an mau sendiri sendir atau di Mix juga uennak. Kalau untuk juice sayuran hijau untuk menghilangkan bau langu (tdk tahu bhs Indonesianya), bisa dicampur Nanas. Lebih baik lagi buah nanasnya jangan dibuang matanya. Karena antioksidannya lebih banyak di mata tsb. Juga untuk cegah osteophorosis.
Mudah2an secuil resep ini bermanfaat dan selamat mencoba…
salam CISC – Rita
Comment by rita prasetyowati — November 3, 2008 #
Yth. Mbak Salwa
Boleh donk kita nimbrung…
Gini mbak, benjolan itu bisa jadi kelenjar air susu.
Kalau iya, biasanya cukup di Incysi (diambil contoh cairannya) dan ini bisa dilakukan One day Surgery. Bila hasil PA atas contoh cairan ini berbau dan ada warna khusus yang mencurigakan mungkin akan dilakukan Biopsi atau operasi.
Kalau putri mbak Salwa mau minum jamu, coba aja minum rebusan kunyit putih dan mahkota dewa (tapi endapannya jangan ikut diminum).
Di majalah Nirmala (edisinya nanti saya inform menyusul ya) ada artikel dimana ramuan tersebut dapat memperkecil dan menghilagkan benjolan.
Kalau perlu copynya nanti aku copykan.
Ntar kalau ada info lain yang lebih yahuudd..aku info lagi. OK ?
salam CISC. Rita
Comment by rita prasetyowati — November 4, 2008 #
salam kenal.
Nama saya Ryzkasanda. Saya adalah mahasiswi fakultas psikologi Univ Tarumanagara (UNTAR). Saat ini saya sedang melakukan penelitian untuk mata kuliah saya. Mengenai “Resiliensi pada laki-laki dewasa madya (40 – 65th) yang menderita kanker getah bening / limfoma. Saya mengalami kesulitan dalam memperoleh subyek penelitian.
kriteria subyek penelitian pada penelitian saya adalah
1.laki – laki
2.usia 40-65 tahun
3.penderita limfoma
jika ada yang berminat atau berbaik hati untuk menjadi responden pada penelitian saya ini dapat menghubungi saya cutz_sanda20@yahoo.co.id atau 081927688839 / 02194516556
data sangat terjaga kerahasiaannya dan hanya digunakan untuk kepentingan penelitian semata.
Saya mohon maaf jika ada kata-kata yang kurang berkenan. Atas perhatiannya saya mengucapkan terimakasih.
Comment by Firman — November 13, 2008 #
Salam kenal CISC.
Saya ingin bergabung untuk mencari subyek penelitian saya mengenai penderita limfoma apakah boleh. mohon balasnnya.
terimakasih
Comment by Ryzka/Firman — November 13, 2008 #
Salam kenal,
Saya ingin menanyakan tentang cara mencari donatur/penyumbang dana bagi pengobatan kanker. Saat ini tante saya menderita kanker nasofaring, stadium 3B. Pengobatan penyinaran dan kemoterapi sudah dilakukan 3 kali di RS di Malaysia. Bulan Desember 2008 ini akan menjalani treatment yang terakhir (yang ke-4). karena kondisi keuangan, tante ingin menghentikan pengobatan.Saya berharap bisa mencari donatur yang bisa membantu biaya pengobatannya yang terakhir ini.
Mudah2an ada yang bisa memberi info. Terima kasih.
Comment by Mia — November 16, 2008 #
Dear all sahabat CISC,
Ada yang bisa bantu Mia? Yang mau bantu atau yang punya info, silakan hubungi kami melalui email. Tks.
Salam CISC
Comment by cancerclubcisc — November 16, 2008 #
Dear Rizka/Firman,
Silakan datang ke pertemuan support group CISC rutin untuk mendapatkan responden penelitian. Semoga sukses.
Salam CISC
Comment by cancerclubcisc — November 16, 2008 #
Dear all,
Izinkan saya untuk nimbrung ya.. Makasih ada CISC moga bisa menjawab kebingungan saya. kenalin nama saya Rika tinggal di yogya, saya punya saudara sepupu laki2 umur 40 tahun yang hampir 2 tahun ini sedang berjuang melawan kanker lidah yang sudah metastese ke gelenjar getah bening. Sudah menjalani kemo TACI/TACE 2x dan beberapa pengobatan alternatif. Sekarang hampir tidak bisa makan hanya minum jus dan susu nutrisi. Makan bubur aja lidahnya berdarah2 jadi takut makan. Belum lama benjolan yang dileher sebelah kanan pecah dan keluar cairan seperti nanah dan bulet2 putih kayak nasi kadang campur darah. Mungkin ada yang tau ya kalo benjolah pecah itu pertanda apa, bagaimana cara penanganan lukanya yang menganga itu ya.. kakak saya sedang down banget sekarang dan ingin dirawat dirumah saja, ga mau ke dokter, sering marah, sering ga kebeneran, pingin mati aja katanya. Help me please.. mungkin ada yang punya pengalaman dan bisa support. terimakasih. oiyA CISC ada di yogya ga ya..
Comment by Rika — November 26, 2008 #
Dear Rika,
Kanker bisa menyebabkan frustasi memang. Tentang luka, sebaiknya ditangani oleh dokter atau paramedis. Kalau di Jakarta, bahkan RS Kanker Dharmais ada bagian khusus yang menangani luka akibat kanker. Di blog ini juga pernah ada posting tentang luka akibat kanker oleh perawat yang biasa menangani. Mudah-mudahan berguna.
Pada saat-saat seperti ini, kakak perlu pendampingan, toleransi, pengertian dan empati dari orang-orang terdekatnya. Ditambah dengan infus semangat dan kedekatan dengan Allah, mudah-mudahan ia bisa menjalani pengobatan dan kehidupannya dengan lebih enak dan iklas.
Teriring doa kami…
Salam CISC
Comment by cancerclubcisc — November 26, 2008 #
Dear CISC,
Salam kenal,
Aku pasien Ca Mammae stadium 3B,saat ini sedang menjalankan kemoterapi (minggu depan,insyaallah yg ke-5).Th 2007,juga sudah menjalankan kemoterapi 6 siklus dan radiotherapy. Aku mau bergabung dengan teman2 di club ini,apa boleh langsung datang ke SG Meeting ? Apakah jadwalnya masih sama? Thx b4…
Regards,
sally
Comment by sallydyahpergiwati — November 27, 2008 #
Dear Sally,
Met bergabung dan silakan datang ke SG meeting besok sore, 28 Nov jam 16.30 di RS Mitra Keluarga Kelapa Gading, Lt. 5.
Salam CISC
Comment by cancerclubcisc — November 27, 2008 #
Mba sri aku perna ketemu mbak waktu ada seminar tentang kanker payudara di RSKD, tapi kok sampai sekarang mbak sri g’ pernah hub aku lagi padahal aku mau banget gabung dan mau juga tahu acara- acara yang diadakan di cisc, karena nenek, bunda, mama, dan om aku semua kena kanker dan telah meninggal. hub uya yach kalau ada acara cisc d no ini ya, mbak ! makasih.
Comment by Soraya SDN sukabumi utara 03 Jakarta — December 2, 2008 #
mama mertuaku baru selesai operasi tumor payudara dan disarankan kemoterapi dan radiasi di RS Onkologi Surabaya. Aku denger di Bandung ada kemoterapi yang bagus, efek sampingnya cuma pusing. kalo ada yang punya info email aku ke hadimfm@gmail ya.. kalo ada aku juga mnt info jenis-jenis kemoterapi & biayanya. thx a lot
Comment by leony — December 11, 2008 #
Leony,
Obat kemoterapi bermacam-macam. Efek samping juga berbeda-beda untuk tiap jenis obat dan ke tiap orang. Ada yang memberikan efek samping minimal hingga yang berat. Ada yang diberikan melalui infus, ada yang yang oral (diminum). Penggunaan obat kemoterapi tentunya harus disesuaikan dengan kekhasan tiap pasien. Misalnya: jenis sel kanker, stadium, tingkat keganasan sel kanker, usia pasien, kondisi umum pasien, dan beberapa pertimbangan lain yang akan diperhatikan oleh dokter onkologi yang menangani.
Tentang beaya juga akan bervariasi, tergantung jenis obat, dosis dan tempat pembeliannya. Kemoterapi perlu kehati-hatian. Karenanya diskusikan dengan dokter onkologi yang menangani tentang obat yang mungkin paling responsif. Kemudian baru cari info lanjutan untuk mendapatkan harga terbaik dan tempat pelaksanaan kemo yang memberikan layanan terbaik.
Salam CISC
Comment by cancerclubcisc — December 12, 2008 #
ibu kami menderita kanker payudara. selama 36tahun beliau menyimpan dan baru terdeteksi beberapa minggu yang lalu. dan tanggal 16Des’08 baru di operasi untuk pertama kali untuk mengetahui sudah di stadium berapa dan menyebar di organ mana saja. tanggal 18 Des’08. hasil dari lab mengatakan bahwa kanker yang di derita ibu kami telah Stadium 3B dan untuk beberapa waktu ke depan sebelum operasi berikut, beliau harus di suntik sebanyak 4kali penyutikan untuk memperkecil atau melemahkan sel kanker. kami mohon infonya ( email : kadekarya@gmail.com) untuk makanan apa saja yang boleh di konsumsi dan tidak, dan adakah yang bisa membantu kami, karena biaya untuk 1kali penyuntikan sebelum operasi sekitar Rp5-8 juta. terima kasih. God Bless
Comment by mart — December 20, 2008 #
aku masih bingung, apa bedanya kemo di Jakarta, surabaya, singapore, dll. koq biayanya beda jauh, padahal kata dokter yg ngerawat mamaku obat kemo di mana-mana sama aja. ada saran ga di mana kemoterapi yang bagus? kalo TACI gimana? apa bedanya sama kemo yg standar? lebih bagus mana?
thx, GOD bless
Comment by leony — December 30, 2008 #
Leony, kalau obat kemo yang digunakan berbeda tentunya harga juga akan berbeda. Keputusan untuk melakukan kemoterapi di mana, tentunya terserah pasien dan keluarga. Biasanya akan mempertimbangkan masalah harga, dokter yang menangani, tim paramedis yang merawat, fasilitas/peralatan, dan pelayanan RS/klinik secara keseluruhan. Mengenai TACI, itu adalah metode kemoterapi yang targeted langsung ke lokasi tumor/kanker. Mengenai beayanya, juga tidak murah. Informasi lebih banyak coba lihat di kankerpayudara.blogspot.com.
Salam CISC
Comment by cancerclubcisc — December 30, 2008 #
Salam Kenal semuanya….
Perkenalkan, nama saya Luhut Siahaan tinggal di Depok
Bln Nop. 2007 istri sy mengandung anak kami yg ke-3. Bln Des. 2007 awal, istri sy kaget melihat bahwa dilidahnya ada daging tumbuh. Tgl 5-12-07 sy bw ke RSCM dan di biopsi, dan hasilnya TUMOR. Tgl 6-12-07 sy bawa ke RS Darmais, dokter blg hrs sgr dioperasi. Karna dlm kondisi hamol, dokter sarankan utk menggugurkan kandungan terlebih dahulu. Kami pun segera menggugurkan kandungan, dan ternyata janin dlm perut istri sy tdk keluar. Dokter kandungan sampai bingung. Akhirnya stlh 4 hr dirawat, kami putuskan utk melanjutkan kehamilan. 4-7-08 anak kami yg ke-3 (putra I) lahir dgn caesar. Agustus-sept 08 kami lakukan pengobatan herbal, salah satunya ke TCM yg di gedung Jawa Pos Keb.Lama. 2 minggu pengobatan tdk ada hasil. Lidah istri sy bertambah nyeri dan sakit, dan akhirnya sy bw ke RS Gading Pluit Kelapa Gading. Tindakan pertama yg dilakukan adlh dgn TACI. Dilanjutkan dgn kemo teraphy. Stlh kemo ke-3 kondisi istri sy melemah dan kami putuskan utk berhenti kemo bln nop.08. Karena obat penghilang rasa sakit sdh tdk mempan lg, akhirnya tgl 22-12-08 istri sy opname lg di RSGP Klp Gading dan dikemo lg. Saat ini istri sy diberi morfin utk menghilangkan rasa sakitnya. Leher istri sy sblh kiri bengkak. Utk menelanpun istri sy sngt sulit, sy sngt kasihan melihat keadaannya. Sbg pengganti makan, sy berikan tepung mata beras, Melilea, susu kacang kedele. Pernah di bln des 07, tumor di lidahnya mengecul, tp kami lupa, saat itu istri sy minum apa? Krn selama hamil, sy beri dia Tahitian Noni Juice dan Life-Pack (G3). Sy sendiri sdh tdk tau hrs bgm lg menghadapi penderitaan istri sy. Biaya yg sdh ratusan juta kami keluarkan tdk membuahkan hasil. Saat ini sy ingin melanjutkan memberikan Tahitian Noni Juice kpd istri sy sbg suplemen bantuan disamping yg sdh sy sebutkan td diatas. 3 mggu kedepan, istri sy akan menjalani penyinaran dan kemo 1x seminggu. Mohon saran dari rekan2 semuanya, siapa tau ada yg punya pengalaman bagus utk mengobati kanker lidah ini. Kl menurut dokter, TACI hanyalah kemo lokal sekitar lokasi yg ingin diobati. Kita tdk tau kl kanker itu sdh jalan2 kemana aja, makanya, kemoteraphy adlh pengobatan dgn standard internasional. Mmg, seluruh sel dihantam oleh kemonya. Sel kanker yg didlm darahpun ikut dihantam. Diusia istri sy yg msh 33 thn ini, sy mohon doa dr rekan2 semuanya. Satu yg kami yakini, Kanker adalah penyakit mematikan, tapi kami yakin bahwa Tuhan bs menghidupkan orang mati. Kanker adalah penyakit besar, tp kami yakin Tuhan Jauh Lebih Besar. Kami yakin dan percaya bahwa Tuhan berkuasa atas seluruh penyakit apapun dimuka bumi ini.
Akhir kata, semoga seluruh saudara2 ku penderita kanker diseluruh tanah air Indonesia diberikan kekuatan dan ketabahan. Tanpa doa, pengobatan apapun tdk akan berguna, karena doa adalah senjata yg paling ampuh utk menaklukan penyakit apapun. Don’t said, Oh God…I have a big problem, but say Hei problem… I HABE A BIG GOD.Salam dari Kami Sekeluarga (Luhut Siahaan, Florida Agustina Sinaga, Laura Dei Glory Siahaan (6), Andrea Ruth Monica Siahaan (4), Mora Bisuk Halomoan Siahaan (5 bln). Tuhan Memberkati.
Comment by Luhut Siahaan — December 30, 2008 #
Salam Kenal semuanya….
Perkenalkan, nama saya Luhut Siahaan tinggal di Depok
Bln Nop. 2007 istri sy mengandung anak kami yg ke-3. Bln Des. 2007 awal, istri sy kaget melihat bahwa dilidahnya ada daging tumbuh. Tgl 5-12-07 sy bw ke RSCM dan di biopsi, dan hasilnya TUMOR. Tgl 6-12-07 sy bawa ke RS Darmais, dokter blg hrs sgr dioperasi. Karna dlm kondisi hamil, dokter sarankan utk menggugurkan kandungan terlebih dahulu. Kami pun segera menggugurkan kandungan, dan ternyata janin dlm perut istri sy tdk keluar. Dokter kandungan sampai bingung. Akhirnya stlh 4 hr dirawat, kami putuskan utk melanjutkan kehamilan. 4-7-08 anak kami yg ke-3 (putra I) lahir dgn caesar. Agustus-sept 08 kami lakukan pengobatan herbal, salah satunya ke TCM yg di gedung Jawa Pos Keb.Lama. 2 minggu pengobatan tdk ada hasil. Lidah istri sy bertambah nyeri dan sakit, dan akhirnya sy bw ke RS Gading Pluit Kelapa Gading. Tindakan pertama yg dilakukan adlh dgn TACI. Dilanjutkan dgn kemo teraphy. Stlh kemo ke-3 kondisi istri sy melemah dan kami putuskan utk berhenti kemo bln nop.08. Karena obat penghilang rasa sakit sdh tdk mempan lg, akhirnya tgl 22-12-08 istri sy opname lg di RSGP Klp Gading dan dikemo lg. Saat ini istri sy diberi morfin utk menghilangkan rasa sakitnya. Leher istri sy sblh kiri bengkak. Utk menelanpun istri sy sngt sulit, sy sngt kasihan melihat keadaannya. Sbg pengganti makan, sy berikan tepung mata beras, Melilea, susu kacang kedele. Pernah di bln des 07, tumor di lidahnya mengecul, tp kami lupa, saat itu istri sy minum apa? Krn selama hamil, sy beri dia Tahitian Noni Juice dan Life-Pack (G3). Sy sendiri sdh tdk tau hrs bgm lg menghadapi penderitaan istri sy. Biaya yg sdh ratusan juta kami keluarkan tdk membuahkan hasil. Saat ini sy ingin melanjutkan memberikan Tahitian Noni Juice kpd istri sy sbg suplemen bantuan disamping yg sdh sy sebutkan td diatas. 3 mggu kedepan, istri sy akan menjalani penyinaran dan kemo 1x seminggu. Mohon saran dari rekan2 semuanya, siapa tau ada yg punya pengalaman bagus utk mengobati kanker lidah ini. Kl menurut dokter, TACI hanyalah kemo lokal sekitar lokasi yg ingin diobati. Kita tdk tau kl kanker itu sdh jalan2 kemana aja, makanya, kemoteraphy adlh pengobatan dgn standard internasional. Mmg, seluruh sel dihantam oleh kemonya. Sel kanker yg didlm darahpun ikut dihantam. Diusia istri sy yg msh 33 thn ini, sy mohon doa dr rekan2 semuanya. Satu yg kami yakini, Kanker adalah penyakit mematikan, tapi kami yakin bahwa Tuhan bs menghidupkan orang mati. Kanker adalah penyakit besar, tp kami yakin Tuhan Jauh Lebih Besar. Kami yakin dan percaya bahwa Tuhan berkuasa atas seluruh penyakit apapun dimuka bumi ini.
Akhir kata, semoga seluruh saudara2 ku penderita kanker diseluruh tanah air Indonesia diberikan kekuatan dan ketabahan. Tanpa doa, pengobatan apapun tdk akan berguna, karena doa adalah senjata yg paling ampuh utk menaklukan penyakit apapun. Don’t said, Oh God…I have a big problem, but say Hei problem… I HAVE A BIG GOD.Salam dari Kami Sekeluarga (Luhut Siahaan, Florida Agustina Sinaga, Laura Dei Glory Siahaan (6), Andrea Ruth Monica Siahaan (4), Mora Bisuk Halomoan Siahaan (5 bln). Tuhan Memberkati.
Comment by Luhut Siahaan — December 30, 2008 #
Sahabat CISC Luhut & kel.
Salut atas perjuangan tak lelah untuk mengatasi kanker. Terlebih atas imannya yang sangat meneguhkan dan menguatkan.
Kami juga tak lepas berdoa agar kanker dapat dikalahkan…
Doa kami selalu untuk keberhasilan terapi dan kekuatan menghadapinya.
Salam CISC
Comment by cancerclubcisc — December 31, 2008 #
salam hormat
setelah saya membaca apa-apa yang tertulis di blog,saya kebetulan praktisi medis yang kerap kali menanggani masalah tumor – kanker,saya mencoba membuka diri untuk berbagi pengalaman saya ,jika ada saudara – saudara saya membutuhkan pengalaman saya.makasih
Comment by dr.arajs — January 8, 2009 #
dr. arajs,
silakan… terima kasih
Comment by cancerclubcisc — January 8, 2009 #
untuk yg menyandang kanker, khususnya kanker darah atau leukemia, itu bukanlah akhir dari segalanya justru itu bisa menjadi awal dari suatu perubahan, perubahan ke sesuatu yg lebih baik.
ini buktinya : http://www.maartenvanderweijden.com/
Comment by peter — January 26, 2009 #
haloooo
seminggu lagi (tgl 4 februari) hari kanker sedunia bukan? Cisc mo ngadain apa nee? moga2 yang lucu2, berwarna dan penuh kasih…moga2 juga bukan diadakan di hari / jam kerja, supaya yang gawe ato yang skul bisa ikutan.
buat semuanya, terus semangat n sukses yaa…
Comment by ida — January 28, 2009 #
haloo
salam kenal. thn lalu saya pernah operasi tumor payudara di sebelah kiri kira2 sebesar 1 cm dan termasuk tumor jinak. 5 bulan kemudian secara tidak sengaja saya menemukan benjolan lagi tp di tempat yg berbeda dan satu benjolan lg di sebelah kanan. pertama kali benjolan itu muncul kalo saya dalam masa subur aja. namun dua bulan kemudian dia tetap ada di situ walopun saya ga lagi masa subur. kata dokter saya itu benjolan isinya cairan bukan daging padat. kata dokter saya tunggu 3 bulan lagi. yang saya ingin tanyakan, mungkinkah itu tumor lagi? saya jadi merasa tidak pede apalagi kalo sedang wawancara kerja (kebetulan awal thn ini saya diputus konrak kerja). karena biasanya mereka bertanya apakah punya penyakit berbahaya. lumayan bikin down.
trus gmn caranya biar bisa ikut acara2 CISC ? apa ada pendaftaran dulu ?
makasi byk atas pencerahannya..
Comment by mimi — January 31, 2009 #
Salam kenal CISC
Saya dokter yang menangani TACI/TACE pasien-pasien Cancer di Bandung antara Thn.2006 s/d 2008. Berkenalan dgn Bp Medy survivor Ca Nasofaring di G Zhou cina. Saat ini active di Eka Hospital Pekanbaru dan ingin mendapat dukungan CISC untuk suatu saat mengadakan kegiatan-kegiatan dgn Visi & Misi yang sama dengan CISC untuk wilayah Pekanbaru. Jadi kalau ada penderita, keluarga yg ingin mengetahui & berbagi info tetang Cancer di Wilayah pekanbaru dan sekitarnya silahkan hubungi di Eka Hospital atau langsung via email santososuhendro @ymail.com. Semua gratis ntar kalau peminat banyak saya harapkan dapat diadakan pertemuan rutin dgn makan-minum gratis di area Pekanbaru, krn saya bisa merasakan penderitaan penderita Cancer yang kebingungan mencari cara penanganan yg tepat. Salam
Comment by Santoso Suhendro — February 1, 2009 #
Thanks dok.
CISC senang sekali bisa mendukung pembentukan komunitas penyintas kanker di daerah-daerah. Apa yang bisa kami bantu?
Salam CISC
Comment by cancerclubcisc — February 2, 2009 #
Dear Mimi,
Selamat bergabung dan silakan datang di acara-acara CISC. Info tentang kegiatan bisa dilihat di blog ini yha.
Salam CISC
Comment by cancerclubcisc — February 2, 2009 #
Kepada Yth.CISC
Salam kenal,sy ingin bergabung untuk mendapatkan informasi sebanyak-banyaknya mengenai kanker. Supaya saya dapat memberi semangat dan masukan kepada ibu mertua saya yang pada Oktober 2007 terkena kanker kandungan. Beliau sudah dioperasi di Singapore dan sudah melakukan kemoterapi sebanyak 6 kali. Tetapi pada Desember 2008 dokter di Singapore mengatakan terdapat penyebaran kankernya dan mengenai colon yang ditindak lagi dengan operasi pemotongan colon kira-kira 20 cm. Saat ini beliau sedang melakukan tahap kemoterapi lagi. Semuanya itu beliau lakukan di Singapore, saat ini jika beliau ingin mencari dokter di Jakarta untuk melanjutkan proses pengobatannya, apakah dari CISC dapat memberi saran dokter yg dapat kami kunjungi. Saya mengucapkan terima kasih atas masukkan dari CISC.
Salam,
Shirly
Comment by Shirly Wiranta — February 19, 2009 #
Dear Shirly,
Kami turut berdoa untuk keberhasilan pengobatan ibu mertua tercinta. Di Jakarta, pengobatan dapat dilanjutkan pada dokter onkologi yang ada di beberapa RS besar (RS Medistra, RS MMC, RS Mitra Keluarga Kelapa Gading). RS Kanker Dharmais juga memiliki tim dokter yang dapat menangani. Untuk mempermudah proses, sebaiknya lampiran laporan medis dan hasil pemeriksaan disampaikan ke dokter di Jakarta yang nantinya akan menangani.
Shirly, jika perlu info lain silakan kontak 081388802009.
Salam CISC
Comment by cancerclubcisc — February 19, 2009 #
bapak saya penderita kanker rectum stadium sudah dioperasi 1,5 tahun yang lalu, sebulan yang lalu didiagnosa ada metastasis ke paru. Bapak disarankan kemoterapi lagi dengan rexta. Mohon info bila apakah rexta dah masuk askes ? Thanks lots…
Comment by aning — February 23, 2009 #
Pak Ronny,
Silakan email ke kami tentang detil terapi hijau. Terima kasih.
Salam CISC, Yuniko
Comment by cancerclubcisc — March 4, 2009 #
Dear Pengurus CSIS,
Keponakan saya Juan yg berumur 3 tahun didiagnosa terkena LYMPOMA MALIGNUM. Terus terang kami sekeluarga baru mendengar ttg penyakit ini. Mohon penjelasannya dong, apa & bagaimananya kanker itu dan apa yg harus kami lakukan. Sekarang ini Juan sedang dirawat di RS Harapan Kita. Masalah yang kedua adalah masalah keuangan. Apakah ada lembaga yg bisa membantu meringankan biaya pengobatannya. Tolong secepatnya di kabari ya. Terima kasih atas segala perhatian & pertolongan dari CSIS.
Comment by Karnal G — March 14, 2009 #
assalamualaikum, saya salah satu mahasiswi dari IPB, saya sangat tertarik dengan kanker lidah, oleh karena itu saya ingin mengadakan penelitian tentang penyakit ini. Apakah saya bisa mendapatkan data tentang tumor lidah ini terupdate, baik pengobatan termutakhir dan data kuantitatifnya (jumlah pasien). sebelumnya saya ucapkan terimakasih. wassalam
Comment by maulida mulya rahmawati — March 17, 2009 #
Dear Maulida,
Untuk mendapatkan data, silakan cari info ke RS Kanker Dharmais. Mudah-mudahan mereka bisa mengarahkan kemana data dapat diperoleh.
Salam CISC
Comment by cancerclubcisc — March 18, 2009 #
Saya mahasiswi fakultas psikologi di salah satu universitas swasta Bandung. Saya sedang melakukan penilitian mengenai wanita yang dapat berjuang dan bertahan selama mengidap penyakit kanker serviks atau kanker rahim.
Saya membutuhkan beberapa pengalaman hidup orang – orang yang mengalami kanker serviks dan perjuangan mereka selama melawan penyakit tersebut. Jika ada yang mau sharing dengan saya bisa melalui email di onya_green1988@yahoo.com
Terimakasih..:)
Comment by Sonya Katana — March 19, 2009 #
Banyak di antara kita yang akhirnya terbentur dengan masalah biaya untuk pengobatan kanker. So???? Menjelang pemilu ini kok belum dengar ya Caleg yang melongok blog-blog yang isinya curhatannya penyintas kanker. He-he-he…pada kemana ya? Coba kita bayangkan jika 10% dari uang kampanye masuk buat penyintas kanker.Amal gitu maksudnya. Lumayan lah buat beli infus….(infus harapn hidup maksudnya).Aminnn ya Rabbal alamin.
Comment by Ani — March 23, 2009 #
Saya seneng baca comment Bu Santi. Walaupun mengidap kanker, tapi Bu Santi tetap semangat. Bagaimana keadaan Bu Santi sekarang? Boleh bagi sedikit semangat Bu Santi buat mama saya?
Mama saya kena kanker payudara, entah sudah stadium berapa, keadaannya sudah parah. Payudara sudah pecah n membentuk lubang berdiameter kurang lebih 20cm, daging tumbuh keluar tidak beraturan. Sudah 2 bulan mama terbaring di rumah.
Selama ini mama hanya menjalani pengobatan alternatif/ herbal. Mama tidak mau menjalani pengobatan medis karena mama melihat dulu adik kandungnya menderita saat dikemo & akhirnya meninggal 2 thn setelah operasi.
1 minggu belakangan kondisinya makin parah, susah makan (mulut penuh sariawan), susah BAB. Makin lama mama makin tidak semangat. Disuruh makan pun susah. Makan bubur, minum jus cuma mau 2-3 sendok… Saya bingung gatau harus bagaimana? Saya gamau kehilangan mama…
Comment by lid — March 24, 2009 #
Dear lid,
Kami ikut prihatin dengan keadaan mama. Ada baiknya konsul dan periksakan mama ke dokter onkologi. Yang penting sementara ini adalah mama dapat dibantu agar gejala-gejala yang ada tidak semakin parah dan membuatnya semakin lemah. Mengenai perlu kemo atau tidaknya, itu bisa didiskusikan dengan dokter onkologi koq.
Doa kami selalu untuk mama lid dan keluarga.
Salam CISC
Comment by cancerclubcisc — March 24, 2009 #
Thanx atas balasannya. Oya, saya mau nanya untuk kanker payudara apa aja pantangan makannya? Susu kacang ga boleh ya? Bawang putih dan ikan boleh toh?
Comment by lid — March 27, 2009 #
Dear Lid,
Saya turut prihatin dengan keadaan mama kamu. Bagaimana keadaan mamamu saat ini?
Saya Eva, saat ini saya mengembangkan supportif therapy untuk penderita kanker payudara dalam hal ini bagaimana memberi support bagi kondisi psikis penderita sehingga lebih optimis untuk menjalani pengobatannya. Semua hal ini nantinya akan saya rangkum dalam thesis saya sehingga bermanfaat bagi para penderita kanker payudara dalam mengembangkan rasa optimisme diri mereka untuk hidup.
Jika memang diperkenankan saya ingin berbincang dengan ibu anda baik lewat email saya di segarapadma@yahoo.com atau anda dapat kontek saya di 021-83839122 & nanti akan saya hubungi balik. Terima Kasih dan semoga mama anda cepat sembuh.
Comment by Eva — September 6, 2009 #
assalamualaikum, apakah memang benalu itu efektif sebagai obat pengendali tumor?
Comment by maulida mulya rahmawati — March 28, 2009 #
salam kenal, bude saya selama 2 tahun terakhir keluar masuk rumah sakit tapi baru kemarin tanggal 29 maret 2009 baru tau kalau dia menderita penyakit kanker usus. dan dari rumah sakit di sarankan untuk operasi. mengingat operasi mahaaal niat itu di urungkan. saya mohon saran obat yang murah apa??? mengingat bude saya gak punya pengahasilan tetap. thanks untuk semua
Comment by chamim — April 2, 2009 #
Syalom…!!
Salam kenal untuk semua….
Tante saya menderita kanker payudara stadium 3B.
Awal bulan maret sudah dilakukan biopsi hasilnya adalah kanker yang jenisnya ganas.
DR manganjurkan untuk Chemo secepatnya karena kondisi tante waktu itu masih bagus/fit.
Tapi sayang sekali tanteku tidak mau menjalani kemo.
Pilihannya adalah menjalani pengobatan alternatif dengan mengkonsumsi suplemment Tianshi produk dari China.
Mungkin ada di antara teman2 yang tahu tentang produk ini.
Sampai saat ini kira2 sudah 2 minggu dia mengkonsumsi Tianshi,sesuai yg di anjurkan di buku pentunjuk, bagi penderita jenis penyakit tumor stadium harus mengkonsumsi 7 macam produk Tianshi.
Sekarang dia juga mencoba mengkombinasi dengan minum benalu kopi dan banyak makan sayur dan buah.
PUJI TUHAN ..! kalau melihat kondisi sekarang dia mengalami kemajuan.
Kami sangat mnegharapkan kalau ada diantara teman2 sekalian yang pernaH mengkonsumsi Tianshi untuk boleh membagi informasi pengalaman selama mengkonsumsi produk tersebut.
Saya sertakan alamat email dan no Hp saya.
yoan_rudolph@yahoo.com
0811436373.
Terimah kasih atas perhatina dan bantuan nda semua
TUHAN MEMBERKATI…!
Comment by Yoan — April 4, 2009 #
Dear Lid,
Saya ikut prihatin dengan mama kamu.
Tante saya juga mengalamai hal yg sama dengan mama Lid.
payudara tante saya sudah sempat mengeluarkan cairan yang baunya tak sedap.4hari lalu adikku (yg merawat tante)sekarang tinggal diManado ngasih tahu aku, kalau sempat keluar daging ukuran segedeh kacang tanah dari lukanya.
Saya tidak tahu apakah itu tanda yang bagus atau jelek.
Krn selama ini tante saya cuma melakukan pengobatan herbal/alternatif mengkonsumsi 7 macam produk Tianshi, minum benalu kopi dan makan sayaur2an dan buah2an dalam jumlah yg cukup banyak.
Sebenarnya kami keluarga , saya, adik dan kakak saya sudah sepakat untuk membawah tante kemo,3 minggu yg lalu tapi krn pelayanan dokter yg aneh sehingga mengubah pikiran kami utk membatalkan kemo, meskipun obat kemo sudah sempat kami pesan dan bayar lunas.
Krn menurut kata Dokter obat harus di bayar lunas dulu.
Lid bisa baca dibaca di http://www.rumahkanker.com ada artikel saya :BINGUNG SIKAP DOKTER.
Jadi sekarang kami cuma bisa menjalani pengobatan alternatif dengan tidak lepas MENYERAHKAN SEMUANYA KEPADA YANG KUASA…. Percaya dan mengimani apa yang terjadi adalah tidak lepas dari kuasa TUHAN.
Semoga mama Lid bisa dikuatkan dan terlebih Mujizat terjadi…
Saya cuma bisa membantu mednukung Lid dan mama Lid lewat DOA…
salam
Yoan
Comment by Yoan — April 5, 2009 #
dear Yoan,
agak sedih juga baca comment Yoan diatas. masalah sikap dokter menurutku lebih masalah karakter individu dan lebih subyektif mgkn..
pada kenyataannya masih banyak alternatif dokter lain yang baik, baik cara bicara, penjelasan masalah, dan pencarian solusi. hanya ingin mengingatkan, semakin menunda pengobatan, maka akan semakin berat dan sulit penyembuhannya. memang kita tidak lepas dari TUHAN YANG MAHA KUASA, namun kita juga harus tetap mencari dan menjalani yang terbaik dan realistis. sepengalaman saya dan kakak saya ( kakak sudah meninggal februari 2008, dengan kanker getah bening stad 4, berangkat kemo 1 tahun setelah terdiagnosa stad 1), selama menunda kemo, kakak saya sangat disiplin dengan segala terapi alternatif, mulai dari ramuan sinse, refleksi dan lain-lain, alhasil mungkin sifatnya hanya sedikit menghambat pertumbuhan sel kankernya tapi tidak mematikan sel kankernya, dalam 1 tahun kankernya dari stadium 1 menjadi stadium 4. setelah kemo pertama, langsung dapat terlihat hasilnya. kakak saya bertahan 7 tahun sejak terdiagnosa, tentunya dengan terus menjalani serangkaian kemoterapi dan radioterapi yang praktis tanpa henti. nah, jangan sampai hal itu terulang lagi dan terjadi oleh rekan2 lain. saya pribadi 2004 terdiagnosa getah bening burkitt’s, tanpa menunda waktu, langsung saya putuskan kemoterapi, dan Puji Tuhan sekarang kondisi saya sehat, dan dapat punya anak 2 yang sehat2 dan lucu2. saya imani dan amini sembuh. tentunya dengan tetap menjalani pengobatan medis yang sudah teruji. menurut saya pengobatan alternatif sebenarnya sifatnya mendukung daya tahan tubuh saja. kecuali beberapa tanaman yang sudah teruji dan dipatenkan bisa digunakan utk pengobatan kanker tertentu. dan kita harus ingat, jangan bebani kerja lever kita dengan asupan-asupan yang terlalu berlebih, karena justru akan menimbulkan masalah lainnya. SEMOGA BERMANFAAT!!. SALAM CISC.
Comment by NANING — April 5, 2009 #
Hello,
Saya mau tanya apakah ada rekomendasi untuk perawatan hospice yang terbaik di Jakarta. Ayah saya ter diagnose pancreatic cancer yg menurut dokter sudah menyerang paru-paru dan akan menyerang tenggorokan. Dokter tidak menyarankan operasi atau chemotherapy karna ayah saya punya penyakit jantung. I would like to find out about hospice program in Jakarta, kalau ada saran, tolong beri informasi.
Terima kasih sebelumnya.
Comment by MJ — April 7, 2009 #
MJ,
Untuk kanker, RS Kanker Dharmais dan Yayasan Kanker Indonesia menyediakan program hospice home care. Bisa di cek juga RS MMC. Teman saya yang sakit kanker, baru-baru ini menggunakan fasilitas hospice home care yang dipimpin dr. Anthio (HP 0817711228).
Semoga bermanfaat. Salam CISC
Comment by cancerclubcisc — April 7, 2009 #
Dear pengurus CISC,
Saya boleh minta informasi lengkap tentang cabang Komunitas Kanker Di Menado? soalnya sampai saat ini aku tidak pernah tahu kalau ada cabang diManado.
Terimakasih atas perhatian dan bantuan.
Salam
Yoan
Comment by Yoan — April 11, 2009 #
menanggapi di atas, emang kalo dokter gak bakalan bolehin kita beralih ke pengobatan herbal ataupun alternatif lainnya. memang siy yang utama itu medis, sedangkan pengobatan lain itu hanya sebagai pendamping.yang utama tu jaga makanan. banyakin sayuran dan buah-buahan alami, bukan olahan. pengalaman dengan ibu saya, terkadang efek kemo bikin sariawan dan mual yang menyebabkan jadi males makan. akhirnya karna ada keinginan sembuh, ibu saya makan sayuran dengn di jus. walaupun bau dan rasanya agak eneg, tapi harus dipaksakan agar badan tetap dapat asupan gizi. disamping itu juga minum jus jambu merah dan apel sebagai antioksidan.
Comment by iwed — April 13, 2009 #
Dear pengurus CISC,
Ibu saya penderita Ca Nasopharing stadium 4. Beliau sudah pernah menjalani 2 paket theraphi (radio dan kemo) masing-masing di tahun 2001 dan 2005. Saat ini sudah terjadi metastasis pada tulangnya (hasil body scan). Untuk itu dokter menyarankan dilakukan kemotherapi kembali.
Yang ingin saya tanyakan, apakah memungkinkan untuk dilakukan kembali therapi setelah beliau menjalani 2 tahap therapi tsb?apa dampak negatif yang akan dialami apabila kemotherapi dilakukan? dan bagaimana dengan kelangsungan hidupnya apabila kemotherapi tidak dilakukan?(berapa lama beliau dapat bertahan?)
Terima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan.
Rgds,
Esther
Comment by Esther — April 14, 2009 #
Mba Esther, boleh tahu nomor telpon mba ngga? Saya juga penderita Ca Nasopharing stadium 4a, sudah menjalani kemo dan radio juga, cuma
baru saja saya lewati itu semua di tahun 2008. Usia saya waktu divonis
Ca Nasopharing hampir 30 thn. Terapi sy lalui di RSCM. Mau sharing nih,
No. HP saya 08158844316. Thanks. Semoga Ibu Mba Esther diberi
kekuatan dan kesabaran. GBU.
Comment by Tri Supryati — May 19, 2009 #
Esther,
Kami turut prihatin atas kondisi Ibu. Usia seseorang tidak ditentukan oleh manusia, hanya Tuhan yang mengetahui. Sebagai manusia, kita hanya dapat terus beriktiar.
Untuk kemoterapi, tentunya dokter akan menyesuaikan dengan kondisi pasien. Semua terapi pasti ada resikonya, sama seperti tidak melakukan terapi juga ada resikonya. Menurut saya, sebaiknya keluarga konsultasi dengan dokter yang menangani untuk mengetahui sejauh mana metastasis. Juga diskusikan dengan dokter tentang manfaat kemoterapi dibandingkan dengan resiko yang mungkin terjadi.
Keputusan untuk kemo atau tidak sebaiknya setelah melalui pertimbangan matang antara pasien dan keluarga yang menyayanginya setelah memperoleh informasi cukup tentang kondisi dan harapan keberhasilan terapi yang dipilih.
Esther, ada teman kami yang mengalami kanker nasopharing stadium 4 sejak beberapa tahun yang lalu. Sampai sekarang beliau masih harus kontrol teratur dan telah menjalani beberapa rangkaian radiasi maupun kemoterapi.
Kami turut mendoakan agar Ibu mendapatkan hasil terapi terbaik.
Salam CISC
Comment by cancerclubcisc — April 14, 2009 #
Ibu saya menderita kanker payudara st.2 usia 60th .. mohon dukungannya untuk dapatkan informasi buat support beliau .. gimana cara bergabung dengan CISC yach ..
Comment by indri — April 21, 2009 #
Dear Indri,
Jika tidak keberatan mungkin Indri boleh memberikan info yang lebih lengkap mengenai riwayat penyakit yang mama alami saat ini, termasuk berapa lama benjolan di payudara tsb.Apakah diagnosis kanker payudara tsb berdasarkan hasil biopsy jaringan ? Sebab utk mendiagnosis kanker payudara dibutuhkan pem fisik( payudara, dinding dada, ketiak),tissue biopsy( menentukan jenis tumor/kanker, status hormonal),pem radiology( Mammogram+U/S).
Belakangan ini berkembang MRI utk payudara di beberapa pusat kesehatan yang terkemuka ttp sayangnya biaya pem yg ditawarkan cukup mahal disamping belum tersedianya fasilitas tersebut disemua RS pemerintah.Sehingga Mammogram tetap menjadi modalitas yang utama.
Dengan menyebut stad 2 kanker payudara, asumsi saya sudah dilakukanp CT-scan thorax,abdomen dan pelvis untuk mendapatkan stadium yg akurat melihat ada tidaknya anak sebar ke organ tubuh lainnya spt paru,hati, organ reproduksi. Bone scan utk kasus tertentu kdg diperlukan jk ada indikasi kea
Pembedahan tetap mrpk yg utama dlm terapi kanker payudara namun perlu diingat terkadang pembedahan dilakukan kemudian stlh pemberian kemotherapi a(neoadjuvant).Tetapi utk tumor yg kecil pd umumnya operasi dilakukan terlebih dahulu sambil menunggu hasil patologi yg lengkap( ukuran tumor, jenis kanker, status hormonal(ER,PR,Her2),margins, status limphatik dan pembuluh darah serta jumlah kelenjar ketiak yg diangkat dan brp diantaranya yg mengandung sel kanker.
Bdsrkan hasil patology tsb pasien akan mendapatkan terapi lanjutan( khemo , radiasi atau hormonal???)Dibutuhkan diskusi bersama antara pasien, dokter dan tentunya family utk menentukan terapi yg bakal diberikan.
Usia menjadi salah satu pertimbangan utk mendapatkan khemo disamping berbagai faktor lain.
Utk kasus mama Indri disarankan utk bertemu dgn dokter bedah
onkologi yang akan bekerjasama dengan dokter medical oncology dimana
mereka expert di bidangnya masing-masing.
Thanks
Alfiah Amiruddin
Comment by alfiah amiruddin — June 15, 2009 #
halo,
ada yang bisa bantu informasi gak? PET scan di Jakarta bisa dilakukan di RS mana saja?
Comment by ida — April 21, 2009 #
Kalau tidak salah, PET scan baru masuk Indonesia pada bulan Desember 2008 di Rumah Sakit Gading Pluit. Biayanya kabarnya agak mahal, sekitar 8 jt gitu deh
Comment by triyonoadi — May 19, 2009 #
Ada yg tau ga brp biaya endoskopi d MMC kuningan jakarta? Bundaku ingin melakukan endoskopi. Juga apakah endoskopiny tipe kapsul (spt d rs penang) atw kamera spt selang yg dmasukan k tenggorokan. Mohon infony krn Bunda saya trdeteksi HP (helicobacter Pylori) yg dperkiran sudah mentrigger kanker usus. thks sebelumny
Comment by Dian — April 22, 2009 #
Dear Dian,
Sepengetahuan saya H Pylori mrpkan salah satu factor yg dpt menyebabkan kanker lambung jika tidak diobati dgn maksimal. Infeksi terhadap H Pylory yang kronik( menahun) tanpa adanya pengobatan dapat merubah status epithelial( lapisan sel otot lambung) dari yang normal menjadi abnormal.Oleh sebab itu adanya ulkus lambung yang menahun disertai dengan positif H Pylory(confirmed setelah melakukan endoskopi sal cerna atas dan meliputi esofagus, lambung dan sebag usus dua belas jari)disertai dgn biopsy atau metode lainnya( urea breath test,dll) perlu mendapat perawatan yang extra.
OGDS (endoskopi sal cerna atas) dapat dilakukan dengan menggunakan
flexible scope yg dpt dijumpai di berbagai RS.Scope jenis ini dapat digunakan utk menilai keadaan dalam lumen mulai dari rongga mulut, saluran makanan, lambung sampai ke D2( bag ke2 dari duodenum).
Mengenai penggunaan camera pills atau capsule endoscopy biasanya
dipakai utk membantu menentukan lokasi lesion atau pendarahan di bag usus kecil yg tdk dapat terjangkau dengan flexible scope, selain itu biaya pemeriksaan yg dibutuhkan juga termsk mahal.
Untuk melakukan pemeriksaan endoskopi sal cerna atas spt yg diinginkan, mungkin dapat melalui gastro-enterologyst yg terdapat di berbagai RS di Jakarta.
Regards
Alfiah Amiruddin
Comment by alfiah amiruddin — June 15, 2009 #
Saya tertarik ingin mengenal lebih janjut tentang kanker payudara dan ingin bergabung dengan CISC karena latar belakang keluarga saya ada yang menderita kanker, bagaimana caranya ya sedangkan saya tinggal di Batam. Saya sertakan alamat amail & HP saya.
(agnesnilla@yahoo.com – 08127043293)
Thanks ya atas bantuannya……..
Comment by Agnes Nilla — April 24, 2009 #
Salam kenal, Mudah-mudahan misi mulia CISC dapat berlanjut selamanya
Comment by Triyono — April 30, 2009 #
Dear pengurus CISC,
mengapa tidak adakan CISC di Lampung?
Comment by Stella — May 3, 2009 #
saya mahasiswi Psikologi UIN Jkt yang sedang menyusun skripsi tentang hubungan dukungan sosial relawan dengan motivasi menjalani perawatan pada pasien kanker payudara. tapi saya masih bingung sama sample penelitiannya. soalnya pihak kampus menyarankan mencari minimal 30 orang.dimana saya bisa mendapatkan sample?
Btw,CICS gathering di RS.Dharmais 25 April 2009 seru dech…salut ama panitianya…mereka semua ceria&ramah-ramah bgt! buat penderita kanker ataupun para survivor disarankan untuk bergabung, karena bisa berbagi disana..
Comment by risti — May 6, 2009 #
Risti,
Silakan datang ke acara support group CISC. Yang berikutnya adalah tgl 8 May 2009 hari Sabtu, jam 16:30 – 19:00 di Jl. Imam Bonjol 51, Menteng, jakarta Pusat
Salam CISC
Comment by cancerclubcisc — May 7, 2009 #
Dear All,
Saya seorang anak yang ibunya baru saja di vonis Rs. Dharmais mengidap kanker Fibrosarcoma std 3 dan kanker lyeiusarcoma std 2.pada saat di vonis tersebut saya dan ibu saya sangat terpukul.pada saat kami menanyakan lama berobat serta ongkosnya saya sangat terkejut karena perbulan harus menghabiskan biaya 25jt perbulan dan pengubatan selama 6 bulan.apakah rekan-rekan ada yang tau info program pemerintah pengobatan gratis terhadap penyakit kanker? atau pengobatan kanker dengan subsidi dari pemerintah? karena kondisi keluarga saya sangat sederhana ibu bekerja sebagai GURU dan saya bekerja sebagi karyawan supplier, dari mana saya harus mencari biaya pengobatan??? mudah2an ada LSM atau Info pengobatan murah.Sebelumnya saya mengucapkan terimakasih.
Salam,
Erik Sukron
E-mail : piscalita_erk@rocketmail.com
Tlp : 021 339 71323
Comment by Erik — May 16, 2009 #
Dear all friend.
Trima kasih atas berdirinya club sperti ini.
Saya jg memiliki ibu yg setelah di cek di singapur minggu lalu ternyata dia kena kanker payudara dan otak
Dunia sekan kiamat bagi saya beberapa hari ini. Dan tdk ada satupun berita di website yg dpt memberikan jawaban atas 2 penyakit ini.
Kami sekeluarga belum berani memberi tau ibu saya.saya takut dia akan drop jauh pas kita kasih tau.
Saya rasa saya harus kasih tau beliau secepatnya tapi saya sangat butuh bantuan dari saudara sekalian untuk memberi support kpd ibu saya.
Apakah bisa saya meminta untuk arrange waktu mengunjungi mami saya?
Saya sangat takut menghadapi ini.
Kemoterapi sgt menyakitkan,targeted teraphy jg,herbal hanya meningkatkan immune.
Saya bingung bagaimana menghadapi masalah yg tdk ada jalan keluarnya.
Saya sangat butuh input dari saudara sekalian langkah2 apa yg harus diambil agar saya dpt menyelamatkan ibu tersayang saya?
Smoga bapak atau ibu dpt meluangkan waktunya untuk memberi masukan buat saya.
Saya sangat trima kasih karna setelah baca testi saya baru brani mengetik disini
Smoga Tuhan tdk mencobai keluarga saya lebih dr kekuatan kami.
Trima kasih
Comment by halim — May 18, 2009 #
Dear Halim,
Kami turut prihatin atas keadaan Ibu. Dengan tulus kami bersedia mengunjungi dan memberikan support pada Ibu. Kami bisa dihubungi di HP 0816822868, 081388802009 untuk arrange waktu. Kami tunggu kabar dari Halim.
Salam CISC
Comment by cancerclubcisc — May 19, 2009 #
Dear Halim,
Saya sepenuhnya dpt mengerti dgn posisi Halim saat ini, ttp apapun kenyataannya usaha harus kita lakukan sesuai dgn kondisi mama saat ini. Utk Memberi tahu keadaan yg sebenarnya kpd pasien memang terkadang bukan hal yg mudah. Diperlukan waktu dan kesabaran lebih, apalagi jika pasien tdk siap mental.Mrpk kewajiban sebgai dokter utk melakukannya tanpa ada kesan paksaan.Breaking the bad news adalah kunci utama dari keberhasilan suatu therapy.Utk itu, idealnya pengobatan kanker hrs melibatkan multi diciplinary teams (ahli bedah,pathologyst,radiologyst,psychologist,sosial worker, physiotherapist,palliative care physician, Nutritionist,etc).
Adanya 2 jenis kanker dlm waktu yg bersamaan (otak dan payudara)mungki
n erat berhub antara 1 dgn yg lain. Biasanya kanker payudara akan bermetastasis ke otak atau kemungkinan lain ke2nya memang kebetulan terjadi pd waktu yg bersamaan.
Utk kanker payudara sendiri, perlu pemeriksaan tissue biopsi,mammogram,dan CT-scan( perut,dada,rongga panggul,tulang and otak) dgn mengingat adanya kanker pd organ lain pd saat ini.
Jika tumor otak tsb mrpk anak sebar dari kanker payudara,maka tahap ini dpt dikategorikan sbg metastasis jauh (stage 4).
Sebaiknya Halim membawa mama utk konsul ke ahli bedah onkologi sekaligus berdiskusi dgn medical oncologyst mengenai pilihan treatment yg ada, sesuai dgn kondisi dan berbagai faktor yg tentunya akan menjadi pertimbangan para dokter yg menangani pasien tersbt.
Sy yakin dan percaya para dokter yg expert dibidangnya akan senantiasa membantu dlm memberikan terapi yg sesuai.
Mengenai target therapy pd prinsipnya akan bekerja specific kepada jaringan tumor saja tanpa byk mengganggu struktur dan fungsi sel disekelilingnya. Hanya sayangnya utk efek yg maksimun obat tsbt hrs diberikan bersama2 dgn obat khemotherapy agent lainnya.
Sy sgt setuju dgn rencana kunjungan kawan2 dr support group sebab bukan hanya beban fisik ttp dukungan moral mgkin akan sangat berarti pd kondisi2 tertentu.Dgn berbagi pada sesama, beban dipundak akan terasa ringan dan pada akhirnya kita akan mampu membuat hidup seseorang lebih indah dan bermakna.
Regards
Alfiah Amiruddin
Comment by alfiah amiruddin — June 16, 2009 #
Dear Erik,
Coba upayakan mendapatkan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) atau Jamkesmas yang dapat ditanyakan dan diurus dari tingkat RT/RW Kelurahan. Semoga tidak menjumpai hambatan yang berarti.
Salam CISC
Comment by cancerclubcisc — May 19, 2009 #
Ibu saya penderita kanker kolon stadium III dan sudah dioperasi. Kondisi bagus setalah kemoterapi dan radiasi, tapi kemudian mulai terasa sakit perut dan setelah di periksa menurut dokter ada pembengkakan dan perlengketan usus. Apakah ini hal yang biasa terjadi pada penderita kanker kolon setelah menjalani operasi, dan bagaimana cara mengatasinya? Mungkin ada yang bisa berbagi pengalaman tentang hal ini.
Terimakasih.
Comment by Nur — May 19, 2009 #
Dear Nur,
Sesudah menjalani operasi usus dan radiasi sbg terapi dari kanker pd organ di rongga perut dan panggul,perlekatan usus mrpkn hal yg potensial utk terjadi. Adanya sakit perut setelah operasi sebaiknya dipastikan apakah bukan mrpk tanda2 penyumbatan usus akibat kanker yg relaps( recurrence). Dengan melakukan pem foto rontgen perut(abd x-ray) adanya penyempitan dan pelebaran segmen usus dpt membantu utk memperkirakan lokasi sumbatan.Colonoscopy sebaiknya dilakukan utk menilai keadaan lumen usus yg sudah dibuang dan di sambung kembali.Krn recurrence tumor biasanya akan terjd pd area dimana anastomosis(penyambungan usus) dilakukan.
Kadar (trends) peningkatan CEA yg significant, cukup membantu utk memberikan informasi adanya kemungkinan cancer relaps. CT abdomen mungkin diperlukan jk ada tanda2 recurrence.
Perlengketan usus biasanya dapat diatasi dgn terapi konservative( tanpa operasi).Sebaiknya menghub dokter yg merawat ibu selama ini ( ahli bedah digestive).
Regards
Alfiah Amiruddin
Comment by alfiah amiruddin — June 18, 2009 #
Alfiah,
Terima kasih atas penjelasannya. Ibu saya baru saja operasi dan ternyata ada kanker yang recurrence sehingga ususnya terjadi perlengketan. Dokter bedah mengatakan kalau kanker pada saat ini sudah mencapai stadium IV. Pasca operasi mengalami penurunan kondisi. Makanan diganti dengan infus, hanya bisa buang air besar beberapa hari pasca operasi, dan pada saat ini tidak bisa. Apakah ada suatu terapi untuk mengurangi rasa sakit yang saat ini dialami beliau (merasa sakit yang sangat di bagian perut dan punggung). Terimakasih
Comment by Nur — July 3, 2009 #
Dear Nur
Turut prihatin dgn kondisi mama saat ini, tetapi apapun kenyataan yg ada tetap diupayakan utk membantu dan mendampingi beliau menghadapi masalah utama yg dialami saat ini. Pain adalah masalah utama pd kanker stad lanjut, utk itu dibutuhkan pain kontrol yg baik utk membuat mrk
merasa nyaman.
Patut dimengerti bhwtujuan terapipd kanker stad lanjut adalh utamanya bersifat palliative care artinya bukan utk menyembuhkan tetapi lebih kepada mengurangi dan memperbaiki symptoms yg ada utk meningkatkan kualitas hidup.Sebaiknya pasien pd tahap ini mendapatkan treatment dari palliative care team( terdiri dari palliative care physician, surgeon, pyshiatrics, nutrisionist, stoma care,medical oncologyst, social worker, support group dll).
Pd umumnya palliative care physician akan berdiskusi bersama keluarga seblm memberi therapy yg sesuai dan rasional menurut dgn kondisi pasien saat itu.Sebab sgt penting bg kedua belah pihak utk mengetahui tujuan
terapy yg bakal diberikan serta pemahaman keluarga
terhadap penyakit yg pasien alami berikut kondisi saat
ini dan yg terpenting perlu kejelasan ttg apa yg menjadi impian dari pasien itu sendiri.
Jk memungkinkan, Nur dapat mengontak saya melalui sms ke 006012 248
7716 atau email lsg ke alfee@doctor.com utk mendapat penjelasan
lebih detail. Ditunggu ya !
Regards
Alfiah Amiruddin
Comment by alfiah amiruddin — July 4, 2009 #
Kepada saudara saudari…
Saya sedang mencari informasi tentang sekumpulan orang indonesia yg menyewa rumah(sharing) di singapore untuk pasien penderita leukemia guna meringankan beban..
adakah saudara/i yang bisa memberikan info lebih lanjut seperti nomor tel ataupun email yang bisa di hubungi..
email: winsonwijaya@hotmail.com
Sekian dan terima kasih..
Comment by winson — May 21, 2009 #
SG(Support Group) CISC di RS MITRA Keluarga Kelapa Gading, Auditorium lantai 5 diadakan JUM’AT, 29 MEI 2009, jam 16.30 – 18.30. Tema KANKER RAHIM narasumber: dr. Widiyanto, SpOG. GRATIS.
Comment by benny CISC — May 21, 2009 #
Dear CISC,
Pagi ini saya baru mengetahui bahwa ayah saya menderita Cancer Paru Stadium IV yang sudah metastase ke liver, dunia serasa berhenti ketika mendengar berita tersebut, saya belum meberitahukan kepada ayah,saya seperti mau mati ternyata ibuk memperhatikan pasien, saya tidak memperhatikan kesehatan ayah sendiri.
Saya ingin mengetahui pengalaman tema-teman yang pernah mendapat kemoterapi TACI/TACE?? Efek sampingnya?? Kemudian Bagaimana untuk meningkatkan kualitas hidup ayah saya?? badannya sudah mulai tampak kurus sekali
Comment by dr.Debora — June 7, 2009 #
TACI/TACE memiliki efek samping lebih sedikit dibandingkan kemo sistemik konvensional. Ada juga metode cryoablation. Bisa tidaknya digunakan untuk kasus ayah, tentunya bisa didiskusikan dengan dokter yang biasa melakukannya. Setahu kami RS Mitra Kel Klp Gading, RS Gading Pluit dan RSPAD yang biasa melakukannya.
Salam CISC
Comment by cancerclubcisc — June 7, 2009 #
hai debora…wkt dl papah sy kn ca paru kemo pk obat taxol..krn setau sy klo tace digunakan untk ca yg blm menyebar.d RSPAD ada coz dl rncanany papah sy jg mau d tace..tp g jd,,,akirny pk kemo obat taxol..mnk bs anda tny k dokter ayah anda…
klo sy saranin, ditunjang dng suplement..biar kondisiny ttp bgs.krn dl wkt paph sy dikemo..alhamdulillah…tidak ada kerontokan rambut..malah makany smakin banyak dr biasany…tentuny jg support org terdekat n DOA..
Comment by triska — June 8, 2009 #
Dear Debora,
Doa saya semoga ayah cepat sehat kembali, Dimana saya bisa menghubungi Dokter, ada yang saya mau tanyakan, tlp saya 0818902202 dengan Melia
Melia
Comment by Melia — June 7, 2009 #
Subjek: John Hopkins CANCER HOSPITAL USA update…A MUST READ
AFTER YEARS OF TELLING PEOPLE CHEMOTHERAPY IS THE ONLY WAY TO TRY (‘TRY’, BEING THE KEY WORD) TO ELIMINATE CANCER, JOHNS HOPKINS IS FINALLY STARTING TO TELL YOU THERE IS AN ALTERNATIVE WAY.
Cancer Update from Johns Hopkins:
1. Every person has cancer cells in the body. These cancer cells do not show up in the standard tests until they have multiplied to a few billion. When doctors tell cancer patients that there are no more cancer cells in their bodies after treatment, it just means the tests are unable to detect the cancer cells because they have not reached the detectable size.
2. Cancer cells occur between 6 to more than 10 times in a person’s lifetime.
3 When the person’s immune system is strong the cancer cells will be destroyed and prevented from multiplying and forming tumors.
4. When a person has cancer it indicates the person has multiple nutritional deficiencies. These could be due to genetic, environmental, food and lifestyle factors.
5. To overcome the multiple nutritional deficiencies, changing diet and including supplements will strengthen the immune system.
6. Chemotherapy involves poisoning the rapidly-growing cancer cells and also destroys rapidly-growing healthy cells in the bone marrow, gastrointestinal tract etc, and can cause organ damage, like liver, kidneys, heart, lungs etc.
7. Radiation while destroying cancer cells also burns, scars and damages healthy cells, tissues and organs.
8. Initial treatment with chemotherapy and radiation will often reduce tumor size. However prolonged use of chemotherapy and radiation do not result in more tumor destruction.
9. When the body has too much toxic burden from chemotherapy and radiation the immune system is either compromised or destroyed, hence the person can succumb to various kinds of infections and complications.
10. Chemotherapy and radiation can cause cancer cells to mutate and become resistant and difficult to destroy. Surgery can also cause cancer cells to spread to other sites.
11. An effective way to battle cancer is to starve the cancer cells by not feeding it with the foods it needs to multiply.
CANCER CELLS FEED ON:
a. Sugar is a cancer-feeder. By cutting off sugar it cuts off one important food supply to the cancer cells. Sugar substitutes like NutraSweet, Equal, Spoonful, etc are made with Aspartame and it is harmful. A better natural substitute would be Manuka honey or molasses but only in very small amounts Table salt has a chemical added to make it white in color. Better alternative is Bragg’s aminos or sea salt.
b. Milk causes the body to produce mucus, especially in the gastro-intestinal tract. Cancer feeds on mucus.. By cutting off milk and substituting with unsweetened soy milk cancer cells are being starved.
c. Cancer cells thrive in an acid environment.. A meat-based diet is acidic and it is best to eat fish, and a little chicken rather than beef or pork. Meat also contains livestock antibiotics, growth hormones and parasites, which are all harmful, especially to people with cancer.
d. A diet made of 80% fresh vegetables and juice, whole grains, seeds, nuts and a little fruits help put the body into an alkaline environment. About 20% can be from cooked food including beans. Fresh vegetable juices provide live enzymes that are easily absorbed and reach down to cellular levels within 15 minutes to nourish and enhance growth of healthy cells. To obtain live enzymes for building healthy cells try and drink fresh vegetable juice (most vegetables including bean sprouts) and eat some raw vegetables 2 or 3 times a day. Enzymes are destroyed at temperatures of 104 degrees F (40 degrees C).
e. Avoid coffee, tea, and chocolate, which have high caffeine. Green tea is a better alternative and has cancer fighting properties. Water-best to drink purified water, or filtered, to avoid known toxins and heavy metals in tap water. Distilled water is acidic, avoid it.
12. Meat protein is difficult to digest and requires a lot of digestive enzymes. Undigested meat remaining in the intestines becomes putrefied and leads to more toxic buildup.
13. Cancer cell walls have a tough protein covering.. By refraining from or eating less meat it frees more enzymes to attack the protein walls of cancer cells and allows the body’s killer cells to destroy the cancer cells.
14. Some supplements build up the immune system (IP6, Flor-ssence, Essiac, anti-oxidants, vitamins, minerals, EFAs etc.) to enable the bodies own killer cells to destroy cancer cells. Other supplements like vitamin E are known to cause apoptosis, or programmed cell death, the body’s normal method of disposing of damaged, unwanted, or unneeded cells.
15. Cancer is a disease of the mind, body, and spirit. A proactive and positive spirit will help the cancer warrior be a survivor. Anger, un-forgiveness and bitterness put the body into a stressful and acidic environment. Learn to have a loving and forgiving spirit. Learn to relax and enjoy life.
16. Cancer cells cannot thrive in an oxygenated environment. Exercising daily, and deep breathing help to get more oxygen down to the cellular level. Oxygen therapy is another means employed to destroy cancer cells.
1. No plastic containers in micro.
2. No water bottles in freezer.
3. No plastic wrap in microwave.
Johns Hopkins has recently sent this out in its newsletters. This information is being circulated at Walter Reed Army Medical Center as well. Dioxin chemicals cause cancer, especially breast cancer. Dioxins are highly poisonous to the cells of our bodies. Don’t freeze your plastic bottles with water in them as this releases dioxins from the plastic. Recently, Dr. Edward Fujimoto, Wellness Program Manager at Cast le Hospital, was on a TV program to explain this health hazard. He talked about dioxins and how bad they are for us. He said that we should not be heating our food in the microwave using plastic containers. This especially applies to foods that contain fat. He said that the combination of fat, high heat, and plastics releases dioxin into the food and ultimately into the cells of the body. Instead, he recommends using glass, such as Corning Ware, Pyrex or ceramic containers for heating food You get the same results, only without the dioxin. So such things as TV dinners, instant ramen and soups, etc., should be removed from the container and heated in something else. Paper isn’t bad but you don’t know what is in the paper. It’s just safer to use tempered glass, Corning Ware, etc. He reminded us that a while ago some of the fast food restaurants moved away from the foam containers to paper. The dioxin problem is one of the reasons..
Also, he pointed out that plastic wrap, such as Saran, is just as dangerous when placed over foods to be cooked in the microwave. As the food is nuked, the high heat causes poisonous toxins to actually melt out of the plastic wrap and drip into the food. Cover food with a paper towel instead.
This is an article that should be sent to anyone important in your life
Comment by Melia — June 7, 2009 #
hallo, saya salah satu servics cancer survivor. saya ingin bergabung di
blog ini, bagaiamana caranya?
Comment by sheila — June 8, 2009 #
Dear Sheila,
Welcome to the club. Silakan nulis di blog ini pengalaman, comment atau apapun yang bermanfaat untuk kita semua komunitas kanker di Indon.
Salam CISC
Comment by cancerclubcisc — June 15, 2009 #
Dear CICS,
saya ingin tau lebih banyak tentang informasi multiple mylomia, apa saja gejala-gejala dan apakah penyakit tersebut bisa sembuh dan penanganan apa yang dilakukan untuk yang terbaik bagi pasien yang terkena multiple mylomia, apakah itu berbahaya?
thx atas bantuan dan informasinya
Comment by amelia — June 16, 2009 #
Dear CICS,
Saya senang sekali dpt bergabung di forum ini, ayah saya mengidap penyakit liver cancer stadium lanjut dengan > 1 kanker di livernya, saat ini setelah mengkonsumsi obat NEXAVAR 2 tablet sehari, kondisinya stabil hasil lab terakhir AFP tumor marker 8,58 nilai rujukan < 7, SGOT & SCPT 3 x nilai normal
Tapi dokter menyarankan agar ayah saya di terapi TACE (Trans Arterial Chemo Emboliztion ) Yang ingin saya tanyakan apakah efek samping dari terapi ini, sekedar informasi usia ayah saya skrg 71 thn.
Thanks yach
Comment by Hartono karim — June 16, 2009 #
Dear Hartono,
Turut prihatin dengan keadaan ayah yg mengidap kanker hati
( hepatoma, hepato cellular carcinoma).Utk menengetahui apakah hepatoma yg ayah derita mempunyai respon terhadap NEXAVAR, ada baiknya membandingkan hasil tes fungsi hati dan petanda (marker) AFP sblm dan setelah terapi.Selain itu diperlukan CT-scan utk menilai apakah ukuran dan jumlah lesions yg ada di hati berkurang(mengecil) jika dibandingkan sblm terapi.
Mengenai Khemotherapi yg disarankan dokter dan mengingat usia ayah yg sdh mencapai 71 thn sebaiknya didiskusikan dengan dokter( medical oncologyst) terlebih dahulu utamanya mengenai
manfaat dan kerugian( efek samping, kemungkinan komplikasi)yg dpt ditimbulkan oleh terapi tsb. Tidak kalah pentingnya jg utk berdiskusi mengenai biaya, lamanya pengobatan, dan kemungkinan atau pilihan terapi lain sekiranya terapi tsb gagal atau tdk dpt dilakukan pd ayah dgn alasan tertentu.
Yg paling crucial adalah menanyakan pendapat ayah mengenai rencana tsbt, sebab motivasi dari dalam diri sendiri sgt mempengaruhi keberhasilan suatu terapi.
Pada akhirnya komunikasi yang baik antara pasien _ dokter merupakan hal yg sangat menentukan utk mendapatkan kepuasaan diantara keduanya termasuk family members.
Regards
Alfiah Amiruddin
Comment by alfiah amiruddin — June 18, 2009 #
Dear CICS,
syukur kepada Tuhan krn program Nex PAP dari YKI & PT Bayer berhasil kami dapatkan…sehingga pengobatan kanker hati dengan NEXAVAR kami peroleh gratis….
Bagi yang memerlukan informasinya dpt langsung hubungi : Yayasan Kanker Indonesia Jl. GSSY Ratulangi No.35, Telp 021 315 52603 & 021 3920 568
Comment by Hartono karim — July 28, 2009 #
Dear CISC,
Tgl 8 Juni lalu saya menjalani lumpektomi untuk pengangkatan tumor di payudara. And it turned out it’s a cancer dan ditemukan ada anak sebar di KGB saya. Saat ini saya menunggu hasil imunohistokimia dan kemudian akan mulai maraton kemo dan radiasi. Sampai saat ini, saya dan keluarga masih stabil secara emosi. Semoga masih bisa seperti ini pada saat treatmen kemo dan radiasi berlangsung. Saat ini saya seperti kelabakan mencari semua informasi tentang kanker payudara dan sudah mulai mengubah gaya hidup. Sampai saat ini saya masih sedikit ragu2 dengan diet yg saya jalani.Apalagi setelah membaca posting dr John Hopkins di atas ttg nutrisi yg bisa memperkuat kanker. Saya sampai tidak sama sekali minum susu karena khawatir itu akan memperburuk keadaan, sedangkan susu merupakan minuman favorit saya. Mudah2an saya akan mendapat banyak pencerahan dari teman2 survivors nanti.InsyaAllah saya akan hadir di pertemuan pertama saya dengan CISC W4 bulan ini di RS Mitra Kelapa Gading.
Keep up the good work, girl!
Ica – bundajethro@gmail.com
Comment by Francisca Utami Dewi — June 21, 2009 #
Dear Fransisca,
Salam kenal buat Fransisca dan terima kasih atas partisipasinya di ajang ini utk saling berbagi dgn masalah yg sedang dihadapi.Adalah wajar jk seseorg menjd gelisah stlh didiagnosis mendrt kanker.Ttp salut jk Fransisca dan keluarga dpt menerimanya dgn lapang dada dan senantiasa berfikir positive.Yang paling utama adalah adanya kemauan dalam diri utk melanjutkan hidup yg Tuhan telah berikan kpd kita.
Mengenai keraguan dgn diet yg ada sekarang seharusnya mesti diakhiri dgn cepat krn utk menjalani khemotherapi +/- radioterapi dibutuhkan kesiapan fisik dan mental yg prima. Menurut pengalaman saya selama ini, pasien tdk perlu harus menghindari susu 100% krn susu mrpk sumber prot utama, yg penting adalah porsinya dikurangi dan digantikan dgn sumber prot lainnya.
Best regards
Alfiah Amiruddin,
Kuala Lumpur- Malaysia
Comment by alfiah amiruddin — June 22, 2009 #
sisca, saya kebetulan semi vegetarian. saya katakan semi karena saya tidak suka daging sejak kecil. menu favorit saya sepanjang masa adalah susu, telur, tempe, tahu dan tentu saja sayuran dan buah segar. pola makan yang cukup sehat. begitupun saya harus kehilangan satu payudara karena ca. saat kemo dan radioterapi saya disarankan untuk makan daging sebagai sumber protein hewani. tapi saya tidak bisa karena tidak suka. lalu dokter sarankan saya untuk rajin minum susu dan telur sebagai penggantinya. intinya: jangan kurang dan jangan lebih mengonsumsi makanan bergizi karena tubuh kita harus kuat dan sehat ketika menjalani seluruh terapi. selamat menuju sehat dan semakin sehat.
Comment by annamarie — June 23, 2009 #
Assalamu’alaikum Warohmatullahi Wabarokatuh,
My beloved little sister, Ika, apa kabar ? Ini Alex, still on Arabian Sea. Mudah2an kesehatan Ika semakin prima. Lanjutkan terus memperkuat daya tahan tubuh Ika dengan Selected Healthy Food, Kita pasti menang, Insya Allah.
Dear Alfiah Amiruddin dan Annamarie,
Terima kasih atas informasi kepada Adik Saya. Alhamdulillah semua keluarga besar kami memiliki mental baja dan spirit yang kuat. Sesaat setelah mendapatkan kabar dari Ika, tentang positive kanker. kita sekeluarga saling bertukar pikiran satu sama lain walaupun berjauhan, Ibu dan Bapak kami jadi getol baca buku2 tentang kanker payudara, mereka sangat akrab sekali dengan cara2 pengobatan herbal. Kakak2 saya jadi lebih mendalami seluk beluk Kanker Payudara beserta step by step pengobatannya, Sayapun jadi mulai rajin membaca, in order to give best advices to your beloved one if needed. Bahkan keponakan2 pun jadi mengenal tentang Kanker, penyebabnya, dll. Intinya Semua keluarga kami jadi antusias dengan Kanker, dan mulai merubah kebiasaan hidup menjadi lebih sehat, dan sepakat untuk sering2 Shalat Tahajud untuk mengirimkan doa kepada Adik/Kakak/Tante tercinta. Satu persatu keluarga berdatangan untuk memberikan support moril kepada Ika. Minggu ini Keluarga dari nun jauh disana baru datang, Alhamdulillah. Short line we are in a very good track. Ika is on progress for her Treatment, 5 times Chemos and other steps as per suggested by Good Doctor.
Dalam pemikiran saya, Hidup adalah amanah dari Allah SWT, so use and give the best of it. Kita nikmati selama hidup, makan, minum, tidur, tertawa, belajar, olahraga, shalat, puasa, dll. Jika sakit, kita usahakan yang terbaik untuk bisa sembuh, karena sebagai pemegang amanah, kita wajib untuk mengobatinya.
Dan berdosa jika kita lalai, putus asa, malas, terlebih tidak mau mengobatinya. “Tubuh kamu memiliki hak atas sebagian dari kamu (untuk sehat)”
Kepergian adalah pertemuan yang tertunda nanti di Akhirat, kita pasti bertemu lagi. Cepat atau lambat kita pasti pergi, tapi ingat, cepat atau lambat juga kita akan bertemu lagi di Akhirat, Alam Kekal selamanya. So let’s give the best shot of it.
Tentunya Manusiawi dengan segala macam emosi yang berkecamuk terhadap suatu hal, tapi kita harus cepat mengingat lagi, “Hidup adalah Amanah, Lakukan yang terbaik untuk hidup kita. Hidup kekal adalah di Akhirat nanti, dimana kita semua berkumpul lagi, jadi tidak ada yang perlu dikhawatirkan”
Wah jadi panjang nih tulisannya, mudah2an CISC gak keberatan. Mudah2an saya akan selalu menyempatkan diri Untuk “Get Involved” dalam wadah ini, actively if possible.
Last but not least :
1. Mental supports are one of the main driver for successful treatment, need to educate our nurses in most of Cancer Institutin/Hospital to understand phsycology of the patient, to treat them good, to understand them better, to maintain their high level of spirit. And most of our nurses treat them “Not Good”, I rate them 30% out of 100% service satisfaction. Maybe Nursing Accademy need to start putting “Understand Phsycology of patients” subject into their curriculum, and put a very high credit
2. I heard that my sister cancer case is rare, still looking for right/best treatment. Maybe Ika can share a little bit in details your case, someone out there may have a better solution.
Salam Sejahtera,
Keep up a good spirit
Ika I love you always
Comment by Alexander Ibrahim — August 13, 2009 #
Dear CISC friends,
Mohon doa untuk sahabat dan saudara kita Rita Prasetiyowati yang sedang dirawat di RS AL Mintoharjo. Tuhan, berikan yang terbaik untuknya.
Salam CISC
Comment by cancerclubcisc — June 30, 2009 #
Terima kasih buat ibu2 yang ketemu di CISC RSMK KG dan kasih masukan untuk saya. Ibu Kartini, Ibu Esther, Ibu Lukman dll, semoga nanti kita bisa ketemu di event yg lain.
Tanggal 6 Juli ini saya akan ketemu dokter Onco saya sebelum mulai kemo tgl 9 Juli. Awalny regimen kemo saya adalah 6 x TAC. Dokter kemudian memberi tahu bahwa untuk yg triple negatif TAC memang efektif dan kemudian memberi tahu juga efek2 samping aja yang akan saya alami. Karena saya ingin semua penderitaan kemo selesai, maka saya bilang saya siap untuk 6 X TAC. Tapi setelah saya browsing kok jarang ya yg memilih regimen 6 x TAC. Yg banyak adalah 4xT dan 4x AC. Idealnya pada saat kemo, saya masih ingin tetap aktif bekerja, entah bekerja dari rumah atau datang ke kantor. Mohon masukannya, apakah lebih baik saya ambil 6x ato 8x kemo?..kemudian mohon sharing dan tips2nya pada saat mengalami efek samping dari TAC.
warm regards,
ICA – bundajethro@gmail.com
Comment by Ica — July 2, 2009 #
Dear Ica,
Cukup bangga dan senang mendengar kalau Ica tetap bersemangat menjalani
treatment utk cancer yg sedang dialami. Pilihan antara 6 cycles TAC
atau 4 AC + 4T semuanya akan bergantung pd preference(pilihan)
pasien. Idealnya jenis treatment yg dipilih, akan ditentukan setelah
pasien, family dan dokter medical oncologyst melakukan diskusi ttg
keuntungan dan kerugian dari regiment( paket obat chemo)tsb. Ada baiknya
jika pasien ybs dan family mengetahui secara detail sblm menentukan
pilihan terapi yg diinginkan. Hal lain yg hrs diketahui oleh pasien sbl
menjatuhkan pilihan adalah biaya, lamanya pengobatan dan kemungkinan efek
samping dari chemotherapy yg potensial terjadi, cara menghidari efek
samping tsbt serta bgmn mengatasinya jk hal tsb terjadi.
Pilihan yg ada utk triple negative( ER-/PR-/Her2-) spt yg diajukan oleh
dokter saat ini semuanya bergantung pd Ica, ttp mnrt pengetahuan saya 6
6 TAC(3 jnis obat sekaligus) biasanya cenderung akan mengalami efek
samping yg lebih dibandingkan dgn 4AC + 4T. Krn menurut prinsip chemo bhw
jumlah jenis obat( kombinasi) yg diberikan akan turut menentukan berat
ringannya efek samping selain kombinasi paket obat dan dosis yg
diterima.Ttp hrs diingat bhw obat2an chemotherapy pd umumnya akan disertai
dgn efek samping yg sifatnya sementara sehingga pasien hrs siap secara
fisik dan mental sblm menjalani perawatan tsbt.
Pd umumnya seorg pasien akan dipersiapkan sebaik mungkin oleh team
oncology sblm memulai therapy utk menghindari atau mengurangi efek samping
chemo yg umumnya berupa gangguan rasa mual muntah, gangguan pencernaan
dll.Sy yakin dan percaya dgn keteguhan, keyakinan dan semangat utk sembuh
yg besar spt yg Ica miliki akan sangat membantu keberhasilan pengobatan yg
akan dijalani, tentunya dgn tidak melupakan utk berdoa kepadaNya sbg
pemilik dan penentu dari segalanya. Komunikasi yg baik antara pasien,
keluarga dan dokter sgt berarti untuk mencapai tujuan treatment sepenuhnya
spt yg diinginkan bersama.
Regards
Alfiah Amiruddin
Comment by alfiah amiruddin — July 6, 2009 #
Hallo apa khabar teman-teman CISC. Sebagai simpatisan dan pemilik blog kankerpayudara.wordpress.com saya lagi nggak aktif ikut kegiatan,nih.Soalnya saya sedang mengalami metastase baru di otak kecil bagian kanan, lever dan paru. Selain metastase lama yaitu ditulang. Untuk metastase otak saya sudah melakukan metoda SRS di RSCM pada tanggal 9 Juli’09 yll. dipandu sendiri oleh beatuful doctor Prof Taty.Insya Allah hasilnya bagus. Sedangkan metastase pada paru dan lever sedang menjalani chemo Cysplatin 90 mg dan Gemzar 3200 mg. untuk 6 seri masing -masing dibagi menjadi seri A & B. Sekarang sudah menjalani seri ke-4. Yah begitulah hari-hari pasien CA mammae yang berstadium lanjut.Yang penting semagat hidup jangan sampai redup. Yang ingin saya tanyakan pada teman-teman di CISC, adalah apakah diantara anda atau keluarga pasien kanker ada yang sudah memasang PORT A CHART pada dada atas. karena saya berencana memasangnya, apakah ada efek sampingnya,berapa tahun bisa terpasang dan bagaimana pemeliharaan rutinnya. Mohon informasinya dari teman-teman yang sudah menggunakannya. Saya tunggu jawabannya. Tak lupa salam saya untuk mbak Yuniko, mbak Ester , mbak Sri, dan anggota lainnya. Wassalam
Comment by kankerpayudara — July 16, 2009 #
salam kenal mbak. setuju mbak, yang menghidupkan kita adalah semangat yang tidak boleh redup. semangat yang terus kita jaga dengan doa dan usaha. doaku untuk mbak juga.
Comment by annamarie — July 16, 2009 #
Mengenai pemasangan chemoport untuk pasien yang menjalani khemotherapi, pada umumnya tidak ada masalah.
Chemoport itu sendiri terdiri dari 2 bag utama yaitu sebuah port yg btknya bulat (sebsr coin) yang akan dihubkan dgn suatu kanul kecil yg ditempatkan dibwh kulit dan jaringan lemak bawah kulit.Pemasangan chemoport dapat dilakukan dengan metode terbuka atau tertutup.
Metode terbuka dilakukan dengan melakukan 2 sayatan kulit( 1 sayatan dibag dada,1 lainnya diletakkan didaerah sekitar 2 jari diatas daerah tulang selangka.Sedangkan metode tertutup dilakukan dengan menggunakan bantuan X-ray. Keduanya mempunyai tujuan yg sama yaitu menempatkan chemoport utk memudahkan pemberian khemoterapi lsg ke pembuluh darah besar yg letaknya di daerah leher, tidak melalui pembuluh vena perifer yg ukurannya kadang2 agak kecil sehingga menyulitkan dan dpt mengakibatkan ekstra pasasi obat2 khemo keluar dari pembuluh darah. Jika hal ini terjadi pasien, biasanya akan mengeluh sakit, pengerasan pembuluh darah tsb atau dpt menyebabkan reaksi radang pd jaringan sekitarnya.
Selama pemasangan chemoport menggunakan tekhnik asepsis, resiko infeksi yg kemungkinan atau potensial terjadi dapat dihindarkan.Selain infeksi, chemoport dapat mengalami penyumbatan yg dapat dsebabkan oleh bekuan darah atau penempatan chemoport yg kurang baik sehingga mengakibatkan terlipatnya kanul (kink) dr chemoport tsb.
Jika chemoport mengalami infeksi sehingga tdk dpt melakukan fungsinya, maka chemoport tsb akan dikeluarkan krn dpt menjadi sumber infeksi utama bg pasien tsbt.
Menurut pengalaman saya selama ini, tehnik penempatan khemoport yg baik dpt menghindari sgl komplikasi yg mgkn dpt timbul baik pd saat pemasangan ( pendarahan, emboli udara, dll) maupun setelah pemasangan nanti.
Penempatan chemoport selain di daerah dada, daerah lengan jg dpt menjadi pilihan lain ttp khusus utk chemoport yg ukurannya kecil(baby port) yg harganya juga lebih mahal dibanding dgn chemoport ukuran biasa.
Selama chemoport berfungsi baik maka chemoport tsb dpt disimpan sampai diyakini bhw pasien tdk membutuhkan chemotherapi lg.Pd umumnya sehabis pemberian chemo, akan dilakukan pembilasan dgn cairan tertentu utk mencegah terjdnya penyumbatan atau pembekuan dalam kanul.
Semoga ini ulasan dpt membantu teman2 dlm menjawab pertanyaan sekitar chemoport.
Best regards
Alfiah Amiruddin
Comment by alfiah amiruddin — July 16, 2009 #
Mbak Danti,
Lama kita gak bertemu yha. Aku sering ingat mbak Danti, surv kanker yang luar biasa dan sesekali mampir ke blog.
Mbak, waktu kemo dulu, aku sering melihat dan tahu beberapa teman menggunakannya. Dan tidak ada keluhan yang berarti dari mereka. Kecuali mungkin waktu pertama kali memasangnya agak terasa sakit.
Keep fighting mbak. Semangat mbak Danti menjadi inspirasi dan motivator bagi kita semua.
Salam. Yuniko
Comment by cancerclubcisc — July 16, 2009 #
Terima kasih atas infonya mbak Alfiah. Sebelumnya saya masih maju mundur mau melakukannya, karena pernah dilakukan dikaki sebelahkanan (vena sectio?, bener nggak istilahnya ) tapi gagal padahal baru dipakai untuk masukin HERCEPTIN ( HERCEPTIN khan cairannya sangat smooth ). OK, saya akan diskusikan dengan team dokter yang merawat saya. Memang tangan saya sudah susah dimasuki obat.Salam kangen mbak Yuniko. Nanti kalau terapi2 ini selesai, dan Indya Allah respon tubuh saya bagus terhadap obat-obat ini saya akan berpartisipasi lagi. Mohon doa. Sekian dulu,ya saya mau berangkat chemo,nih.
Comment by kankerpayudara — July 17, 2009 #
halo mbak Danti, aku selalu hubungi hp pantas ga pernah angkat. mudah-mudahan sekarang kondisi dah semakin baik n kita biisa aktif lagi ya. salam n doa dari semua teman-teman di CISC n juga RR
Comment by cancerclubcisc — August 23, 2009 #
YTH Pengurus CISC/ Teman2 CISC,
Saya ingin bertanya dan mohon saran, ceritanya begini, usia saya sudah 42 th, belum menikah, dan sebulan yang lalu saya cek ke Dokter Obsgin, dan mendapat informasi yang cukup mengagetkan. Dirahim saya ada mium dg ukuran 6×7 cm, dan hasil lab untuk test HPV ada indikasi kalau saya kena HPV juga, tapi tidak detail.Saran dokter saya adalah operasi angkat rahim sekalian. Tapi saya tidak mau, saya hanya mau operasi mium saja. Sehari sebelum saya operasi, saya dipanggil pulang ke kampung (rumah ortu saya di Sby). Setelah dibicarakan dg Keluarga dan dibawa ke Pengobatan alternatif, saya tidak boleh menjalani operasi, dg alasan tidak menutup kemungkinan mium akan tumbuh lagi setelah dioperasi. Cukup dengan diet & pengobatan herbal. Dietnya tidak boleh makan, terasi, udang, cumi, kerang, ayam & telur. Ikan yg agak besar & daging sapi masih boleh. Dan diperbanyak makan sayuran & juice buah-buahan. Oh ya setiap pagi setelah bangun tidur saya juga harus minum juice buah Noni.
Karena perubahan menu yg drastis & stress, saya kena sakit maag akut sampai seminggu tidak masuk kerja.
Selama sakit saya makan seperti biasa denga pertimbagan memulihkan kesehatan dulu. Sekarang sakit maag saya mulai membaik, saya bingung harus bagaimana mengahadapi kedua penyakit saya ini.
Pertanyaan saya, apakah mium akan tumbuh lagi jika sudah dioperasi.
Dan apakah diet yg saya lakukan memang berguna untuk menghambat pertumbuh mium ? Apakah HV bisa disembuhkan ?
Mohon saran dari Pnegrus & teman2 yang sudah mmpunyai pengetahuan/pengalaman ttg kedua penyakit ini.
Terima kasih sebelumnya atas bantuannya.
Salam saya,
Rina M.
Comment by Rina M — July 19, 2009 #
Dear Rina,
Walau sudah memutuskan untuk terapi herbal jangan lupa untuk memonitor perkembangannya ke dokter obgyn dalam waktu tidak terlalu lama (mis 1 bulan). Kalau myom bertambah besar, biasanya akan terasa mengganggu ssehingga harus segera di operasi.
Tentang HPV, diskusikan lebih detil lagi dengan dokter obgyn mbak Rina. Bisa juga lakukan second opinion ke ginekolog onkologi untuk mendapatkan penjelasan lebih detil tentang kondisi Mbak Rina. Kalau kemungkinan timbulnya kanker rahim cukup besar, sebaiknya dioperasi saja.
Salam CISC
Comment by cancerclubcisc — July 25, 2009 #
Yth Pengurus/Teman2,
Saya mau bertanya, apakah kalau ada indikasi ada virus HPV, maka tubuh kita rentan dan bisa timbul pembengkakan kelenjar getah bening ? Sudah 4 minggu kelenjar getah bening dibelakang telinga saya bengkak, belum sembuh juga.
Tadinya saya mengira hanya karena gejala batuk, yg membuat kelenjar getah bening ini membengkak. Tapi batuk saya sudah sembuh, kok belum kempes juga ya?
Dan apa gejala2 orang yg mengidap kanker cerviks ?
Mohon petunjuk dari para ahli/cancer survivor.
Terima kasih sebelumnya.
Rgds,
Rina
Comment by Rina — August 15, 2009 #
Rina,
Kalau myom bertambah besar dan mengganggu sebaiknya dioperasi saja. Setelah operasi, tidak ada salahnya menerapkan diet yang dipercayai bisa mengurangi kemungkinan timbul kembalinya myom. Dilakukannya operasi dengan baik juga dapat mengurangi rasa kuatir apalagi jika tidak ada keganasan ditemukan di rahim.
Mengenai operasi pengangkatan rahim, sebagai pasien tentunya kita perlu tahu manfaat dan resikonya. Kemungkinan dokter menilai bahwa salah satu manfaatnya adalah mengurangi resiko kanker di rahim akibat adanya HPV. Jika Rina masih merasa berat untuk mengambil resikonya, sebaiknya dibicarakan dengan dokter obgyn apakah ada cara lain untuk mengurangi resiko tersebut.
Rina, pasien memiliki hak untuk mencari second opinion ke dokter lain yang setara atas penyakitnya. Memang tidak mudah untuk mengambil keputusan tepat dan cepat dalam hal ini. Baik sekali untuk bisa tenang mempertimbangkannya dengan logis, berdoa pada Tuhan dan tidak mengingkari hati nurani. Pelajari dan cari info sebanyak mungkin tentang penyakit. Browse internet dan konsultasi dengan dokter ahli akan sangat membantu. Jangan menunda terlalu lama dalam memutuskan tindakan apa yang akan diambil. Sekali sudah memutuskan, yakini bahwa itulah pilihan terbaik.
Comment by cancerclubcisc — August 15, 2009 #
Saya ingin menjadi anggota Cancer Club in Indonesia.
saya juga penderita … trims…
Comment by dewi — August 12, 2009 #
Dewi,
Kalau Dewi di Jkt, silakan datang di acara CISC. Hari Jumat tgl 14 ags akan ada sesi support group CISC mengambil tema Lymphodema. Datang aja agar bisa bertemu dengan teman2 dan saudara2 kita senasib. Ditunggu yha di Jl. Imam Bonjol 51 Menteng, Jakarta jam 16.30 – 18.30. Free of charge.
Comment by cancerclubcisc — August 13, 2009 #
abcd
Comment by annamarie — August 14, 2009 #
(maaf, saya tes abcd karena posting saya di bawah ini tampaknya gagal terus, tidak terposting)
sekitar dua bulan lalu seorang teman menjalani mastektomi (saat ini sedang dalam proses mengambil keputusan memilih terapi lanjutan), sebulan lalu seorang saudara ipar berpulang (hanya selang sebulan setelah didiagnosis leukemia), seminggu lalu seorang teman operasi tumor payudara (setelah sekitar dua tahun lalu menjalani mastektomi payudara sebelahnya), hari ini seorang mahasiswi saya menjalani operasi tumor payudara (semoga tidak ganas).semoga semakin banyak yang peduli dengan kanker, semakin memahami pentingnya deteksi dini, dan semakin kritis dalam pengambilan keputusan memilih terapi … salam dari jogja.
Comment by annamarie — August 14, 2009 #
Halo all friends, Selamat Berpuasa (bagi teman-teman yang Muslim), jangan sedih teman=teman yang tidak bisa puasa Ramadhan kali ini karena sedang menjalani terapi, mudah-mudahan kita semua bisa ketemu lagi puasa Ramadhan tahun depan dan tahun-tahun berikutnya dalam kondisi yang sehat. Amin.
Dalam menyambut bulan Puasa, pertemuan SG sekaligus buka puasa bersama di RS Mitra Keluarga Kelpa Gading akan mengambil tema “dengan pilihan gizi seimbang, tetap fit di bulan puasa” nara sumber dr. gracia.
datang lho ya :
Hari/tanggal : Jumat, 28 Agustus 2009
Jam : 16.00 – 18.30 WIB
Tempat : lantai 5 RS Mitra Keluarga Kelapagading
ditunggu ya.
Salam hangat CISC
Comment by cancerclubcisc — August 23, 2009 #
Dear CISC
Insya Allah saya akan datang bersama Ibu Srie.
Salam Hangat
Melia
Comment by Melia — August 23, 2009 #
dear cisc.
saya pasien cml, kondisi saya buruk.
lebih buruk lagi obat utama saya menghilang dari pasaran di jakarta.
mohon informasi obat HYDREA 500mg, apa memang sudah tdk di produksi lagi?
trims
Comment by denis — August 26, 2009 #
Dear Denis,
Apa sudah cek ke distributornya, PT Deka Esha Tunggal 021-5228338. Distributor akan tahu status Hydrea terakhir, di mana dan kapan bisa ditemukan. Kalau saya mendapatkan info terbaru tentang obat tsb. akan saya post disini.
Denis, mungkin baik juga untuk didiskusikan dengan dokter Anda apakah ada obat setara yang bisa menggantikan Hydrea terutama ketika sulit ditemukan seperti sekarang. Atau dokter bisa memberikan solusi lain yang terbaik.
Selamat berjuang.
Salam CISC,
YD
Comment by cancerclubcisc — August 26, 2009 #
Dennis,
Katanya Hydrea sudah discontinue. Di Indo, jg Malaysia n Spore.
Comment by cancerclubcisc — August 29, 2009 #
ya benar dennis, hydrea sudah 2 bulan ini lenyap di pasaran. berharap pemerintah membantu mencarikan solusi (obat pengganti). tetap semangat beroleh kesembuhan dan kesehatan teman-teman ….
Comment by annamarie — August 29, 2009 #
halo all……
thanks to mrs Ani, buku-nya mulai tersebar, sangat membantu. kalo2 mrs yuniko mau kirim juga, hehehehe.
teman2…. kondisi-ku rada turun. adakah yang bisa kasih share.
1. kurang lebih bulan juni-juli kmrn, tangan sering tremor ( bergetar ) sendiri, kadang lemes tak bertenaga. bulan agt ini, tubuh sebelah kiri, mulai dari tengkuk, bahu, belikat terasa nyeri setiap gerak. tangan kiri lemes, hingga kaki, terutama lutut.
2. iseng cek semua darah. ternyata dislipidemia. kadar kolesterol,ldl,trigliserid tinggi.
3. kalo dihubungkan dg pola makan kayaknya enggak banget. kt dokter tidak melulu penyebabnya makanan. kemungkinan adalah genetik, metabolime-nya kacau, peneybab pasti tidak diketahui. diperingatkan utk waspada kemungkinan stroke. tapi tensi masih normal. kekentalan darah cukup bandel. multivitamin gak kurang…tp olah raganya mgkn yg kurang, hihihihihi…….
4. lidah terasa kebas. 1 bulan ini sariawan mulut merajalela. vit c dosid tinggi tidak membantu juga. kayaknya sekarang menjalar ke kerongkongan. nafsu makan hilang. ( tapi tetep gendut aja nih….
share plis…. tq
Comment by naning — August 29, 2009 #
Naning,
Buku mau dikirim kemana? SMS in dong.
Sudah lama juga yha Ning mulai sakitnya. Telusuri deh apa sebabnya. Screening lengkap biar ketahuan kenapanya. Mudah-mudahan segera teratasi. Kalau perlu ke Jakarta Ning. Keep us informed yha. My prayers are with you. GBU
Comment by cancerclubcisc — August 29, 2009 #
cisc sayang…..
aq udah kontrol nih…. dan ternyata biang keladinya adalah kkentalan darahnya, sekarang kaki kiri ada pembengkakan. gak gede sih cm kelebihan 3,5 cm. tp cukup gak nyaman rasanya. lemes, nyeri gerak.lebih nyaman posisi lurus saat duduk atau tiduran.
kerasanya pas pake sepatu kok sesak dan berbekas, ternyata bengkak. hihihihi……kmrn kena teguran keras dari dr harti, jg merasa bersalah dan takut…..
today, mau NRI Brain. wish me luck!
Comment by Naning — September 1, 2009 #
.Dear CISC
Kenalkan saya Angel . Saya baru sembuh dari mastectomi sinistra .Sekarang saya akan beraktifitas kembali tetapi yang menjadi
masalah saya harus memakai bra khusus.
Mohon informasi mengenai jenis/macam bra khusus untuk pasien seperti saya yang payudara tinggal sebelah dan dimana saya membelinya.
Saya berdomisili di bandung. Terimakasih atas perhatiannya.
Salam hormat untuk ALL CISC n sukses selalu
Comment by angel — August 30, 2009 #
Angel,
Selamat sudah kembali beraktifitas. Apa sudah cek ke Monalisa Bandung untuk bikin bra khusus. Kalau di Jakarta, bisa hubungi Buana Alkes dengan Pak Syaiful 08129384680. Coba minta diskon khusus karena survivor dari CISC gitu.
Salam CISC
Comment by cancerclubcisc — August 30, 2009 #
dear cisc
trima kasih atas bantuanya mencari informasi ttg hydrea,
sy telah menghubungi dokter internis dan ongkologi sy dan kata mereka untuk kasus saya tidak ada obat sitostatika pengganti hydrea buat saya,
jika cisc mempunyai seorang ongkologi ataupun inernis untuk saya bisa memberikan second opinion utk kasus saya, saya akan sangat berterima kasih
trims
Comment by denis — August 30, 2009 #
==> naning: syukurlah ning. Bikin kita2 di CISC deg2an aja hehe. Buku ntar ku kirim yha. Msih ada 15 an buku.
Comment by cancerclubcisc — September 1, 2009 #
dear cisc, makasih perhatiannya ya….
hasil mri brain sekilas bagus. setidaknya udah lega gak pake kontras, artinya kan sekilas oke. sekarang nabung utk mri lumbal lagi. siiippp deh…. tgl 10 september, ada seminar kanker prostat di rs telogorjo + acara cisc. doa dan dukung ya… kmrn waktu acara cisc bulan agustus topiknya kanker payudara, dan pesertanya cukup banyak 57 peserta. semoga tambah banyak yg peduli dg kanker. BRAVO CISC!!!
Comment by naning — September 1, 2009 #
===>naning: siiip, bravo CISC
Comment by cancerclubcisc — September 2, 2009 #
Dear Mbakyuku Semarang Naning he-he-he lengkap deh!
Dikaw dari kapan itu kok nggak crita soal bengkak sih…padahal kita sms-an. Nah lho!!!
So Mba Yuniko Deviana……..aku dibagi donk BUKUMU! Kalo CISC Semarang 15 buku, CISC Yogya ya sama tho yoooooo????!!!
Kutunggu!!! Secepatnya ha-ha-ha-ha kayaknya tawaku di Yogya lebih lebar hua-ha-ha-ha
Comment by Ani — September 2, 2009 #
sepakat banget ama ani. yang di jogja juga mau lho dapat bacaan inspiring (reject juga gak apa-apa mbak juniko, iya kan mbak ani???). thanks ani juga atas supportnya untuk teman-teman ca survivors n friends di jogja. kita ketemuan lagi akhir bulan sekalian syawalan.
Comment by annamarie — September 2, 2009 #
===> anna & ani di Yogya. Jadi kapan nih peresmian CISC Yogya? Biar network tambah banyak…akhirnya bermanfaat untuk kepentingan lebih banyak ca survivors di Indonesia.
Tentang buku, aq gak janji yha hehe. Nunggu kiriman dari penerbit karena royalti aku ambil berupa buku untuk dibagi-bagi gitu lho. Kloter berikutnya setelah semarang pasti CISC Yogya yang akan kebagian buku hehe.
Jangan lupa post di blog ini setiap ada kegiatan di Yogya. Peaceeeeeeeeeeeeeee.
Salam CISC.
Comment by cancerclubcisc — September 2, 2009 #
terima kasih mb yuniko dan mb ani utk perhatianmu pada cisc semarang….jadi terharu
) hehehe. aq pokoke meh berguru pada diri kalian semua. incarannya yang paling dekat aja…hahahaha. JOGJA….aq pasti datang!!! hahahaha
@ mb ani : o,iya ya, aq lupa gak crita. sekarang kayaknya udah agak kempesan gitu. aq minum simarc 3tab,vaclo,pantrozol everyday. 1 minggu sekali cek darah. mri brain hasil bagus. fiuuhhh….. tongpes deh awal bulan gini mri.
Comment by naning — September 2, 2009 #
dear cisc,
perkenalkan saya laura. Saya ingin mencari teman sharing, terutama yang masih dalam usia belum menikah mengenai mastectomy dan breast reconstruction. pertengahan september nanti saya akan melakukan mastectomy dan breast reconstruction sebagai tindakan preventif. Saya ingin tahu bagaimana perasaan dan dampak emosional setelah melakukan hal tersebut.
Comment by laura — September 3, 2009 #
Dear Laura….
Dirimu berada dimana? Silahkan gabung di CISC….ketemu bu Yuniko atau Mba Sri kalau di Jakarta.
Ketemu Mba Naning kalau di Semarang, nah kalau di YOgya, ketemu saya….di 08129926719
Comment by Ani — September 3, 2009 #
terima kasih mba.. saya ada di jakarta..
adakah no telp bu Yuniko atau mba Sri yang bisa saya hubungi?
untuk sharing, bisakah selain pertemuan langsung? karena nanti operasinya tidak di jakarta..
Comment by lorshope — September 3, 2009 #
@Mbakyu Naning CISC Semarang….(lengkap terussss)
Syukurlah kalo udah agak kempes. Sekalian dikau memang harusnya jangan kegemukan ha-ha-ha aku sirik tau nggak sih!! Kurus nih…kayaknya sengsara banget! ha-ha-ha….mudah-mudahan dengan tongpesmu njuk mikir dan berat badan turun tanpa harus diet ha-ha-ha….ayok kapan ke Yogya! Kita tukar ilmu ha-ha-ha apa provokasi??
@CANCERCLUB CISC
Kaalo pada mau main ke Yogya, nggak usah nunggu CISC peresmian kan? Nih….sekarang juga kuresmikan di buka!! ha-ha-ha siapa saja boleh gabung.
Comment by Ani — September 3, 2009 #
dear ms. Yuniko
Saya memiliki rumah dgn 9 kamar berjarak skitar 1,5 km dari RS. Dr Sutomo – Sby , sy punya kerinduan rumah tsb jadi berkat bagi penderita kanker yg berobat di sby , tapi ini masih perlu waktu & proses karna rumah tsb skrg masih dihuni. bgmn proses & langkah 2 yg diperlukan , jika ternyata kerinduan yg ada ini jadi kenyataan.
thks
Comment by yulianto tang — September 7, 2009 #
Dear Pak Yulianto Tang,
Niat mulia Bapak saya yakin akan dapat terlaksana. Atas restu dan ridho Tuhan tentunya. Faktor lokasi cukup penting. Semakin dekat jaraknya dengan fasilitas terapi, semakin memudahkan pasien yang tinggal di rumah singgah. Kalau bisa yang dapat ditempuh dengan berjalan kaki.
Kami CISC memerlukan waktu sekitar 7 minggu dari ide matang hingga pembukaan rumah singgah dan siap menerima pasien. Perencanaan konsep awal, penyusunan sisdur, persiapan sarana prasarana dan kerjasama dengan semua pihak yang terkait harus dilakukan di awal. Termasuk di antaranya penjajakan dengan pihak rumah sakit, lingkungan sekitar rumah singgah, relawan dan SDM penunjang, dll.
Sharing saja, Rumah singgah CISC Jakarta terutama untuk pasien luar kota dan mereka yang menggunakan fasilitas jamkesmas/da, SKTM, Askes, dan yang sejenis dan sedang berobat di RS Kanker Dharmais.
Doain yha Pak, mudah-mudahan kami bisa memperbesar kapasitas sehingga lebih banyak pasien kanker yang dapat memanfaatkan rumah singgah CISC.
Pak Yulianto, setiap saat bisa hubungi kami jika memerlukan info lebih jauh. Thanks.
Salam CISC,
Yuniko
Comment by cancerclubcisc — September 7, 2009 #
Hallo, Mbak Yuniko, tulisannya yang mapir diblog saya, saya balas disini saja,ya. Saya baik-baik saja. Hari Juma’at tgl 28 Agustus 2009 adalah chemo saya terakhir. saya chemo yang sekarang ini menggunakan GEMZAR 1600 dan CYSPLATIN 90, karena ada metastase baru di lever, paru-paru kiri. Untuk metastase diotak kecil kanan telah dilakukan SRS oleh Prof. Tati pada bulan Juli. Tapi sampai sekarang saya belum mengadakan evaluasi melalui MRI karena untuk chemo kali ini, yang drop bukan hanya leukositnya, tapi juga HB dan TROMBOSIT. Bahkan Trombosit sering tinggal 10.000, tapi Alhamdulillah saya tetap OK hanya nggak bisa MRI. Karena pingin tahu kondisi paru-paru saya kemarin saya sengaja photo thorax memang hasilnya cukup ada perbaikan tapi belum bagus. Apabila hasil MRI saya nanti juga kurang bagus, saya berencana ikut terapi semacam vaksin untuk kanker kalau di Cina biasa disebut IMMUNO THERAPY. Pada minggu yll, saya sempat melihat program ini distasiun TV NHK world dan disitu yang dibahas adalah kanker prostat. Disitu dibilang dibuat vaksin dari darah pasien sendiri. Saya berminat diikutkan jadi salah satu peserta penelitian untuk kanker PD. Pertimbangannya adalah kalau Jepang rasanya lebih bisa dipertanggungjawabkan hasilnya. Bagaimana menurut pendapat mbak Yuniko dan teman-teman CISC yang punya wawasan luas, mohon dibantu kasih pertimbangannya,ya. O,ya di NHK itu rumah sakit yang melakukannya adalah Wakayama Medical University. Salam, dan sampai ketemu. InsyaAllah habis lebaran saya mau aktif lagi.
Comment by kankerpayudara — September 7, 2009 #
Mbak Danty,
Syukurlah mbak kemo dah selesai. Jadi kondisi bisa bangkit kembali kan.Kalau kondisi memungkinkan, gak ada salahnya mencoba imunotherapy mbak. Worth trying dengan harapan positif tentunya. Sampai jumpa yha mbak. Take care dan tetap semangat yha.
Yuniko
Comment by cancerclubcisc — September 7, 2009 #
halo all…
today abiz dari kontrol dr harti. inr 1,54. lumayan tapi blm sesuai harapan, target 2-3. dapat cerita dari dr Harti, kalo kaki bengkat karena trombosis/dvt jgn dipijet sedikipun walo rasa kaki pegel/berat/kayak org capek. coz bisa menyembabkan emboli ke paru karena trombus pecah saat di pijet. bagi penderita kekentalan darah yg punya keluhan sering kolik/nyeri perut kayak sakit maag….hati2 itu bisa pertanda sirkulasi darah di perut tidak lancar terutama di pencernaan ( usus-ususnya). dan gak bisa dideteksi dg gastrocopi atau endoskopi kalo yg diserang ternyata usus halusnya. udah ada kejadian, dioperasi perut ternyata ada gangren di usus halus dan dipotong 80%, hanya disisakan 20% utk penyerapan makanan. dahsyat…..jadi takut nih…!!!! kapooookkkk…..gak mau bolong simarc-2 nya lagi ach…. buat jeng emmy…read this carefully!!!>
Comment by naning — September 8, 2009 #
ooo iya lupa….mbak yuniko sayang…. buku-nya udah nyampe. sy coba sms tp pending, kok gak terkirim juga ya??.
maturnuwun ya….semoga bisa jadi berkat semarang. CAYO!!
Comment by naning — September 8, 2009 #
Dear All,
Saya mau tanya, kalo anti EBV VCA IgA nilainya positif, artinya apa? Apakah nilai positif pasti terkena kanker nasofaring?
Terimakasih
Comment by noni — September 11, 2009 #
Dear Noni
Sedikit yang saya tahu karena kakak ipar saya juga menderita kanker nasofaring…..EBV adalah singkatan dari Virus Epstein Barr.VCA IgA digunakan sebagai alat skrining untuk mengidentifikasi subjek pada risiko tinggi nasofaringeal carcinoma. Sementara “Anti” EBV VCA IgA?
silahkan Noni konsultasikan ke dokter yang merujuk untuk melakukan tes itu, jangan menebak-nebak sendiri, karena di situ ada keterangan lainnya dimana yang paling punya kewenangan untuk menjelaskan adalah dokter.
Comment by CISC Yogya — September 11, 2009 #
Dear all,
Salam kenal nama saya: michi octa… saya ingin sharingdengan teman2… salah satu sodara saya juga terkena kanker payudara. sehingga harus diangkat kedua belah payudaranya..
melalui email ini saya ingin menginformasikan bahwa sy mendapat informasi mengenai adanya sbh alat dari Rusia untuk mendeteksi lebih awal /lbh dini mengenai kanker, dimana alat ini sangat aman dan tidak akan membuat sakit saat pemeriksaan sepeti pada alat2 lainnya yang sudah kita ketahui.
saya berharap bantuan informasi teman2 jikalau sy bisa meminta sedikir waktu untuk mengadakan seminar mengenai pengenalan alat pendeteksian ini.
demikian kiranya hal ini saya sampaikan. mohon bantuan partisipasi teman2 jikalau bisa membantu saya untuk dapat mengumpulkan informasi akan lembaga/asosiasi/perkumpulan dan menginformasikan agar sy dan team dapat memperkenalkan alat pendeteksian ini untuk mencegah lebih dini akan kanker payudara demi keselamatan teman2/sodara/keluarga kita semua.
thanks
salam,
michi octa
remicci.octa@gmail.com
(0815.8872940)
Salam,
Comment by michi octa — September 11, 2009 #
Silahkan dijelaskan sedikit apa alat yang anda maksud, jika itu memang baik dan besar manfaatnya. Silahkan anda jelaskan secara detail di sini atau melalui email moderator kami di : cancerclubcisc@gmail.com…atau anda bisa link pada kami alat yang akan anda informasikan.
So…kami di CISC lebih mengutamakan “dukungan psikososial” mungkin akan lebih bijak jika anda memperkenalkan alat yang anda maksud melalui Rumah Sakit yang berkompeten. Kami tunggu informasinya.
Comment by CISC Yogya — September 11, 2009 #
Dh, Melanjutkan email sy yg sblmnya tgl 11 sept 09. Alat yg kami maksud adalah : electrical impedance tomography..
Alat ini tlh dpt persetujuan dr mentri kesehatan Rusia dan jg telah ada ISO. 134850: 2003 sbg alat pendeteksian / diagnosa lbh dini akan kanker payudara….
Kami berencan utk memperkenalkannya via seminar dan juga mengundang Rumah2 sakit yg berkompeten..
Seminar tersebut akan langsung dijelaskan dan di training oleh pihak EIT ini..
Oleh sebab itu kami mohon bantuan informasi CISC akan PIC yg bisa kami hubungi untuk penjelasan lbh lanjut..
Thanks atas informasinya..
Michi
Comment by michi octa — September 15, 2009 #
salam kenal….
http://ocekojiro.wordpress.com/
trimakasih
Comment by OCEKOJIRO — September 11, 2009 #
Dh,
Melanjutkan email sy yg sblmnya tgl 11 sept 09. Alat yg kami maksud adalah : electrical impedance tomography..
Alat ini tlh dpt persetujuan dr mentri kesehatan Rusia dan jg telah ada ISO. 134850: 2003 sbg alat pendeteksian / diagnosa lbh dini akan kanker payudara….
Kami berencan utk memperkenalkannya via seminar dan juga mengundang Rumah2 sakit yg berkompeten..
Seminar tersebut akan langsung dijelaskan dan di training oleh pihak EIT ini..
Oleh sebab itu kami mohon bantuan informasi CISC akan PIC yg bisa kami hubungi untuk penjelasan lbh lanjut..
Thanks atas informasinya..
Michi
Comment by michi octa — September 15, 2009 #
Salam sejahtera,
Membaca tulisan dan kisah saudara2 yang mengalami sakit Cancer, per-tama2 saya merasa sangat simpati dan turut sedih, gembira, dan prihatin atas penderitaan dan kesulitan yang dialami.
Saya gembira bukan dikarenakan senang saudara menderita, tetapi saya bangga karena saudara sanggup bertahan dan dengan kegigihan yang ditunjukan sampai saat ini saudara dapat meliwati hari2 saudara dengan penuh semangat dan selalu menyandarkan seluruh hidup kita kepada Tuhan YME.
Bersuka cita, semangat hidup tinggi,dukungan keluarga dan yg terutama mohon kekuatan dari Tuhan, ini sangat penting disamping pengobatan kedokteran / herbal yg sdh dilakukan .
Entah ada atau tidak ada yg pernah mengalami KANKER TULANG ( Ostheo – sarcoma didalam rubrik CISC ini, kalau tidak ada, syukurlah !!! sebab saya sedang mengalaminya.
Mula2 tanda2nya seperti orang yg pegal2 , kebetulan lokasinya dikaki dekat lutut sebelah kanan.
kuarng lebih 1,5 tahun yl, kalau saya sehabis olah raga jalan kaki atau berenang, pulangnya saya merasa pegal2, dan itu terjadi kurang lebih hampir setahun.
Tak lama kemudian ada benjolan disamping lutut tersebut sebesar telur cecak, saya berpikir, ah…. biasa, kadang2 saya ke tk urut dan dipijit/ urut, sehabis diurut memang terasa lebih nyaman, akan tetapi setelah 2 jam kemudian terasa lagi pegelnya.Jalan kaki dan berenang tetap saya jalani ber-bulan2, akan tetapi lama-kelamaan mulai sakit, bukan hanya pegel, dan bengkaknya membesar sebesar telur burung puyuh
hati mulai ber-tanya2 ada yg bilang mungkin salah otot, dipijit ajah ke tk urut yg pinter, ada yg menyarankan coba di MRI saja.
Kebetulan kami tinggal di Bogor, sehingga utk ke RS yg ada MRI, harus ke Jakarta.
Kami coba berkonsultasi dgn dokter Orthopedi di Bogor, selanjutnya disarankan sebaiknya MRI.
Kemudian kami ke salah satu RS yg baik utk MRI di Jkt dan hasil yg kami terima adalah bahwa benjolan itu bukannya Cancer akan tetapi hanyalah sejenis tumor (Osthechondroma)yg tdk ganas.Sebab menurut bocoran dr yg membaca dia katakan kalau Cancer bapak sudah meninggal .
Dengan keterang sehelai surat dari Rs tsb, kami ke dr.ahli bedah tulang yg berada di Psr.Minggu, singkat cerita setelah di rontgen paru2 utk meyakinkan bahwa paru2 kami juga bersih dan belum sampai ada penularan cell, akhirnya dr ahli tsb, mengoperasi benjolan yg ada didekat lutut kami dgn dikerok dan dibersihkan kemudian juga diisi semen, dikarenakan benjolan tsb sdh agak besar dan sudah mengkikis tulang lutut saya.
Seminggu kemudian saya disuruh datang lagi utk menerima hasil biopsy yg dikirim ke RS lain (psr Minggu juga), dan hasil yang kami terima dari dr ahli yg mengoperasi kami ternyata : Hygrade cancer……saya lupa kodenya.yg pasti itu bukan hanya tumor yg jinak, melainkan CANCER ganas.
Wah, hati terasa sperti baru mengalami Tsunami,Untuk meyakinkan hasil test tersebut maka saya disarankan secepatnya ke RS….dimana di RS tersebut memiliki tim khusus utk menangani CR, juga membawa biopsy yg sdh diperiksa tersebut ( cek ulang), hasilnya sehari kemudian sami mawon. Hy grade CANCER Sarcoma. Tim tersebut mengundang kami utk planing terapi yg disediakan, diantaranya : chemo dan dikeluarkan tulangnya sementara,kemudian radiasi kalau menolong its Ok apabila tidak, jalan yg terakhir haruslah di Amputasi .
Saat itu saya dan isteri saya tidak bisa berpikir terlalu banyak.
Akan tetapi sebagaimana orang yg memiliki Tuhan, kami hanya bisa berdoa, dan tenang saja .
Dokter yg diketuai oleh salah satu pengajar terkenal diperguruan tersebut sarankan sebaiknya harus mengambil keputusan agar tidak cepat menjalar ke bag.tubuh lainnya , sebab ini sudah masuk didalam tahap 2B (artinya sdh menjalar )
Kebetulan hari itu di Jakarta hujan dan RS tersebut kelihatanya becek dan kotor, wah maaf bukan saya mejelekan, akan tetapi itulah yg saya lihat, sehingga kami memutusakn tidak untuk dirawat di Jakarta .
Maka kami putuskan ke LN (Bangkok) dimana kebetulan anak kami tinggal disitu .Melalui MRI ulang, PET Scan dan CT Scan dan hasil biopsy ulang yg dari Jkt,akhirnya dr dan tim yg di BKK pun menyimpulkan bahwa benjolan tersebut adalah Cancer hygrade (sama)
Disarankan kalau dikemo, tdk akan banyak menolong, sebaiknya langsung di Amputasi ……..dan harus secepatnya .
Sebulan kami tunda saran dokter ahli2 tersebut, benjolan yg sudah dioperasi di RS Psr Minggu itupun nongol lagi , jadi kira2 2 bulan sejak operasi, maka benjolan tersebut muncul dekat tempat semula dan lebih sakit dp yg dahulu.
Saya tidak tahan, kami berembuk dengan kel, dan akhirnya tg 7 Agt 2009, saya Operasi kedua (Amputasi).
Sekarang kakiku tinggal satu, akan tetapi aku tidak sendirian, sebab Tuhan, keluarga, terutama isteriku yg baik selalu memberi support juga anak2 dan mantuku, belum lagi teman2 yg banyak mendoakan kami, Trima kasih . Dan saat ini saya juga menjalankan Chemo utk 6 x.
Minggu lalu baru yg pertama, akan berakhir sekitar akhir Jan.2010.
Hadapilah kesusahan ber-sama2 Tuhan, Dia yg akan memberikan kekuatan extra bagi kita yg sedang mengalami ujian2.Rencana Nya selalu indah.
Jangan menganggap Cancer adalah se-mata2 sakit, akan tetapi anggaplah kesempatan utk membagikan sesuatu atau berkat2 kpd mereka juga yg sdg mengalaminya. Tuhan memberkati saudara2 dan juga pengasuh CISC
Comment by Eddie Boentoro — September 21, 2009 #
Pak Eddie….
Rasanya campur aduk membaca cerita bapak. Ada haru yang begitu menyentuh di antara rasa yang lainnya. Hari-hari tetap indah jika kita selalu bersyukur….
Bapak kehilangan satu kaki, saya juga Pak! Satu payudara…di usia yang relatif muda, dengan seorang suami yang setia dan seorang anak lelaki yang begitu mengerti saya…..hingga saat ini Tuhan masih menjaga kami.
Tetap semangat, jadikan hidup kita lebih baik, lebih berarti…lebih berkualitas. Hikmah yang begitu besar menanti di depan sana. Di CISC inilah kita berkumpul, saling berbagi dan juga menguatkan satu sama lain. Terima kasih Bapak telah berbagi dan menguatkan kami…..
Comment by CISC-Yogya — September 24, 2009 #
Dear CISC,
saya tertarik untuk menjadi relawan CISC..
beberapa tahun yang lalu mama saya terkena kanker ovarium..namun,sekarang ia berhasil menjadi seorang survivor..setelah membaca semua comment2 di atas, saya jadi lebih terbuka, bahwa di luar sana banyak sekali penderita kanker (seperti mama saya dulu), dan butuh support group..saya tahu betul bagaimana sulitnya bertahan hidup ketika itu..kebetulan saya juga seorang mahasiswa fakultas psikologi di salah 1 universitas di Jakarta, dan saya diajarkan bagaimana perjuangan hidup seorang penderita cancer, dan bagaimana mereka membutuhkan support dari orang-orang di sekitarnya..
salut buat CISC..
btw, kalo saya mau daftar jadi relawan di CISC, bagaimana prosedurnya yaa?saya langsung menghubungi nomor contact person di atas saja atau ada prosedur lainnya?
trims..
Comment by Nerissa — September 28, 2009 #
Dear Nerissa….
CISC dengan senang hati mengucapkan “Selamat Datang Kawan…”
Silahkan langsung menghubungi kontak di atas, nanti ada formulir yang bisa diisi, bisa ngobrol banyak dan sharing agar kita bisa menyamakan visi dan misi. Terlebih dengan pengalaman yang telah Nerisa miliki…akan sangat bermanfaat tentunya bagi kita penyintas kanker khususnya.
Ani
Comment by CISC Yogya — September 29, 2009 #
apa di makassar sudah ada cabang Lembaga peduli kanker Indonesia? tanggal 08 Oktber 2009 kemarin kaya’nya buka lowongan untuk tim survei… timsurvei itu kerjanya apa sih???
Comment by Ahmad — October 10, 2009 #
apa di makassar sudah ada cabang Lembaga peduli kanker Indonesia? tanggal 08 Oktber 2009 kemarin kaya’nya buka lowongan untuk tim survei… timsurvei itu kerjanya apa sih???
XHTML:
Comment by Ahmad — October 10, 2009 #
Dear Ahmad,
Wah maaf sekali. Kami tidak tahu ttg lembaga peduli kanker indonesia.
Comment by cancerclubcisc — October 10, 2009 #
Hai… Ibu saya (55 tahun) didiagnosis kanker cervix stadium 3B berobat di RSCM tapi banyak sekali mahasiswa praktek yang menonton (saat biopsy) dan sambil dokter memberikan penjelasan jadi memperpanjang proses biopsy sampai ibu saya kesakitan. Apakah memang kalo di RSCM banyak mahasiswa praktek gitu ya??? Kami sedang mempertimbangkan untuk pindah ke Dharmais tapi belum pasti mengenai biaya apakah jauh lebih mahal dari RSCM. Kalau ada yang punya info mohon dibagi yaa…
yang kedua apakah ada kelompok dukungan untuk ibu2 soalnya ibu saya pemalu banget tapi ingin juga berbagi dengan sesama survivor..
saya jadi ikutan stress mikirinnya maklum masih awam…
mohon dukungannya… thanks
Comment by Aina — October 13, 2009 #
Aina, silakan ajak ibu untuk bergabung dengan CISC. Banyak anggota CISC adalah penderita/mantan penderita kanker jadi mungkin ibu lebih enak dan tidak malu2 lagi karena merasa senasib. Caranya gampang koq, datang saja ke acara support group CISC yang diadakan 2x per bulan. Jadual support group bisa dilihat di blog ini.
Untuk biaya RSCM dan RSKD, sebaiknya dicek langsung ke RS tersebut seblum menentukan untuk pindah.
Kami berdoa untuk ibu.
Salam CISC
Comment by cancerclubcisc — October 13, 2009 #
Salam…Apakah CISC memiliki mailing list untuk menjaga dan mempererat hubungan silahturahmi antar para anggotanya. Thanks.
Comment by Novie — October 29, 2009 #
salam
Saya punya saudara di Salatiga yang menanyakan kira-kira klinik pengobatan penyakit kanker di Jogja dimana?
Mohon bantuannya…tolong dikirim di rawatjalan@gmail.com
terima kasih
Comment by gunturutomo — November 2, 2009 #
mas guntur, mungkin bisa menginformasikan instalasi kanker tulip, rumah sakit dr. sarjito yogyakarta ke saudara anda. ini klinik khusus kanker di rs sarjito. semoga bermanfaat.
Comment by annamarie — November 3, 2009 #
Nama saya Vera. Mama saya saat ini mengidap kanker payudara stadium 3B. dengan jenis kanker grade 3. Besok adalah kemo pertama di Dharmais. Ada yg tau ga range harga obat kemo? Trus biar dapat obat murah dimana ya? Aku jg mau ikut CISC biar bisa Support Mamiku. Terima kasih sebelumnya.
Comment by Vera — November 4, 2009 #
Vera,
Coba bandingkan harga obat kemo di Yayasan Kanker Indonesia, Jl. Sam Ratulangi Menteng. Di situ obat kemo dijual dengan harga pokok. Mudah2an bisa lebih murah.
Kami nantikan partisipasai di acara CISC.
Salam, Yuniko
Comment by cancerclubcisc — November 4, 2009 #
Selamat pagi,
Saya akan kemo sabtu ini, yang akan tanyakan adalah tentang Keladi tikus yang bisa meredam efek kemoterapi menurut sumber2 yang saya baca.
Mohon masukan untuk informasi nya. Terima kasih.
Triani
Comment by Triani Budisusilaningtyas — November 9, 2009 #
maaf baru ikutan lagi sejak nopember 2008 saya megalami kanker nasopharing sudah sinar 35x,kemoterapi 6x dan hasil biopsi masih ada dan sekarang lagi konsumsi obat xeloda,benalu teh,sarang semut semuanya sudah saya jalani tapi penyakit ini masih ada.makanan sehari hari jus wortel apel tomat,sirsak,mangga.kondisi saya tetap sehat hanya penyakitnya juga jadi ikut bertahan.saya ada rencana mau control di penang malaysia,mungkin ada yang punya informasi bisa kontak 085855165203
Comment by clara — November 10, 2009 #
Halo mb Triani, selamat untuk memulai terapi kemonya, mudah2an akan selalu mendapat kemudahan menjalaninya. Amin.
Mbak Tri, tentang keladi tikus kami kurang mengetahui manfaatnya dengan jelas, sebaiknya tanyakan kepada dokter kemo anda suplemen apa yang bisa anda konsumsi supaya obat-obat kemo bisa efektif mematikan sel kanker, bukannya malah menghambat kerja obat kemonya.
salam hangat CISC
Comment by cancerclubcisc — November 12, 2009 #
thx God mbak clara, anda tetap sehat walau telah menjalani semua terapi. itulah sifat cancer, waktu kita lemah dia akan lebih kuat e waktu kita kuat dia tetap juga kuat. ada beberapa teman pasien NSF CISC yang mungkin bisa anda ajak sharing. p Joseph 0816802701, dr shanti 02168536288 dll mash banyak lagi. kalau anda ingin bertatap muka/sharing dengan tmn2 yang lain, anda bisa hadir dipertemuan support group CISC setiap 2mgg 1x, tgl 13/11 besok jam 17.00 – 19.00 di jln imambonjol 51 menteng jkt. gratis. sampai jumpa.
salam hangat CISC
Comment by cancerclubcisc — November 12, 2009 #
Salam kenal pada semua pengurus & anggota CISC. Menurut diagnosa dokter urologi atas hasil CT Scan ,kakak saya menderita semacam daging tumbuh di dekat kandung kemih yang diduga merupakan kanker. Sebelumnya kakak saya pernah mengalami operasi hernia ( turun berok ) 1 tahun lalu dan setelah operasi itu dia selalu ingin berkemih dan merasa tidak bersih setiap habis berkemih ( selalu masih ingin buang seni ) dan setelah beberapa lama setiap dia berkemih air seni nya mengandung tetes darah sampai 1 minggu lalu dia mengalami pendarahan yang cukup banyak sehingga harus dirawat di Rumah Sakit. Setelah melalui proses radiologi dan CT Scan tersebut dokter yang menangani kakak saya berpendapat ada penumbuhan daging pada kandung kemih dan meminta untuk dilakukan tindakan peneropongan. Mohon bantuan teman-teman / keluarga teman2 pembaca yang mungkin pernah mengalami kasus serupa untuk dapat sharing info begitu juga dengan pengurus CISC. Yang menjadi pertanyaan saya, Apakah yang dimaksud dengan tindakan peneropongan itu ? Apakah peneropongan itu merupakan tindakan pembedahan untuk mengangkat sel-sel kanker tersebut atau hanya proses endoskopi untuk pemeriksaan lanjutan ? Kakak saya tinggal di kota Palembang, apakah CISC ada di Palembang ? juga dimana klinik untuk penanganannya khususnya di Palembang mengingat keterbatasan biaya bagi keluarga kami ? Berapa Estimasi biaya untuk pengobatan kanker dari proses pengangkatan kanker hingga proses rawat jalan seperti penyinarannya ?. Demikianlah permohonan saya, mohon infonya dapat di emailkan ke johan@munich.com atas bantuan dan infonya saya ucapkan terima kasih.
Comment by Han — November 14, 2009 #
salam,
saya seorang survivor kanker payudara stadium 2b, terdiagnosa 2x; 2005 dan 2009. alhamdulillah, melalui proses kemo (2005,2009) & mastektomi (2009), semua telah terlewati. ingin sekali bergabung dgn sharing group utk curhat, sharing pengalaman, dan info utk pencegahan agar tidak terkena lagi. adakah info kapan & dimana sharing group wilayah jakarta berikutnya diadakan?
trims sebelumnya….
offi.
Comment by offi — November 16, 2009 #
Offi, Selamat ya atas perjuangannya yang tanpa pantang menyerah. Pasti pengalaman Offi akan sangat bermanfaat untuk teman-teman. Silahkan kontak Mba Sri untuk support group di nomor 081388802009.
Comment by CISC Yogya — November 17, 2009 #
Halo…salam kenal
sy seorang survivor cancer payudara stad 2a, oprs thn 2006 sdh dikemo 6x
senang sekali sy bs gabung di club ini untuk berbagi pengalaman, saat ini sy msh hrs mengkonsumsi obat selama 5thn, dari pengalaman sy… walaupun kita telah sering mendapat informasi ttg cancer, tetapi ketika kita mengalaminya sendiri penyakit tsb…. subhanallah… kita memang tdk siap untuk menerima cobaan…, alhamdulillah dg banyak sahabat2 di club ini, ternyata kita tdk sendiri dan… cancer bukanlah penyakit yg mematikan. terimakasih
susy TS
Comment by susy — November 18, 2009 #
selamat sore semuanya. sore ini saya dikagetkan berita, bahwa tante saya, berumur 50 tahun baru saja di nyatakan menderita kanker payudara, 2b (diperiksa di dharmais). Saat ini keluarga cukup bingung, bagaimana step selanjutnya. Maklum, banyak perbedaan pendapat. Saya butuh pencerahan, untuk bisa membantu tante saya. Langkah apa yang harus kami ambil. Terimakasih.
Comment by tommy — November 20, 2009 #
Halo mas tommy,
Tidak usah cemas, dan ragu. Tenang kan pikiran dan hati supaya kita dapat berpikir jernih dalam menghadapi situasi seperti ini. Seperti hal nya yangs saya alami, ketika tanda2 keanehan payudara saya, saya cek segala sesuatu tentang kanker payudara. Kemudian, saya merasa ini adalah tanda2 kanke
saya mendatangi dokter onkologi (sampai 2 dokter untuk lebih yakin).
Ketika hasil mereka sama, saya menjalani Mastektomi seminggu kemudian.
Memang kena di diagnosa, sempet agak lemes sedikit, tapi kita harus
bangkit, berjuang, semangat, berpikir positip. Sekarang saya sudah
menjalani kemoterapi pertama kali sabtu lalu. Sebelumnya saya persiapkan diri dengan latihan self healing meditasi selama 2 minggu, setelah YIn dan Yang dalam tubuh saya dimana eneri tubuh sudah bisa menyatu. Alhmdulillah ini sangat membantu sekali dalam mengurangi efek2 kemoterapi. Mudah2an samapi kemoterapi yang terakhir. Tiap hari saya minimum 3 jam bermeditasi.
Saya juga menkonsomsi buah2an dan sayur2an yg menghasilkan sel2 darah
merah.
Tidak usah ragu jalani saya secara medis, jangan alternatif, saran saya. Karena alternatif belum tentu cocok pada setiap orang dan mebutuhkan waktu yg lama
sementara sel2 kanker itu, bisa lebih menyebar lagi.
Jadikan alternatif itu sebagai penunjang saja. Harap bijaksana juga dalam memilih alternatif.
Tentunya dukungan moral sangat dibutuhkan oleh tante. Dukungan moral itulah yang memperkuat untuk berjuang melawan kanker.
Begitulah, sharing saya.
Salam untuk tante nya ya…
Comment by Triani Budisusilaningtyas — November 20, 2009 #